Goreng ayam dengan api sedang sampai matang dan go
1/29 Diedit ke
... Baca selengkapnyaAku dulu sering gagal waktu goreng ayam di wajan: luar sudah cokelat tua bahkan hampir gosong, tapi bagian dalamnya masih merah dan berdarah. Setelah beberapa kali coba, akhirnya aku nemu cara yang bikin ayam goreng matang keemasan, luar renyah, dalam empuk dan juicy.
Pertama, aku selalu pakai wajan yang alasnya tebal supaya panasnya lebih merata. Minyak harus cukup banyak, minimal bisa menutup setengah bagian ayam, jadi ayam matang merata walau digoreng di wajan biasa, bukan deep fryer. Pastikan minyak benar-benar panas sebelum ayam masuk: kalau pakai api sedang, tunggu sampai ada sedikit asap tipis, lalu kecilkan sedikit.
Untuk bumbu, aku suka marinasi ayam minimal 30 menit dengan bawang putih, ketumbar, garam, dan sedikit jeruk nipis supaya nggak amis. Kalau mau pakai tepung, usahakan jangan terlalu tebal, cukup lapisan tipis supaya tetap kriuk tapi ayamnya cepat matang. Ayam berbumbu yang sudah dimarinasi biasanya warnanya lebih cantik setelah digoreng, keemasan dan menggugah selera.
Saat menggoreng ayam di wajan minyak panas, aku masukkan ayam satu per satu supaya suhu minyak nggak langsung turun drastis. Api sedang menurutku paling aman, karena kalau api terlalu besar, kulit ayam cepat cokelat sementara bagian dalam belum matang. Biasanya setelah masuk, jangan langsung dibolak-balik; biarkan dulu sekitar 3–4 menit sampai bagian bawahnya agak kering, baru dibalik pelan-pelan.
Tips penting: ukur kematangan ayam bukan hanya dari warna keemasan di luar. Tusuk bagian paling tebal dengan garpu atau tusukan sate, kalau sudah tidak keluar cairan merah dan dagingnya terasa agak firm, berarti ayam goreng sudah matang. Kalau punya termometer dapur, suhu internal sekitar 75°C sudah aman.
Aku juga suka goreng ayam dua kali kalau mau lebih renyah. Pertama goreng dengan api sedang sampai ayam matang, angkat dan tiriskan. Setelah agak dingin, goreng lagi sebentar di wajan minyak panas dengan api sedikit lebih besar untuk mengunci tekstur kriuk di kulit. Hasilnya ayam goreng matang keemasan, aromanya wangi, dan nggak terlalu berminyak.
Setelah matang, jangan langsung ditumpuk di piring. Tiriskan di rak atau saringan supaya kelebihan minyak turun. Kadang aku alas piring dengan tisu dapur, tapi jangan terlalu lama di tisu karena bisa bikin bagian bawahnya lembek.
Dengan cara ini, menggoreng ayam di wajan biasa di rumah jadi jauh lebih gampang. Buat kamu yang baru belajar masak, kuncinya sabar, pakai api sedang, dan jangan takut cek kematangan ayam. Lama-lama kamu bakal hafal feel-nya: begitu warnanya keemasan dan aromanya keluar, itu tanda ayam gorengmu siap disajikan.