cerpenku✍🏼

Di Antara Dinginnya Kota dan Riuhnya Pikiran

Malam di kota ini tidak pernah benar-benar gelap, namun bagi Alya, cahaya lampu merkuri di bawah sana terasa seperti ribuan mata yang menuntut pembuktian. Ia berdiri mematung di balkon, membiarkan angin musim dingin menyapu pipinya yang mulai kaku. Di negeri yang bahasanya masih terasa asing di lidah, Alya belajar bahwa rindu adalah beban paling berat yang harus dibawa dalam koper. Setiap hari ia menelan harga diri demi target-target yang mencekik, mengemas lelahnya rapi-rapi di balik kerudung hitam yang ia kenakan. "Kau hanyalah setitik debu di kota raksasa ini," bisik angin, atau mungkin itu hanya proyeksi dari rasa rendah diri yang mulai mengakar karena tekanan yang tak kunjung reda.

Di dalam kepalanya, sebuah pertempuran sengit sedang berlangsung tanpa henti. “Pulang saja, Al. Di sana ada meja makan yang hangat, bukan kubikel dingin ini,” satu suara merayu dengan lembut. Namun, ego dan mimpinya segera menyalak balik, “Lalu kau mau menyerah pada tatapan kasihan orang-orang? Kau sudah sejauh ini hanya untuk menjadi pecundang?” Debat kusir itu seringkali membuatnya sesak napas di tengah keramaian kereta bawah tanah. Namun, saat menatap rembulan yang sama dengan yang dilihat ibunya di rumah, Alya kembali tegak. Ia sadar, menjadi kuat bukan berarti tidak boleh rapuh, melainkan tetap melangkah meski kaki gemetar dan kepala bising oleh keraguan

#PengalamanKu #

2/15 Diedit ke

... Baca selengkapnyaPengalaman tinggal dan bekerja di kota besar yang jauh dari kampung halaman membawa perasaan yang kompleks. Seperti Alya dalam cerita, saya pernah merasakan bagaimana rindu dan tekanan pekerjaan membebani pikiran dan hati. Di kota yang tidak pernah gelap dengan lampu dan hiruk-pikuknya, suasana sering kali membuat saya merasa kecil dan tak berarti, layaknya setitik debu di tengah keramaian. Angin dingin yang menyentuh wajah saya setiap malam seperti pengingat bahwa meski tubuh ini berada di tempat asing, jiwa tetap terhubung dengan tanah kelahiran dan keluarga. Saat rasa lelah dan keraguan datang, saya pun melalui pergulatan batin yang mirip: antara keinginan pulang dan tekad untuk terus maju demi impian. Salah satu pelajaran penting yang saya dapat adalah bahwa kuat bukan berarti selalu tegar tanpa goresan luka. Terkadang, merasakan rapuh dan takut adalah bagian dari proses menjadi pribadi yang lebih tangguh. Seperti Alya yang tetap berdiri tegak meski gemetar dan dihimpit oleh pikirannya sendiri, saya belajar untuk memberi ruang bagi perasaan itu tanpa mengizinkan menyerah menguasai diri. Bicara tentang tekanan target dan tuntutan di tempat kerja, saya merasakan bagaimana mudahnya harga diri tergerus oleh kegagalan dan ekspektasi tinggi. Namun, menemukan cara membungkus rasa lelah dengan harapan, memberi makna pada perjuangan, membantu saya untuk bertahan. Mengingat bahwa di balik tiap rembulan yang sama kita melihat dari jauh, ada orang-orang tercinta yang menanti dengan kasih sayang hangat. Pengalaman ini jadi pengingat penting bahwa setiap orang memiliki beban dan perjuangannya masing-masing. Berbagi cerita seperti ini membantu kita merasa tidak sendirian, memungkinkan kita saling menguatkan dalam menghadapi dinginnya kota serta riuhnya pikiran yang kadang mendera.

Cari ·
cappuvini

4 komentar

Gambar Liana❤️
Liana❤️

kak boleh minta promet nya 👏🥰

Lihat lainnya(1)
Gambar MIRASHOP
MIRASHOP

kakk aku bolhe minta prompt

Posting terkait

cerpenku
Di Bawah Guguran Sakura Angin sore berhembus lembut, membawa wangi manis dari kelopak bunga sakura yang mulai berguguran. Di sebuah bangku kayu yang dikelilingi pohon-pohon rindang, duduklah seorang wanita bernama Ibu Aminah. Ia mengenakan jilbab warna peach yang lembut, dan matanya menatap l
fn

fn

2 suka

Seorang wanita berambut gelap bersantai di kursi taman, memegang buku, dengan mata terpejam menikmati sinar matahari. Ia dikelilingi bunga jingga dan hijau rimbun, ditemani seekor kucing belang dan dua kelinci putih di kakinya, menciptakan suasana damai di taman.
CERPEN PERTAMAKU SEMOGA MENGHIBUR
Cerita Pendek: Senandung di Taman Jingga Di sebuah taman kecil yang tersembunyi di balik rumah tua, Rana menemukan tempat yang seolah berasal dari dunia lain. Semak mawar jingga melingkar di setiap sudut, memberikan wangi manis yang menenangkan. Dedaunan hijau yang menjalar di pergola membentuk
Wednesday ♓ (Moon)

Wednesday ♓ (Moon)

23 suka

Gambar menunjukkan kamar dengan meja dan kursi putih, serta tempat tidur. Terdapat tulisan 'Dapat cuan dari menulis' dengan ilustrasi tanda tanya dan karakter tersenyum memegang uang, mengindikasikan peluang penghasilan dari menulis.
Gambar menampilkan daftar platform menulis online: BURUAN.CO, BASABASI.CO, dan SEDIKSI.COM, beserta jenis tulisan yang diterima dan honor yang ditawarkan, seperti cerpen, puisi, ulasan, opini, dan feature.
Gambar menyajikan informasi tentang dua platform menulis lain: IDNTIMES.COM dan MOJOK.CO. Dijelaskan sistem poin dan honor untuk artikel di IDN Times, serta rentang pendapatan untuk artikel di Mojok.co.
Dapet Cuan Lewat Hobi Nulis 💻✨
Siapa bilang nulis cuma bisa jadi hobi? Kalau kamu suka nulis cerpen, opini, artikel, atau puisi, ternyata bisa jadi sumber cuan juga, lho! #KeseharianKu #RumahKu #KerjaSampingan #JujurAja #bahasuang
PengenSharing

PengenSharing

540 suka

Cerpen " Merantau Pilihanku"
Belajar membuat cerpen merupakan hal yang paling menarik tuk kamu yang hobi menulis sebuah peristiwa kejadian yang kalian suka. dan dapat dituangkan dalam sebuah tulisan yang bisa di posting di akun sosial media kamu. #belajr menuliscerpen #TipsLemon8 #cerpen
scorpio🦂

scorpio🦂

2 suka

Sampul e-book 'Gino si Gajah Baik Hati' menampilkan ilustrasi gajah kartun abu-abu tersenyum di hutan hijau dengan bunga merah. Teks judul, 'Cerita dongeng anak usia 3-77 tahun', dan 'Ditulis oleh Bunda Aulia' tertera jelas.
GINO SI GAJAH BAIK HATI🐘
💌 Nama Produk:CERPEN ANAK GINO SI GAJAH BAIK HATI 💵 Harga: pembelian pertama gratis ✨ Manfaat::Kebaikan hati dan suka menolong Persahabatan dan rasa peduli Menghargai makhluk hidup di sekitar 📦 Yang Akan Kamu Dapatkan: 1 file PDF e-book bergambar (versi Bahasa Indonesia) Ilustrasi war
Cerpen anak🧸

Cerpen anak🧸

50 suka

Tangkapan layar dasbor dengan navigasi atas dan opsi Forum, Analitik, Following, Artikel Saya. Menampilkan tanggal September 2025 dan kartu REWARDS sebesar Rp.0.019, dengan indikator '↑ 99% Top Creator' dan grafik batang.
Hobby menulis
Yg hoby menulis, yuk kita ramekan di sini, meskipun masih kecil hasilnya tapi itu sudah membuatku semakin semangat menulis di sini. Setidaknya tulisan kita dihargai. https://www.nuliskuy.id/ref/Novelin #hobyjadicuan #nulis #cerpen #Lemon8 #lemon8indonesia
vaneloshop

vaneloshop

3 suka

Costumer Kecilku
Malam itu warung kecilku masih menyala seperti biasa. Lampu kuning di depan rumah menjadi saksi bagaimana hari-hariku selalu dimulai dan diakhiri untuk dua pelanggan setiaku—Reza dan Syahila. “Bu, lapar…” suara Reza terdengar dari kamar sambil mengusap matanya yang masih setengah mengantuk. Aku
byviaa

byviaa

1 suka

menikmati indahnya malam
"Bintang malam ini sangat indah," batin nya nona saat ia terduduk di bawah hamparan langit yang dipenuhi jutaan bintang. Cahaya lembut rembulan menyinari wajahnya, menciptakan kesan damai yang tak terlukiskan. dia mengenakan hijab cokelat muda yang menjuntai lembut, dipadukan dengan long
fn

fn

3 suka

Pov : Lagi pula siapa yang tak jatuh suka dengan senyum seindah itu ? hingga diujung segala fana,saat seluruh aksara disemesta ini larut dan kehilangan makna.Ku pastikan kau tetap satu-satunya rima yang bernafas abadi,berdeyut khusyuk disetiap sisa detak jantungku. #AplikasiOnline #DuniaFi
joehana

joehana

1 suka

Seorang wanita berhijab abu-abu, hoodie abu-abu, dan celana kargo hijau olive berjalan di jalan setapak kerikil yang diapit deretan pohon pinus tinggi. Ia membawa tas jinjing putih, dengan lampu-lampu taman terlihat di kejauhan, menciptakan suasana tenang.
cerpen ku✍️
Di tengah kokohnya deretan pohon pinus yang menjulang tinggi, seorang wanita melangkah dengan tegar di jalan setapak. Setiap langkahnya adalah cerminan dari perjalanan panjang yang telah ia tempuh, penuh liku namun tak pernah mematahkan semangatnya. Dengan tatapan optimis yang terpancar dari matany
fn

fn

7 suka

Lukisan digital impresionistik menampilkan seorang pria dan wanita berdiri terpisah di tengah hujan, saling membelakangi. Pria itu memegang foto wanita, dipisahkan oleh garis vertikal, dengan latar belakang kota basah dan lampu jalan buram. Judul 'Dua Garis sejajar di langit yang sama' di atas menekankan tema perpisahan.
"Dua Garis sejajar di langit yang sama"
Dua Garis Sejajar di Bawah Langit yang Sama Di sebuah jantung kota Malang, Arya dan Dinda bertemu pertama kali di perpustakaan universitas. Pertemuan itu sederhana: keduanya berebut buku puisi karya Sapardi Djoko Damono. Dari pertemuan itu, benih-benih rasa perlahan tumbuh. Mereka saling melengk
Andrea_💞

Andrea_💞

0 suka

CERPEN: LANGKAH KECIL KU (AKHIR)
Pagi selepas majlis gala Betty tiba di pejabat, masih sibuk menyusun fail dan alat makeup. Matanya terus tertumpu pada sesuatu di atas mejanya—sebuah vas kecil dengan bunga segar, dihias rapi. Betty terkejut. Tiada nota atau tanda siapa pengirimnya. Hanya sekuntum bunga merah yang memikat mata.
maritezprojectbored

maritezprojectbored

37 suka

Gambar sampul cerita anak Islami berjudul "Rahma dan Benih Surga". Menampilkan seorang anak perempuan berhijab pink berdiri di tengah padang bunga dengan langit biru cerah.
Seorang ibu berhijab krem memberikan benih bunga kepada anak perempuannya, Rahma, yang berhijab hijau. Mereka berada di halaman rumah dengan bunga-bunga bermekaran.
Rahma berhijab hijau sedang menanam benih kecil di pot tanah sambil berdoa. Ia berlutut di taman bunga dengan penyiram tanaman di sampingnya.
CERPEN ANAK ISLAMI 🧕🏼
Melalui cerita ini, kita belajar tentang pentingnya bersyukur kepada Allah, sekecil apapun nikmat yang diberikan✨ semoga bermanfaat bagi yang membacanya 🌞 #RumahKu #cerpenkehidupan #ceritaanak #fyplemon8 #lemon8indo Kota Bogor
dailyku14

dailyku14

1 suka

CERPEN: Langkah Kecil Ku (Mula)
Di pantry pejabat, Betty sedang menuang kopi ke dalam mug. Tiba-tiba tangannya terlepas, dan mug penuh kopi terhempas ke meja lalu terpercik ke arah Andre yang baru saja masuk. Andre: (terkejut) “Woi! Panasnya! Betty, apa ni?!” Betty: (panik) “Ya Allah, Andre! Maaf sangat! Tangan aku terlepas
maritezprojectbored

maritezprojectbored

30 suka

Gambar sampul artikel yang menampilkan dua buku antologi cerpen berjudul 'SAMARTA', satu berwarna kuning dengan ilustrasi tangan dan matahari, dan satu lagi berwarna putih, dengan judul 'Pengalaman Pertamaku Menjadi Kontributor Cerpen dalam Buku Antologi'.
Dua buku antologi cerpen 'SAMARTA' sebelum diedit menjadi sampul depan, satu berwarna kuning dengan ilustrasi tangan dan matahari, serta tulisan 'KOMUNITAS SLS ANGKATAN BAGASKARA', dan satu lagi berwarna putih.
Teks yang menjelaskan pengalaman penulis bergabung dengan komunitas kepenulisan online saat pandemi COVID-19 pada tahun 2020, yang menawarkan pelatihan menulis cerpen, artikel, esai, dan novel secara gratis.
Awal Pengalamanku Menulis Cerpen di Buku Antologi
Saat mengetahui namaku tercetak sebagai kontributor dalam buku tersebut, aku merasa sangat senang dan bangga. Pengalaman ini menjadi momen berharga yang membuatku lebih percaya diri untuk terus berkarya. Bagiku, menjadi kontributor buku antologi cerpen bukan hanya tentang menerbitkan tulisan, tetap
Huzaimah

Huzaimah

4 suka

Cerpen Meracau Sepi
Cerpen saya ini telah disiarkan di Utusan Sarawak pada hari ini 29/04/26. #cerpen #cerpenmeracausepi #penulisan kreatif #seni #sastera
M.A.M41998

M.A.M41998

0 suka

Gambar sampul menampilkan seorang ibu berhijab memeluk putrinya dengan lembut, di dekat jendela yang terang. Terdapat teks judul 'Alarm Cinta Bunda' dan kutipan 'Kadang yang kita sebut larangan... sebenarnya cara Tuhan memeluk kita lewat seorang ibu.', yang mencerminkan kasih sayang dan perlindungan seorang ibu.
Alarm Cinta Bunda
Pagi datang menyapa tetapi tidak dengan sang matahari. Sepertinya matahari sedang enggan membagikan sinarnya karena terhalang awan kelabu. Sesekali bulir air jatuh menimpa kumbang yang sedang menghisap nektar bunga. Daun-daun dan ranting masih basah sisa hujan semalam. Sayup-sayup terdengar suar
Cerita Venosa ✍️

Cerita Venosa ✍️

1 suka

Sampul cerita anak islami "Pelangi di Hari Jumat" menampilkan seorang gadis Muslim berhijab memegang buku di depan masjid dengan pelangi di langit. Judul cerita terlihat jelas di bagian atas dan bawah gambar.
Salsabila, seorang gadis Muslim berhijab, tersenyum di depan jendela kamarnya yang terbuka, mengucapkan syukur atas hari yang indah saat matahari terbit dan burung berkicau di luar.
Salsabila membantu ibunya menyiram tanaman di halaman rumah, sementara ibunya menyapu. Keduanya tersenyum dan berinteraksi dengan ucapan terima kasih dan balasan "Sama-sama ibu".
CERPEN ANAK ISLAMI 🧕🏼
semoga bermanfaat bagi yang membaca ✨ ceritakan untuk anak anak inshaallah bermanfaat #RuangAmanHijab #AITrends #canvapro #FirstPostOnLemon8 Kota Bogor
dailyku14

dailyku14

4 suka

Seorang pria berseragam militer dengan ekspresi sedih bersandar pada pintu kayu, tangannya memegang kait pintu. Teks di gambar berbunyi: 'Pacarku meminta melakukan itu sebelum aku berangkat satgas'.
AKU BERTAHAN PART 1
Karena utangbudi pada bapaknya yang telah membantu aku menjadi tentara, terjadilah peristiwa ini. (Diangkat dari kisah nyata tahun 2013) Namaku Gilang, aku lahir 27 tahun silam di sebuah kota dengan julukan Kota Tahu, Kediri. Bisa dibilang aku berasal dari sebuah keluarga amat sederhana, bapa
Buku Tentara Polisi

Buku Tentara Polisi

130 suka

Asing Yang Sempat Saling
Wajahnya pucat pasi, tubuhnya rapuh. Kaila tidak baik-baik saja selama ini..." ​Pernah nggak sih, kamu merasa mengenal seseorang sedalam itu, sampai aroma parfumnya pun terekam jelas di ingatan? Tapi kemudian, waktu mengubah segalanya. Bukan lagi aroma vanila atau bunga yang kamu temu
Shesa Lian

Shesa Lian

1 suka

Lemari kayu Nenek
“Oke. Ransel siap,” gumam Karin, gadis kecil berusia delapan tahun itu. Ia berlari kecil menuju dapur, tempat ibunya sibuk menyiapkan sarapan. “Ibu, Karin berangkat sekarang ya,” katanya ceria. “Baiklah. Ibu titip salam untuk nenek, ya. Hati-hati di jalan.” Ibu mengusap kepala Karin lembut. “Be
Cerita Venosa ✍️

Cerita Venosa ✍️

1 suka

Lihat lainnya