1. Kocok telur dan gula pasir hingga putih dan mengembang. Ayak di atas adonan tepung terigu, custard powder, dan susu bubuk. Aduk rata.
2. Tuangkan mentega cair sedikit demi sedikit sambil diaduk perlahan dengan spatula hingga tercampur rata. Ambil seperempat bagian adonan, campur dengan cokelat pasta. Aduk rata.
3. Tuangkan ke dalam adonan putih, aduk searah hingga membentuk pola marmer.
4. Siapkan loyang ukuran 24 x 24 x 3 yang telah diolesi margarin dan dialasi kertas roti. Tuang adonan ke dalam loyang. Kukus ke dalam panci pengukus selama 15 menit hingga matang. Angkat.
5. Olesi dengan cheese spread dan taburi keju hingga rata, biarkan dingin. Gulung padat.
6. Simpan ke dalam lemari pendingin selama 20 menit. Potong-potong saat akan disajikan.
... Baca selengkapnyaDulu aku kira bikin bolu gulung kukus itu ribet dan pasti gampang gagal, apalagi aku cuma mengandalkan panci kukusan, bukan oven. Tapi setelah beberapa kali coba, ternyata kuncinya ada di detail kecil. Aku share di sini biar kamu nggak perlu trial and error terlalu banyak.
Pertama soal pengukus. Aku biasanya pakai panci kukus biasa yang penting tutupnya rapat. Sebelum adonan masuk, air kukusan sudah harus mendidih dulu dan uapnya banyak. Tutup kukusan selalu aku lapisi kain atau serbet bersih supaya uap air nggak menetes ke permukaan bolu. Ini penting banget biar permukaan bolu gulung kukus tetap mulus dan nggak becek.
Soal loyang, kalau nggak punya ukuran 24x24, aku kadang pakai ukuran yang mirip, yang penting jangan terlalu kecil supaya ketebalannya pas untuk digulung. Loyang selalu aku oles margarin tipis dan alasi kertas roti, jadi pas matang tinggal dibalik dan bolu gampang dilepas tanpa robek.
Waktu mengocok telur, gula, dan cake emulsifier, aku usahakan sampai benar-benar kental putih dan berjejak. Biasanya pakai mixer kecepatan tinggi sekitar 8–10 menit, tergantung mixer. Kalau adonan kurang mengembang, bolu gulung kukus bisa bantat dan susah digulung. Setelah itu saat masukin tepung terigu, susu bubuk, dan custard powder, aku aduknya pelan dengan spatula, gerakan aduk balik supaya udara yang sudah masuk ke adonan nggak hilang.
Bagian marmer cokelat ini yang bikin bolu cantik. Aku ambil sebagian kecil adonan, campur pasta cokelat sampai rata, lalu tuang di atas adonan putih. Biasanya aku tarik-tarik pakai tusuk sate atau ujung spatula membentuk motif marmer. Nggak perlu perfeksionis, asal berpola dan nggak terlalu diaduk supaya warna tetap kontras.
Untuk waktu mengukus, di resep tertulis 15 menit, tapi aku selalu cek dengan tusuk gigi. Kalau ditusuk sudah nggak ada adonan yang menempel, artinya bolu gulung kukus sudah matang. Jangan terlalu lama juga supaya teksturnya tetap lembut, bukan kering.
Bagian isi keju juga fleksibel. Selain cheese spread dan keju parut, kadang aku tambahkan sedikit susu kental manis biar rasanya lebih creamy. Setelah dioles dan ditaburi keju, bolu aku gulung selagi masih hangat suam-suam kuku, pelan-pelan tapi padat. Lalu aku bungkus dengan kertas roti atau plastik dan diamkan di kulkas supaya bentuk gulungannya set. Waktu dipotong, motif marmer dan lapisan keju di dalamnya kelihatan cantik banget.
Menurutku, bolu gulung kukus keju marmer ini cocok dijadikan ide jualan juga. Tinggal potong rapi, sajikan di piring putih, hias sedikit dengan stroberi dan daun mint, tampilannya langsung naik kelas seperti di foto-foto resep. Modalnya nggak terlalu besar, tapi hasilnya bisa kelihatan premium. Yang penting, jangan takut coba beberapa kali sampai ketemu tekstur dan rasa yang kamu suka.