Kombinasi protein hewani + nabati ini bagus banget untuk bantu tumbuh kembang si kecil. Buburnya lembut, ayamnya gurih, ditambah tempe yang kaya gizi 🌱.
Setiap hari, satu langkah kecil untuk mengenalkan rasa dan tekstur baru ke bayi 💕
👉 Moms, biasanya campuran favorit si kecil apa nih di minggu ke-3 MPASI?
... Baca selengkapnyaDi hari ke-17 MPASI ini aku sengaja fokus ke menu tempe untuk MPASI karena pengin kenalin protein nabati pelan-pelan ke bayi. Tempe itu menurutku juara banget buat MPASI: teksturnya gampang dihaluskan, rasanya mild, dan katanya juga bagus buat pencernaan karena ada kandungan probiotiknya.
Versi aku, untuk mpasi tempe di usia 6 bulan, aku selalu mulai dengan porsi kecil dulu biar bisa lihat reaksi bayi. Biasanya aku pakai kurang lebih tempe 10 gr, ayam 40 gr, nasi 3 sdm, wortel 10 gr, kaldu ceker 30 ml, air sekitar 200 ml, dan sedikit minyak (1 sdm) untuk menumis bumbu aromatik seperti bawang merah dan bawang putih. Bumbunya tetap simpel ya, tanpa garam dan gula, jadi gurihnya hanya dari ayam, kaldu ceker, dan tempe.
Cara masaknya kurang lebih begini versi keseharian aku:
1. Tumis bawang merah dan bawang putih dengan sedikit minyak sampai harum.
2. Masukkan ayam yang sudah dipotong kecil, aduk sampai berubah warna.
3. Tambahkan air dan kaldu ceker, lalu masukkan wortel, nasi, dan tempe.
4. Masak dengan api kecil sampai semua bahan empuk dan air agak menyusut.
5. Setelah matang, blender sampai halus lalu bisa disaring lagi kalau bayi masih baru banget MPASI.
Untuk mpasi tempe wortel seperti ini, aku biasanya bagi jadi 3 porsi, masing-masing 2–3 sendok makan, menyesuaikan kemampuan makan bayi. Satu porsi aku sajikan langsung, sisanya bisa disimpan di wadah tertutup di kulkas untuk makan siang dan sore. Sebelum disajikan lagi, aku panaskan sebentar sampai hangat, kadang aku tambah sedikit ASI/perasan air kaldu kalau teksturnya terlalu kental.
Yang aku rasakan setelah beberapa kali pakai tempe untuk MPASI, bayi jadi lebih terbiasa sama rasa khas tempe dan sayur. Fesesnya juga cenderung lebih lembek dan lancar BAB-nya. Tapi setiap bayi beda-beda ya, jadi kalau baru pertama kali kenalin mpasi tempe, aku biasanya pantau reaksi alergi, lihat kulit, pipi, dan frekuensi BAB selama 2–3 hari.
Tips kecil dari aku:
- Pilih tempe yang masih baru, warna putih bersih, tidak asam baunya.
- Kukus tempe sebentar sebelum dimasak bareng bubur kalau mau teksturnya lebih lembut.
- Kalau bayi belum terbiasa, mulai dari 5 gr tempe dulu dan sisanya lebih banyak ayam/nasi.
Itu pengalaman aku pakai tempe untuk MPASI di menu bubur ayam tempe wortel. Pelan-pelan bayi jadi kenal macam-macam rasa dan tekstur tanpa harus pakai penyedap tambahan.