Bikin Minyak Bawang
ini agak terlalu kematangan ya guys hehe. jangan sampe coklat banget langsung matiin kompornya.
tapi ini enak sih guys, tinggal pakai mie biasa (bisa mie burung dara atau yang lain) terus kasih minyak bawang ini, kecap asin, kecap manis, garam, penyedap udah deh jadi. selamat mencoba ya
Aku pertama kali coba bikin minyak bawang ini gara-gara kangen minyak mi ayam tapi di rumah lagi nggak ada kulit ayam sama sekali. Akhirnya eksperimen pakai bahan seadanya, ternyata hasilnya tetep wangi dan gurih banget. Biasanya orang bikin minyak mi ayam itu pakai kulit ayam yang digoreng pelan sampai keluar lemaknya, baru ditambah bawang putih. Tapi kalau lagi nggak punya kulit ayam, bisa banget pakai minyak goreng biasa. Kuncinya di teknik masak bawang putihnya. Aku pakai kurang lebih 8–10 siung bawang putih, dicincang kasar (boleh pakai chopper biar cepat). Semakin banyak bawang, biasanya aromanya makin mantep. Pertama, panaskan minyak goreng secukupnya di wajan kecil. Jangan langsung api besar, aku biasanya pakai api kecil–sedang supaya bawangnya nggak cepat gosong. Minyaknya jangan terlalu sedikit ya, soalnya nanti minyak ini dipakai untuk banyak porsi mie. Setelah minyak agak panas, kecilkan api, baru masukkan bawang putih cincang. Aduk pelan-pelan terus supaya matangnya rata. Tips penting: jangan tunggu bawangnya jadi coklat gelap. Begitu warnanya sudah mulai kuning keemasan dan tercium harum, langsung matikan kompor. Panas dari minyak akan terus memasak bawangnya, jadi kalau dibiarkan sampai coklat banget biasanya rasanya jadi pahit. Setelah api dimatikan, biarkan minyak dan bawang dingin dulu sebelum disimpan di wadah kaca bersih yang tertutup rapat. Untuk penyajian, aku suka banget pakai minyak bawang ini buat mie sederhana. Cukup rebus mie biasa, bisa pakai mie burung dara atau mie telur lain yang ada di rumah. Di mangkuk, campur 1–2 sendok makan minyak bawang, kecap asin, kecap manis, sedikit garam, dan penyedap kalau suka. Aduk dulu bumbunya, baru masukkan mie yang sudah ditiriskan, lalu diaduk sampai rata. Kalau mau lebih mirip mi ayam, bisa tambah ayam suwir atau bakso. Kalau kamu penasaran "minyak mi ayam terbuat dari apa", versi sederhananya ya kombinasi lemak (dari kulit ayam atau minyak goreng biasa) dan bawang putih yang dimasak pelan sampai aromanya keluar. Versi tanpa kulit ayam seperti ini cocok buat yang mau lebih praktis atau lagi nggak punya stok ayam di rumah. Minyaknya bisa disimpan di suhu ruang kalau dapur nggak terlalu panas, tapi aku pribadi lebih nyaman simpan di kulkas dan diambil sedikit-sedikit saat mau pakai. Menurutku, punya stok minyak bawang homemade itu ngebantu banget buat masak cepat. Tinggal tumis sayur, nasi goreng, atau bahkan telur ceplok pakai sedikit minyak ini, rasanya langsung naik level. Silakan coba versi kamu sendiri, boleh ditambah daun bawang atau sedikit jahe kalau suka aroma lebih kompleks.








