IRT Baru Tau Anak Spesial (ABK) diledekin, Pantes Aja Ibunya Ngamuk.
Haaaiii 🤗 assalamu'alaikum teman-2 🍋 💙
Belakangan ini aku lagi kepikiran banget sama satu kejadian yang sempat ramai di media sosial 🥺
Jadi, ada kejadian di salah satu rumah makan di Jagakarsa, di mana seorang anak berkebutuhan khusus (ABK) berusia 8 tahun tau-tau jadi bahan ejekan oknum pegawai di sana.
Anak ini lagi nunggu pesanan sambil tepuk tangan (hal yang wajar dilakukan anak disabilitas/ABK sebagai respon diri). Tapi sadisnya, oknum pegawai itu malah sengaja niruin gerakan tepuk tangannya, pasang muka mengejek, sampai niruin gaya jalannya sambil ketawa-tawa bareng temennya 💔
Ibu sang anak jelas ngamuk besar di tempat—ibu mana yang gak hancur hatinya lihat anak kesayangannya dijadiin bahan cemoohan?
Setelah videonya viral, manajemen resto langsung ambil langkah tegas: oknum karyawan itu di-PHK secara tidak hormat karena tindakan ableisme (diskriminasi disabilitas), plus pelaku udah bikin surat pernyataan bermaterai & minta maaf terbuka.
Jujur dari kasus ini, aku makin sadar kalo kadang batasan antara "cuma becanda" sama "sikap kurang empati" itu tipis banget di kehidupan sehari-hari kita. Kadang hal yang dianggap sepele sama satu orang, bisa jadi luka yang dalam banget buat orang lain...
Aku penasaran sama pendapat Kakak-kakak di sini: Kalo misal Kakak berada di posisi pembeli lain yang melihat langsung kejadian salah satu oknum pegawai/orang sekitar lagi ngetawain anak disabilitas/ABK seperti ini, reaksi atau tindakan apa yang bakal Kakak lakukan pertama kali di tempat kejadian?
A. Langsung tegor pegawainya di tempat saat itu juga?
B. Langsung rangkul/nenangin sang ibu dan anaknya dulu?
C. Laporin diam-diam ke manajer/pemilik tempatnya?
D. Ada saran/cara lain yang lebih efektif?
Share pendapat Kakak di kolom komentar yuk! gak ada jawaban yang benar atau salah kok, kita diskusi santai bareng-bareng di sini ya Kak 👇
#RealitaDewasa #BaruTau #MauTanya Lemon8IRT Lemon8 Family ✨ Lemon8_ID





























































































ada ada aja ya bunda gak ada hati astagfirullah