Sedetik untuk bergegas melupakan aku
Di bawah temaram lampu kota yang enggan berkedip, Kita pernah menukar malam dengan janji yang menyelinap. Memeluk bebas, melompati pagar-pagar tabu yang sakral, Menyerahkan segalanya pada ranjang, tanpa pikir panjang atau sesal. Seks di luar nikah kita sebut cinta, padahal hanya dahaga, Pergau