... Baca selengkapnyaJujur, pertama kali diajak teman ngaliwet di Rancaekek aku langsung jatuh cinta sama konsepnya. Buat yang belum tahu, ngaliwet adalah tradisi makan bersama ala Sunda, biasanya nasi liwet dan aneka lauk disajikan di satu wadah besar (seringnya daun pisang), terus semua orang duduk melingkar dan makan bareng. Rasanya bukan cuma soal kenyang, tapi soal kebersamaan.
Di Rancaekek sendiri, makanan khas yang sering muncul pas ngaliwet itu sederhana tapi nagih. Biasanya ada nasi liwet yang dimasak pakai santan atau kadang cuma pakai bumbu sederhana, tapi wangi banget. Lalu di sekelilingnya ditata tempe dan tahu goreng yang garing di luar lembut di dalam, ikan goreng, sambal terasi yang pedasnya bikin nambah, tumis kangkung, tumis jengkol, plus sayuran hijau segar.
Yang bikin ngaliwet di sawah terasa spesial adalah suasananya. Angin sepoi-sepoi, pemandangan hijau, dan suara alam bikin makan jadi lebih nikmat. Aku pernah ngaliwet di pinggir sawah, alasnya daun pisang panjang, nasi liwet ditaruh di tengah, lalu lauk-lauk kayak tempe goreng, tahu goreng, sambal, tumis kangkung, tumis jengkol, dan lalapan disusun mengelilingi. Semua orang makan pakai tangan, saling suap, sambil ngobrol santai. Makanan rumahan khas Indonesia ini jadi kerasa hangat banget karena dimakan bareng.
Kalau kamu penasaran mau cobain makanan khas Rancaekek dengan cara ngaliwet, bisa mulai dari bikin versi rumahan dulu. Masak nasi liwet sederhana, siapkan lauk favoritmu: tempe dan tahu goreng, ikan goreng, sambal, tumis kangkung, dan jengkol kalau suka. Tata di atas daun pisang atau nampan besar, ajak keluarga atau teman, lalu makan bareng tanpa jaim. Menurutku, sensasi ngaliwet di sawah bisa sedikit kamu hadirkan dari suasana kebersamaan ini.
Buat aku pribadi, ngaliwet adalah cara menikmati makanan khas Sunda dengan lebih fun dan dekat. Nggak perlu makanan mewah, cukup lauk rumahan yang biasa kita makan sehari-hari, tapi karena dinikmati bersama, rasanya jadi 50/10. Kalau ada kesempatan main ke Rancaekek atau daerah Sunda lainnya, coba cari spot buat ngaliwet di sawah atau di halaman rumah. Dijamin pulang-pulang bukan cuma perut yang kenyang, tapi hati juga ikut bahagia.