Istriku Ingin Menikahi Mantannya
Maaf ryan aku membuatmu menjadi duda diusia yang masih muda, setelah aku meninggal nanti kamu harus hidup dengan baik ya dan jangan pernah berpikiran pendek, aku mencintaimu ryan maafkan aku,” itulah pesan yang disampaikan rania sebelum iya masuk keruang operasi
“pergilah dengan tenang rania aku berjanji akan menjalani hidupku dengan baik” ucapku sambil menatapnya dengan dingin
Setelah satu jam berada didalam ruang operasi dokter yang dibayar rania untuk membuat surat kematian palsu keluar dengan membawa kabar bahwa rania telah pergi meninggalkan aku
“maaf tuan ryan, kami sudah berusaha untuk menyelamatkan nona rania namun takdir berkata lain nona rania tidak tertolong dan meninggal dunia, mohon anda yang sabar dan tabah ya, kami turut berduka cita” ucap dokter doni sambil menyerahkan selembar surat kematian yang harus aku tanda tangani,
“aku mengambil surat itu dan sambil berbicara dalam hati, Rania pratama, selamat tinggal selamanya mulai sekarang kamu gak akan punya apa-apa lagi, tak akan ada lagi rania pratama di dunia ini, jangan harap kamu bisa pura-pura sakit dan ambil uang sepeser pun dariku” aku menandatangani surat itu dengan senyum tipis yang tidak terlihat oleh siapapun,
Sebulan sebelumnya Rania meminta aku untuk menuruti keinginan terakhirnya yaitu dengan menikahi wisna Kusuma, karena aku sangat mencintainya aku pun melakukan segala cara agar rania Bahagia sebelum ajal menjemputnya,
“wisnu aku mohon padamu rania sakit parah dan waktunya sudah tidak lama lagi dan keinginan terakhirnya Adalah ingin Bersama kamu untuk menghabiskan sisa waktunya”
“Ryan Wijaya akhirnya kamu mau juga berlutut didepanku, pak ryan yang dulu begitu sombong sekarang memohon padaku dengan cara berlutut seperti ini, pak ryan aku ini Cuma anak supir dari keluarga pratama mana mungkin aku sanggup?”
“wisnu asal kamu mau menemui rania, apapun syaratnya akan aku setujui”
“oh, kalau begitu tuan ryan aku mau menemui rania dengan syarat kamu harus memenuhi 10 permintaan ku, dan kalau kamu berhasil aku akan temani rania disisa waktunya bagaimana?” ucap wisnu kala itu
“oke aku akan penuhi permintaanmu asalkan kamu mau menemania rania agar dia Bahagia” jawabku karna saat itu aku hanya menginginkan kebahagian rania
Baik kalau begitu permintaan pertamaku tuan ryan berlututlah didepanku”
“rania aku melakukan semua ini untukmu”
karna dulu rania pernah menjadi penyelamatku saat aku kecelakaan,
Bangun, bangun pak! Ucap rania saat itu sambil membuka pintu mobil yang aku kendarai, bangun – bangun! Mobilnya akan terbakar ucapnya kala itu, aku yang tidak berdaya saat itu dibantu oleh rania untuk keluar dan menjauh dari mobil dan benar saja saat kami mulai sedikit menjauh mobil yang aku kendarai meledak, karena kejadian itu aku merasa mempunyai hutang budi pada rania, dan saat ini aku harus membayarnya,” rania kamu yang menyelamatkan aku dan mulai hari ini baik aku dan seluruh keluarga Wijaya akan menjadi sandaranmu yang paling setia” bayangan itu datang saat wisnu meminta aku berlutut dengan tangan yang terkepal sampai buku buku jari memutih aku berlutut didepan wisnu demi rania.
“hahaha ryan Wijaya akhirnya kamu begini juga, ingat kalau aku tidak menyuruh kamu berdiri kamu harus terus berlutut,”
Ditengah hujan yang deras aku berlutut demi rania entah berapa lama aku berlutut sampai aku tak sadarkan diri,
Aku tak tahu apa yang dilakukan wisnu saat aku sadar sayup sayup terdengar, pak ryan jangan pura – pura mati, bangun pak ryan aku masih memiliki 9 permintaan ujarnya sambil menggoyangkan kepala ku dengan kakinya seakan iya jijik dengan ku,
Saat itu aku benar benar mengikuti apa yang ryan inginkan agar iya mau menemani rania, segala perintahnya aku lakukan dengan merendahkan harga diriku, dia mempermalukan aku, meminta aku menuang minuman dikepala ku sendiri, mengelap Sepatu wisnu, membuatkannya kopi, bahkan iya menyiramkan minuman kewajahku didepan teman – temannya,dan sampai ke permintaan terakhir,
“pak ryan permintaan terakhirku, aku mau kamu meminta maaf didepan umum, akui bahwa aku lebih baik dari dirimu dan bilang kalau kamu yang merusak hubunganku dengan rania.”
“baik jawabku” didalam hati aku terus mengingatkan semua ini demi kebahagian rania diwaktu terakhirnya”
Esok paginya wisnu benar benar mengumpulkan semua orang untuk mendengan pengakuan yang sebenarnya tidak pernah aku lakukan
“ mulai langsung saja pak ryan, ujar wisnu saat semua orang sudah berkumpul dan rania juga lagi lihatin kamu”
Disana rania berdiri Bersama dengan wisnu, rania terlihat begitu lemah dan batuk-batuk kecil sambil memegang dadanya
“wisnu Kusuma aku minta maaf padamu, semua yang terjadi dulu Adalah salahku aku mohon maafkan aku, aku mohon berikan rania sebuah pernikahan yang terbaik”
“pak ryan apa hanya itu ucapan maaf mu, kamu terlihat tidak benar – benar tulus meminta maaf, kamu dengarkan raniadia Cuma bilang maaf begitu aja, terus minta untuk menghapus penderitaan yang dia berikan padamu ?
“wisnu kamu jangan ngomong gitu, ryan itu, dia tulus sama aku, dan saat ingin berbicara lagi rania terbatuk lagi”
“maaf ucapku sambil berlutut dihadapan wisnu dan rania didepan semua orang”
Walaupun aku mendengar bisikan bisikan dari orang oang yang berkumpul untuk melihat aku tetap melanjutkan permintaan maaf itu,
“maaf, aku yang brengsek, aku memang orang rendahan, akujuga yang sudah merusak hubungan kalian”
“pak ryan kamu itu memang karena merasa memiliki kekuasaan keluarga Wijaya maksa rania buat nikah sama kamukan? Aku dan rani aitu tumbuh besar Bersama dan kalau bukan karena kamu, kami berdua sudah jadian dari dulu, pak ryan kamu yang menyakiti rania membuatnya depresisampai rania terkena kanker. Tampar dirimu sendiri jika kamu memang benar benar mengaku salah”
Aku menampar diriku sendiri, “maaf aku mohon maafkan aku, aku mohon padamu wisnu berikan rania sebuah pernikahan”
Aneh banget deh, sudah merebut pacar orang malah minta orang lain buat balikan lagi sama istrinya Cuma tampar aja mana cukup? Harusnya kamu sujud minta maaf! Paling benci sampah yang sok berkuasa seperti kamu, kenapa kamu gak mati aja hah! Ucap Masyarakat yang berkumpul melihat itu semua,
Aku bahkan dilempari oleh mereka karena salah satu warga yang berkata lempardia sampai mati, disaat itu aku benar-benar dilempar dengan sayuran, bekas botol air mineral dan masih banyak lagi,
Saat itu aku melihat rania yang berubah panik, “kalian kenapa memukul orang seperti itu ujarnya”
Tapi warga tidak berhenti dan terus melepariku sambil memaki, bahkan ada yang berkata hajar dia sampai mati, cepat mati sana “ jangan pukul lagi, dia sudah tahu salah ujar rania dengan raut wajah yang panik”
“rania sudah lah jangan percaya padanya, apakah penderitaanmu selama ini karena dia belum cukup? Ini semua Adalah balasan yang pantas untuk ryan terima! Lihatlah sekarang keadaanmu, pikirkan masadepan kita rania” ujar wisnu
“pak ryan rani aitu baik hati dan lembut, tapiitu semua bukan alas an untukmu bisa menyaitinya dan juga dia tidak butuh seorang pendosa yang hanya bisa memaksa dan menyakitinya” ujar wisnu sambil menepuk nepuk wajahku,
“aku berjanji akan menjaga rania dengan baik, dan sekarang kamu pergi sana” ujar ryan padaku sambil berbalik badan menghampiri rania
Awalnya aku percaya semua ini, penyakit rania hingga permintaan terakhirnya sampai beberapa minggusetelah kejadian itu aku mengunjungi rania dirumah sakit aku baru tahu semua kebenarannya,





![Istriku Tiga, Takdirku Gila [ Sub Indo ]](https://p16-lemon8-cross-sign.tiktokcdn-eu.com/tos-alisg-v-a3e477-sg/oYRAMId7vDGABAi6iSjEdYVjYbPaBkoZB1oTA~tplv-sdweummd6v-shrinkf:640:0:q50.webp?lk3s=66c60501&source=seo_middle_feed_list&x-expires=1816192800&x-signature=jc2eNGdd07K1druSpZbqRz%2F1MEM%3D)




































