... Baca selengkapnyaAku dulu cuma tahu Vaseline Repairing Jelly itu buat tumit pecah-pecah atau bibir kering. Ternyata, kalau dipakai dengan cara yang benar di wajah, hasilnya lumayan kelihatan, terutama buat yang kulitnya kering, sensitif, atau sering ngelupas.
Pertama, aku selalu mulai dari cuci muka pakai facial wash yang lembut, bukan yang bikin keset banget. Setelah itu aku pakai toner ringan tanpa alkohol biar kulit siap nerima produk. Vaseline Repairing Jelly aku pakai sebagai langkah terakhir, kayak "pengunci" semua skincare. Jadi urutannya: face wash, toner, serum atau pelembap, baru tipis Vaseline Repairing Jelly.
Cara pakainya jangan tebal-tebal. Aku ambil sedikit saja, kira-kira seukuran biji jagung untuk satu wajah, terus aku fokuskan di area yang super kering, misalnya sekitar hidung, sudut mulut, atau pipi yang sering ngelupas. Kalau dipakai terlalu banyak, kulit bisa terasa berat dan berpotensi menyumbat pori, terutama kalau tipe kulitmu berminyak atau kombinasi.
Biasanya aku pakai di malam hari sebagai pelembap tambahan, bukan di siang hari. Di malam hari, kulit punya waktu buat regenerasi, dan jelly ini bantu "mengunci" kelembapan. Pagi harinya, ketika bangun, aku perhatiin kulit terasa lebih halus dan nggak seketarik biasanya. Tapi aku selalu pastikan langsung cuci muka lagi di pagi hari supaya sisa produk nggak numpuk.
Buat yang kulitnya cenderung berjerawat, aku saranin tes dulu di area kecil, misalnya di pipi bagian tertentu. Pakai tipis dan lihat reaksi kulit selama beberapa hari. Kalau muncul jerawat kecil-kecil atau komedo lebih banyak, mungkin produk ini kurang cocok buat dipakai di seluruh wajah, tapi masih bisa dipakai di area sangat kering seperti bawah mata (jangan terlalu dekat ke garis bulu mata) atau pinggir hidung.
Hal lain yang aku pelajari: Vaseline Repairing Jelly ini bukan krim pemutih, jadi jangan berharap kulit langsung putih. Fungsinya lebih ke memperbaiki skin barrier dan menjaga kelembapan. Kalau skin barrier kita sehat, kulit biasanya terlihat lebih cerah alami karena nggak terlalu merah, nggak bersisik, dan makeup lebih nempel.
Aku juga suka pakai teknik "slugging" sekali atau dua kali seminggu: setelah skincare malam lengkap, aku tutup wajah dengan lapisan sangat tipis Vaseline Repairing Jelly. Besoknya kulit keliatan lebih plump, tapi teknik ini nggak aku rekomendasiin buat yang punya kulit sangat berminyak.
Intinya, cara menggunakan Vaseline Repairing Jelly untuk wajah itu harus disesuaikan tipe kulit. Pakai tipis, fokus di malam hari, dan jadikan dia sebagai lapisan terakhir, bukan satu-satunya pelembap. Dengan cara ini, aku pribadi ngerasa kulit lebih jarang kering dan garis-garis halus di sekitar mulut sedikit tersamarkan karena lembapnya lebih terjaga.