Tidak Berdandan untuk Suami, Bisa Jadi Sumber Dosa
Hai sobat lemon
Kalian tau gak sih dandan di depan suami dalam Islam hukumnya dianjurkan sebagai wujud kasih sayang dan pemenuhan hak suami, yaitu agar istri selalu tampil cantik, ceria, dan menyenangkan saat suami di rumah, bukan untuk pamer ke non-mahram. Tujuannya memperkuat cinta dan ketentraman rumah tangga, dengan tetap memperhatikan batasan syariat seperti tidak berlebihan (tabarruj) atau melanggar aturan seperti mencukur alis dan menyambung rambut, serta tidak meninggalkan ibadah.
Anjuran Berdandan untuk Suami
Menyenangkan Suami: Istri ideal adalah yang menyenangkan suami saat dilihat, taat, dan menjaga diri serta harta saat suami tidak ada.
Pemandangan yang Menentramkan: Tampil cantik, wangi, dan tersenyum adalah hak suami untuk mendapatkan ketenangan dan keharmonisan.
Sunnah: Berhias untuk suami adalah salah satu sunnah yang dianjurkan, bahkan menjadi pemantik keharmonisan rumah tangga.
#TakutDosa Rasululah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah ditanya, “Apa ciri wanita yang paling solihah?”
Jawab beliau,
الَّتِى تَسُرُّهُ إِذَا نَظَرَ وَتُطِيعُهُ إِذَا أَمَرَ
Yang menyenangkan suami ketika dilihat, dan mentaati suami ketika diperintah. (HR. Ahmad 9837, Nasai 3244 dan dishahihkan Syuaib al-Arnauth).
Anda bisa memastikan, seorang suami akan merasa nyaman melihat istrinya ketika sang istri berhias, atau bahkan menyebarkan wewangian bagi suami.
Hadis ini sangat tegas mengajarkan, jika wanita ingin menjadi istri solihah, hendaknya dia berusaha berhias bagi suaminya.
Jangan sampai kebalik yaa bunda"kalo pergi"dandan cantik ehhh pas pak suami pulang mllah belum dandan pasti pak suami mikir udah capek2 pulang lihat istri ehh mlllah mood yaa berkurang jagan sampai yaa bunda kalo bisa berhias diri menyenagkan suami dan yang pasti karena Allah ta'ala #RahasiaDalamHubungan #SetujuGak Lemon8_ID