Jangan lupa bersyukur
Aku pernah ada di fase yang setiap hari isinya cuma list keinginan. Scroll media sosial, lihat pencapaian orang, rasanya kok hidup orang lain selalu lebih baik. Dari situ aku sadar, aku terlalu sibuk meminta yang belum ada, sampai lupa bersyukur atas yang Allah titipkan hari ini. Pelan-pelan aku mulai belajar mengubah cara pandang. Setiap bangun tidur, aku coba ucapkan dalam hati: “Alhamdulillah, aku masih bangun, masih bisa tarik napas.” Sesederhana itu. Ternyata, memulai hari dengan rasa syukur bikin hati lebih ringan. Masalah tetap ada, tapi cara menghadapinya jadi beda. Aku juga mulai membiasakan diri menulis jurnal syukur. Isi jurnalnya bukan hal besar, tapi hal-hal kecil yang sering terlewat: masih punya orang tua, bisa makan tiga kali sehari, ada teman yang care, punya tubuh yang masih bisa diajak beraktivitas. Dari situ aku merasa, ternyata hidupku tidak seburuk yang sering aku bayangkan. Kalimat di gambar, “kadang kita terlalu sibuk meminta yang belum ada, sampai lupa betapa berharganya yang sudah Allah titipkan hari ini”, bener-bener ngena. Aku jadi ingat: kesehatan yang sering kita abaikan, waktu bersama keluarga, bahkan kesempatan bertaubat, semua itu amanah dan titipan dari Allah. Kalau aku hanya fokus pada kekurangan, aku jadi buta terhadap semua nikmat itu. Untuk menjaga rasa syukur, aku juga suka mengulang kata-kata pengingat buat diri sendiri, seperti: - "Jika kita tidak bersyukur atas yang sedikit, bagaimana kita akan bahagia dengan yang banyak?" - "Rezeki bukan cuma uang. Hati yang tenang dan tubuh yang sehat juga rezeki dari Allah." - "Bersyukur bukan berarti hidup tanpa masalah, tapi percaya bahwa Allah selalu menyertai di setiap masalah." Saat sedang down, aku coba berhenti sejenak, tarik napas, lalu lihat sekeliling. Masih ada atap yang melindungi, masih ada orang yang sayang, masih ada kesempatan memperbaiki diri. Dari situ aku ingat lagi: jangan lupa bersyukur. Kalau kamu lagi ngerasa hidup berat, mungkin bisa coba latihan kecil ini: sebelum tidur, sebutkan tiga hal yang kamu syukuri hari ini, sekecil apa pun itu. Lakukan rutin beberapa hari. Perlahan, hati jadi lebih lembut dan lebih mudah menerima takdir Allah. Karena pada akhirnya, rasa syukur itulah yang bikin kita kuat melangkah, walau hidup nggak selalu sesuai rencana.











ALHAMDULILLAH