... Baca selengkapnyaSejak pertama kali cobain setup makaroni khas Solo, aku langsung jatuh cinta sama teksturnya yang creamy dan gurih. Menurutku, setup makaroni ini cocok banget buat yang bosan sama olahan makaroni biasa seperti macaroni schotel atau macaroni goreng. Versi Solo ini lebih berkuah, hangat, dan nyaman di perut.
Buat yang masih penasaran, setup makaroni itu apa sih dan berasal dari mana? Setup makaroni ini populer banget di Solo dan sekitarnya. Biasanya dijual di warung atau kaki lima sebagai camilan sekaligus pengganjal lapar. Kuahnya gurih dari kaldu ayam, ada rasa creamy dari susu dan keju, plus wangi pala dan lada yang bikin rasanya khas. Jadi walaupun pakai bahan simpel seperti makaroni dan ayam suwir, rasanya berasa “mewah”.
Versi yang sering aku buat di rumah kurang lebih begini:
- Makaroni jenis elbow (yang bentuknya melengkung), direbus sampai al dente supaya waktu dimasak lagi tidak lembek.
- Ayam direbus dulu dengan garam dan sedikit bawang, lalu disuwir dan air rebusannya dipakai sebagai kaldu ayam bening.
- Tumis bawang merah dan bawang bombay dengan mentega atau margarin sampai harum dan agak kecokelatan, ini kunci wangi setup Solo.
- Masukkan ayam suwir, kaldu ayam, susu bubuk Dancow yang sudah dilarutkan, lalu bumbui dengan garam, lada bubuk, dan pala bubuk.
- Terakhir baru masukkan makaroni rebus dan keju parut, aduk sampai keju meleleh.
- Kalau mau lebih rich bisa ditambah kocokan telur di akhir, aduk cepat biar telurnya menyatu dengan kuah.
Di Solo, setup makaroni sering disajikan unik pakai cobek batu, lalu diberi taburan bawang goreng di atasnya. Menurutku penyajian di cobek batu ini bikin makanan terasa lebih hangat dan tradisional. Kalau di rumah tidak punya cobek, pakai mangkuk keramik juga tidak masalah.
Tips dari pengalamanku:
1. Jangan rebus makaroni terlalu lama, cukup sampai empuk tapi masih kenyal.
2. Pala bubuk cukup sedikit saja, karena aromanya kuat. Kebanyakan bisa bikin rasanya aneh.
3. Keju cheddar yang gampang leleh akan bikin tekstur kuah lebih creamy.
4. Kalau suka pedas, bisa ditambah irisan cabai atau sambal saat penyajian.
Setup makaroni Solo ini menurutku cocok jadi ide jualan juga, soalnya modalnya tidak besar tapi tampilannya menarik, apalagi kalau disajikan rapi dengan taburan bawang goreng. Rasanya juga gampang diterima semua usia, dari anak-anak sampai orang tua. Dengan bahan yang ada di rumah seperti makaroni, ayam suwir, kaldu ayam, susu, dan keju, kamu sudah bisa bikin setup makaroni ala Solo yang hangat dan mengenyangkan.