Penderita gangguan narcissistic personality disorder biasanya terlihat menawan dan karismatik. Ia sering kali tidak langsung menunjukkan sifat aslinya di depan orang lain, terutama dalam hubungan asmara. Ia juga cenderung lebih senang berada di lingkungan pertemanan yang bisa selalu memberinya pujian.
Narcissistic personality disorder hanya dapat ditetapkan oleh seorang profesional kesehatan mental. Secara garis besar, inilah beberapa gejala narcissistic personality disorder yang perlu dipahami:
2025/10/13 Diedit ke
... Baca selengkapnyaKalau dengar kata narsistik, dulu aku langsung kebayang orang yang hobi foto atau suka dipuji. Tapi setelah belajar soal NPD (Narcissistic Personality Disorder), ternyata ini jauh lebih kompleks dan termasuk gangguan kepribadian, bukan cuma sifat “sombong” biasa.
NPD adalah gangguan kepribadian di mana seseorang punya rasa penting yang berlebihan, butuh dikagumi terus-menerus, tapi empatinya ke orang lain sangat rendah. NPD sendiri singkatan dari Narcissistic Personality Disorder. Biasanya mulai terlihat sejak remaja atau dewasa awal, dan bisa dipengaruhi faktor genetik maupun pola asuh, misalnya anak yang terlalu dimanja atau selalu dituruti keinginannya tanpa batasan yang jelas.
Ciri-ciri manusia NPD secara umum:
- Merasa dirinya paling penting dan spesial.
- Sering berfantasi soal kesuksesan, kekuasaan, kecantikan, atau pasangan ideal.
- Punya rasa superioritas, merasa lebih hebat dari orang lain.
- Sangat butuh dipuji dan dikagumi.
- Merasa berhak mendapatkan perlakuan khusus.
- Cenderung memanipulasi orang demi keuntungan sendiri.
- Kurang empati, sulit peduli perasaan orang lain.
- Sering terlihat sombong dan merendahkan orang lain.
Pada laki-laki dengan NPD, ciri-cirinya kadang lebih kentara: gaya bicara dominan, suka mengontrol, dan gampang marah kalau egonya tersentil. Mereka bisa terlihat sangat percaya diri di depan umum, tapi tidak tahan jika dikritik sedikit saja. Pada perempuan dengan NPD, cirinya bisa muncul dalam bentuk sangat peduli citra diri, ingin selalu dikagumi, dan bisa bermain peran sebagai “korban” untuk mendapatkan simpati atau perhatian.
Hal yang tricky, di awal perkenalan orang NPD sering tampak menawan dan karismatik. Dalam hubungan asmara, mereka bisa sangat manis di awal (love bombing), lalu pelan-pelan menunjukkan sisi manipulatif dan kurang empati. Dari luar, ini sering disalahpahami sebagai sifat percaya diri atau sekadar cuek, padahal sebenarnya lebih dalam dari itu.
Pengalaman pribadi, cara menghadapi orang dengan NPD yang lumayan membantu:
- Tetap tenang, jangan terpancing drama.
- Buat batasan (boundaries) yang jelas: apa yang boleh dan tidak boleh.
- Bicara tegas dan spesifik, jangan berputar-putar.
- Hindari menyerang balik, fokus pada fakta dan perasaanmu sendiri.
- Jaga kesehatan fisik dan mental: curhat ke teman yang aman, journaling, atau konsultasi ke profesional.
Yang penting, diagnosis NPD hanya bisa ditegakkan oleh profesional kesehatan mental. Kalau kamu merasa ada ciri-ciri NPD pada diri sendiri atau orang terdekat, bukan berarti pasti NPD, tapi boleh banget jadi alarm untuk cari bantuan. Mengenali NPD bukan untuk melabeli orang, tapi supaya kita bisa berinteraksi lebih bijak dan melindungi kesejahteraan emosional kita sendiri.