Lemon8Komunitas gaya hidup

Send To

Line
Facebook
WhatsApp
Twitter
Salin tautan

Dapatkan pengalaman lebih lengkap di aplikasi

Temukan lebih banyak postingan, hashtag, dan fitur di aplikasi.

Buka Lemon8
Buka Lemon8
Buka Lemon8
Jangan sekarang
Jangan sekarang
Jangan sekarang
  • Kategori
    • Untuk Anda
    • Beauty
    • Skincare
    • Fashion
    • Travel
    • Food
    • Home
  • Versi aplikasi
  • Bantuan
  • Indonesia
    • Indonesia
    • 日本
    • ไทย
    • Việt Nam
    • Malaysia
    • Singapore
    • US
    • Australia
    • Canada
    • New Zealand
    • UK
Situs web resmiKebijakan privasiPersyaratan LayananCookies Policy
SPOILER BAB 1 “A n a k ini akan m a t i kalau kita terus menunggu tanda tangan!” bentak Dokter Evan di tengah hiruk-pikuk IGD. Suara tangis a nak-ana k bercampur sirene ambulans memenuhi rumah sakit malam itu. Sebuah bus rombongan TK mengalami kece-lakaan saat pulang piknik. T u b u h kecil
𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

0 suka

Bab 3 “Sayang, tolong gendong an ak kita ya. Sebaiknya kita menjenguk Cassy sebelum pulang.” “Ah, ya. Itu ide bagus.” Aqeela benar-benar harus men ahan diri sekuat tenaga. Melihat ekspresi suaminya setiap nama Cassy disebut saja sudah membuatnya jij ik hingga ingin melu dahi suaminya. Dia
𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

0 suka

Bab 2 Di sela istirahat makan siang, saat Naina sedang memeriksa sampel kain untuk koleksi musim depan, ponselnya bergetar. [Kunci motor di mana? Yang biasanya di laci dapur.] Naina membaca pesan itu dua kali. [Di gantungan dekat kulkas.] Tiga detik kemudian: [Ok.] Bukan makasih.
𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

0 suka

Part 2 "Laras," kataku singkat. Tidak kuulur kan tangan. Tidak kunyatakan nama lengkap. Tidak kusebut "istri Bima" karena aku tidak butuh validasi dari perempuan ini. Dia tertawa kecil. Suaranya seperti dering gelas kristal yang disorok merdu tapi kosong. "Celine," katanya. "Teman lama Bim
𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

0 suka

“Mau sampai kapan kamu diam aja di sini dan biarin Jati duduk sama sekretarisnya di sana?” Omongan Savira sontak memecah konsentrasi Vivian. Ia sadar kejanggalan muncul tiap kali Jati dan Rere terlihat bersama. Terlebih setelah kejadian kemarin saat Jati pulang pagi dan diantar Rere dalam keadaa
𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

0 suka

Bab 2 “Si a l! Berani sekali mereka melakukan ini semua sama gue. Mereka pikir gue be go!” Ma ki Aqeela setelah Junet menyerahkan bukti-bukti tentang perselingkuhan Romeo dan kejah atan lainnya. “Ini bukti kalau an ak Anda memang sudah ditukar. Suster itu langsung buka mulut begitu saya kata
𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

0 suka

Bab 1 "Rama?" Suaranya menggema di dinding-dinding yang mahal. Tidak ada jawaban. Tentu saja tidak ada. Naina meletakkan tas kerjanya di dekat tangga, melepas heels-nya satu per satu, dan berjalan menuju dapur dengan kaki yang pegal setelah dua belas jam berdiri, rapat, memimpin, memutu
𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

0 suka

"Aku Mayang. Aku dan Mas Andre saling mencintai." Aku tersenyum tipis mendengar pengakuan wanita yang berdiri di depan pintu rumahku yang mengenakan gaun merah menya-la yang menyilaukan pandangan. Beberapa saat sebelumnya, saat aku tengah mencuci piring dengan tenang, terdengar ketukan ke-ra
𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

0 suka

Part 1 "Ini perjanjian pranikah," katanya. Suaranya datar. Dingin. Seperti pengumuman di bandara. "Baca. Lalu tanda tangan." "Kita baru selesai akad nikah dua jam yang lalu, Bima." Suaraku tenang, bahkan menurutku sendiri terlalu tenang untuk situasi seperti ini. "Tamu-tamu kamu masih pada ma
𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

0 suka

Kisahku kayak drama cina yang lagi populer. Suami selingkuh, terus mau membo dohi istrinya mentah-mentah. Tapi ini kisahku, nggak akan aku biarkan donk. Bagaimana menurutmu? *** MEMBO DOHI GUN DIK SUAMIKU (GUN DIK ITU SALAH PILIH LAWAN) BAB 1 sheilaluktri Semua kejadian berjalan begi
𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

0 suka

Puluhan Tahun Hidup Mend erita, Ternyata Rahasia Besar Ibu Tersembunyi di Balik Liontin Usang Ini!" MANTAN ISTRIMU INI PEMILIK TAKHTA, MAS! (6) POV Laras "Ini peninggalan almarhumah ibu saya, Pak. Kenapa ya?" Lelaki itu tidak menyahut. Dia hanya menatap liontin itu dengan napas yang ter
𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

0 suka

"Makanya Gus, cepat-cepat kamu cariin ru mah buat Nesya. Jangan kelamaan ting gal di ru mah orang tuamu. Nesya ini anak gad is kami satu-satunya. Dia gak pernah ibu suruh mengerjakan pekerjaan ru mah. Jadi kamu juga harus segera cari pembantu buat Nesya. Kasihan kan istri kamu kalau pulang kerja hs
𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

0 suka

Bab 3: Dom pet yang Hilang Jam 1.30 dini hari. Tiba-tiba terdengar suara mobil berhenti di luar, aku segera mengintip dari jendela. Seorang wanita keluar dari mobil sambil mema pah Mas Bayu. Apa itu Nisa? Ternyata bukan. Rambutnya panjang terurai, dan ia memakai baju yang sangat sek si. T
𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

0 suka

DI SIK SA SUAMI DIPUNGUT MAFIA TAMPAN BAB 3 “Ratih!!! Mana sarapan? Kenapa meja makan masih kosong?” Suara teriakan itu meme cah pagi yang sunyi. Aku bangun kesiangan karena Dika agak rewel tadi malam. Mungkin karena aku juga yang sedang tidak baik-baik saja, jadi pengaruh ke ASI yang aku
𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

0 suka

Part 2 "Apa kamu bilang Mayang? Kamu me no lak la ma ran dari kami?" Bu Tari sontak berdiri dari duduknya menyebabkan gelang emasnya bergemerincing dengan riuhnya. "Iya Bu, saya me no lak lamaran Bagus an ak ibu. Mulai detik ini kita tidak ada hubungan lagi. Silahkan keluar dari ru mah ini.
𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

0 suka

Bab 2: S h o c k TOKO EMAS & PERMATA “SINAR ABADI” Jan tungku berhenti berdetak sesaat. Toko e mas? Seingatku, Mas Bayu tidak pernah membelikanku perhia san. Cincin kawin kami saja hanya perak sepuh e mas karena alasan bud get waktu itu. Dan dia bilang dia tidak punya u ang sepeser pun
𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

0 suka

BAB 2 “Tunggu sebentar!” “Ah, iya Ma. Nanti temani aku belanja ya. Ada banyak banget barang yang harus aku siapkan.” Tanpa perasaan Kak Tiara langsung me mo tong kata-kataku. “Iya, sayang. Nanti biar mama temani. Yuk, kita bahas ini di ka mar saja. Ratih, jangan lupa bereskan meja makan d
𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

0 suka

Bab 1 Aku tidak pernah menyangka, laki-laki yang dulu berjanji membahagiakanku justru menjadi lu ka ter da lam dalam hidupku. Angga Budiman. Namanya masih tertulis jelas di buku nikah kami, tapi kehangatannya sudah lama hilang. Kini yang tersisa hanya pria dingin yang gemar mencela. Dulu, saat
𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

0 suka

Part 1 "Mayang, apa hidangannya sudah siap? Jangan sampai keluarga Nak Bagus ke ce wa," bisik Pak Darmo cemas. "Sudah, Pak. Tenang saja," jawab Mayang lembut, meski jantungnya sendiri berdegup kencang. Setelah basa-basi, Pak Subroto berdehem menguasai ruangan. "Begini, Pak Darmo. Bagus da
𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

0 suka

"Aku membe likan perhi asan untuk ibu dan adikku. Padahal istriku juga sangat menginginkannya. Aku pikir dia akan pengertian. Tapi tak kusangka, dia melakukan satu tindakan yang membuat gem par satu kampung." Bab 1: Keju tan Dari Suami "Mas, aku cuma minta lima puluh ri bu," suaraku berge tar
𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

0 suka

Lihat lainnya
𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒
0Mengikuti
397Pengikut
64Suka dan simpan

𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

Postingan untuk yang suka membaca tulisan KBM. Bisa jasprom juga ya.