Lemon8Komunitas gaya hidup

Send To

Line
Facebook
WhatsApp
Twitter
Salin tautan

Dapatkan pengalaman lebih lengkap di aplikasi

Temukan lebih banyak postingan, hashtag, dan fitur di aplikasi.

Buka Lemon8
Buka Lemon8
Buka Lemon8
Jangan sekarang
Jangan sekarang
Jangan sekarang
  • Kategori
    • Untuk Anda
    • Beauty
    • Skincare
    • Fashion
    • Travel
    • Food
    • Home
  • Versi aplikasi
  • Bantuan
  • Indonesia
    • Indonesia
    • 日本
    • ไทย
    • Việt Nam
    • Malaysia
    • Singapore
    • US
    • Australia
    • Canada
    • New Zealand
    • UK
Situs web resmiKebijakan privasiPersyaratan LayananCookies Policy
Kidung Alam
Ada damai yang hanya bisa ditemukan saat kita berhenti sejenak, dan membiarkan alam berbicara. Suara alam tak pernah benar-benar hilang, kita saja yang kadang lupa untuk mendengarnya. #puisialam #puisi #puisivisual #puisivenosa #personifikasi
venosa ✍️

venosa ✍️

0 suka

Jembatan Tak Kasat Mata
Taman Anagata selalu ramai oleh orang tua dan anak-anak yang menunggu dongeng dari pendongeng cantik berbaju unik. Di antara mereka, Buana, seorang lelaki dewasa, selalu duduk paling depan, terpesona pada kisah fantasi sekaligus pada kecantikan sang pendongeng jelita. Suatu sore, sebelum gadis itu
venosa ✍️

venosa ✍️

0 suka

Tepian Rindu
Sosok itu tiba-tiba hadir di hadapanku, sosok yang begitu kurindukan. Ada bungah yang tak mampu kutahan. Kupeluk tubuh itu erat, sangat erat, hingga mungkin ia akan merasa sesak napas. Namun tidak. Ia justru membalas dekapanku dengan lembut dan hangat, sehangat yang selalu kuingat. Perlahan d
venosa ✍️

venosa ✍️

0 suka

Dua Wajah: Wajah yang Lain
Detik-detik berikutnya terasa ganjil. Sunyi merambat seperti kabut. Nika yang biasanya rapuh dan ketakutan mendadak berubah. Matanya garang, penuh amarah. Tubuhnya tegap, kokoh. Ia bukan lagi Nika. Belati itu tak gemetar di tangannya. — Ketika Rendy kembali dari kamar kecil, Dicky s
venosa ✍️

venosa ✍️

3 suka

Dua Wajah: Suara Itu Kembali
Matahari mulai beranjak ke peraduannya di ufuk barat. Sinarnya meredup perlahan. Asrama putri yang biasanya riuh rendah, sore itu senyap. Liburan perkuliahan telah dimulai. Para mahasiswi pulang ke kota masing-masing. Hanya beberapa yang memilih bertahan, termasuk Nika. Nika mempercepat langkah
venosa ✍️

venosa ✍️

5 suka

Celengan Larasati
Rumah terasa lebih lengang. Celengan ayam jago dan kanvas putih itu kerap dipandangi Larasati. “Ayam jagonya sudah makan, Ayah.” Sudut bibirnya terangkat, sementara matanya berkabut. Saat di sekolah, Larasati tak menemukan uang di dalam tasnya. Uang itu untuk membeli hadiah bagi Ibu. Ia lalu t
venosa ✍️

venosa ✍️

1 suka

💐 Jejak Rindu 💐
Denganmu kala itu— pertemuan sederhana tanpa memaksa. Hanya obrolan ringan, tanpa berharap balasan, sekadar ketikan tanpa makna. Misteri pertemanan dunia maya. Harap kecil menyeruak tanpa permisi. Rindu hadir diam-diam, terselip doa di tiap ruasnya. Semakin lama, r
venosa ✍️

venosa ✍️

1 suka

Lato-Lato Kuno
Cakra menemukan buku kuno bergambar permainan lato-lato di antara jurnal-jurnal tua yang kertasnya menguning dimakan usia. Sampulnya berdebu, namun gambar di atasnya tampak seperti baru digambar kemarin. Ia segera menunjukkan temuannya kepada Bagas. Buku itu tak bisa dibuka begitu saja; ada puzz
venosa ✍️

venosa ✍️

1 suka

Lukisan
Chacha, kawan lamaku, mengundangku berkunjung ke rumahnya. Rumah berdesain minimalis itu tampak cantik. Di setiap sudutnya terpajang lukisan bunga yang membuat ruangan terasa asri. “Kamu yang melukisnya, Cha?” tanyaku. Ia menjawab dengan anggukan. “Bagus nggak, Ngga?” ia balik bertanya. “Bagu
venosa ✍️

venosa ✍️

2 suka

Ruang Bawah Tangga
Aku terduduk lemas. Kakiku seperti tak lagi bertenaga. Untunglah pak polisi mengizinkanku duduk sejenak di TKP. Nina, gadis kecilku, tak kutemukan di antara anak-anak yang berhasil diselamatkan dari perdagangan anak. “Di mana Ninaku…” gumamku. Suamiku mendekap erat, mencoba menenangkan. Lamat-
venosa ✍️

venosa ✍️

2 suka

Pengagum Rahasia — Pentigraf
Talita, seorang penulis yang sedang menantang dirinya menulis sebuah novel. Sebuah kafe tidak jauh dari rumahnya menjadi tempat ternyaman untuknya bekerja. Cahaya temaram dan sayup-sayup lagu lembut membuatnya leluasa berkelana dalam imajinasi. Ditambah lagi ia selalu mendapatkan segelas latte mach
venosa ✍️

venosa ✍️

1 suka

Cerita Hati Seorang Sahabat
Ada keputusan kecil di masa lalu yang ternyata membawa cerita panjang dalam hidup seseorang. Dan sampai hari ini, aku masih merasa bersalah. Walau dia tak pernah menyalahkanku, hati ini belum sepenuhnya selesai berdamai. Kisah itu masih tersimpan rapi hingga hari ini. 🤍 #lemon8story
venosa ✍️

venosa ✍️

2 suka

venosa ✍️
4Mengikuti
8Pengikut
20Suka dan simpan

venosa ✍️

Bunda Aisyah 💙 Cerita yang lahir dari sunyi dan tak sempat diucapkan