pakian adat Papua Selatan/Kabupaten BovenDigoel
Pakaian adat Papua Selatan (suku Asmat, Marind, Mappi, Boven Digoel) semuanya berbahan alami: serat daun sagu, kulit kayu, rotan, bulu burung, kerang, dan pewarna alam.
🧍 Pria
- Cawat / Penutup pinggang: Dari kulit kayu atau serat sagu, sederhana, dada biasanya terbuka.
- Hiasan kepala (Ku Somer): Rajutan rotan/kulit kayu, dihiasi bulu kasuari atau cendrawasih — tanda keberanian dan status.
- Hiasan tubuh: Lukisan dari tanah merah, kapur, arang; ukiran kulit atau kalung taring babi/kerang.
🧍♀️ Wanita
- Pumot (rok rumbai): Panjang, dari serat sagu kering yang dianyam, menjuntai ke bawah.
- Sali: Penutup dada dari anyaman serat atau kulit kayu halus.
- Kalung/Gelang: Dari biji-bijian, cangkang kerang, atau manik-manik alami.
✨ Ciri Khas
- Tidak pakai koteka (khusus pegunungan), semua rumbai dan anyaman.
- Warna: putih (kerang), merah (tanah), hitam (arang) — simbol hubungan dengan alam & leluhur.
- Dipakai di upacara adat, tarian, atau penyambutan tamu.









































































