"Kalo udah jadi PNS, apa harus mengerjakan pekerjaan yang sama terus?"
Nggak juga, kok. Aku cerita dari pengalamanku ya.
Awalnya aku mendaftar formasi Pengawas Mutu Pakan. Tapi setelah masuk, aku diperbantukan di bagian Tata Usaha dan banyak mengerjakan administrasi kepegawaian.
Karena sehari-hari justru lebih banyak berkutat dengan urusan SDM, setelah sekitar dua tahun bekerja di bidang itu, aku memutuskan untuk mengikuti Uji Kompetensi Analis SDM Aparatur.
"Emang boleh, Kak?"
Boleh dong 😊👍
Yang penting memang sudah mengerjakan tugas di bidang tersebut, SKP-nya(kayak laporan bulanan sesuai Tupoksi) mendukung, dan sudah memiliki pengalaman yang cukup. Jangan lupa juga cek persyaratan khususnya, terutama terkait kualifikasi pendidikan yaa.
Dari pengalaman ini aku pun jadi sadar kalau karier ASN itu nggak selalu lurus-lurus aja. Kadang kita ditempatkan di satu jabatan, tapi justru berkembang di bidang yang berbeda.
Jadi kalau sekarang kamu merasa pekerjaan yang dijalani nggak sepenuhnya sesuai dengan formasi awal, jangan langsung khawatir. Siapa tahu itu justru membuka peluang dan pengalaman baru yang nggak pernah kamu bayangkan sebelumnya ✨
Yang penting, keterima dulu yaa👀
6/21 Diedit ke
... Baca selengkapnyaPengalaman pindah jabatan fungsional dalam karier ASN memang sering kali tak terduga. Dari pengalaman saya, perubahan ini bisa terjadi karena tuntutan pekerjaan sehari-hari yang akhirnya membentuk keahlian baru. Misalnya, walaupun awalnya bekerja sesuai dengan formasi yang dilamar, tapi jika sehari-hari Anda lebih banyak berurusan dengan tugas administrasi kepegawaian atau SDM, ini adalah kesempatan bagus untuk memperdalam bidang tersebut.
Menurut saya, penting untuk proaktif memantau tugas dan tanggung jawab yang Anda jalani. Bila sudah cukup lama berkontribusi dalam bidang tertentu dan memiliki SKP serta laporan yang mendukung, Anda bisa mempertimbangkan untuk mengikuti uji kompetensi di bidang tersebut, seperti Uji Kompetensi Analis SDM Aparatur. Hal ini tidak hanya memperjelas posisi Anda, tapi juga membuka peluang karier yang lebih luas.
Selain itu, jangan lupa untuk selalu memenuhi persyaratan khusus, seperti kualifikasi pendidikan yang dibutuhkan untuk jabatan yang diinginkan. Memiliki sertifikat atau mengikuti pelatihan pendukung juga sangat membantu agar karier Anda semakin berkembang.
Saya juga menyadari pentingnya bersikap fleksibel dan menerima peluang baru yang mungkin awalnya di luar formasi awal. Ini bisa menjadi pengalaman berharga yang memberikan wawasan baru dan memperkuat profil profesional Anda sebagai ASN.
Bagi para PNS yang merasa pekerjaan saat ini tidak sesuai dengan formasi awal, jangan khawatir. Seperti kata pepatah, "Masuk ASN lewat formasi A berkarier di bidang B? Bisa dong!!!" Jadikan hal tersebut sebagai motivasi untuk terus belajar dan berkembang. Yang terpenting adalah bagaimana Anda berkontribusi secara maksimal dan membangun kompetensi untuk menjadi ASN yang handal dan adaptif terhadap perubahan tugas dan tanggung jawab.
Kesimpulannya, pindah jabatan fungsional bukan hanya memungkinkan tapi bisa menjadi langkah strategis untuk pengembangan karier. Asalkan didukung pengalaman, SKP yang sesuai, dan persyaratan formal, perubahan ini bisa mengantarkan pada peluang yang lebih luas dan membuat perjalanan karier ASN menjadi lebih dinamis dan penuh warna.
iya betul sekalii👍 makanya skrg banyak yang beralih ke Jafungg