Sekilas #infoblitar - Seorang pria lanjut usia tanpa identitas jelas ditemukan meninggal dunia di depan salah satu kios di Pasar Legi, Jalan Kerantil, Kelurahan Sukorejo, Kota Blitar, pada Senin (1/9) pagi sekitar pukul 08.30 WIB.
Korban merupakan seorang pria berusia sekitar 70 tahun yang sehari-hari dikenal sebagai pengemis di Pasar Legi. Dari hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara, korban meninggal karena sakit.
Penemuan mayat pertama kali dilaporkan oleh seorang pedagang. Ia terkejut saat mendapati korban duduk dengan posisi kepala menunduk di depan kiosnya. Setelah dipastikan tidak bergerak, pemilik kios bersama saksi lain, kemudian menghubungi kepala pasar dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sukorejo. Jenazah kemudian dievakuasi menggunakan ambulans PMI menuju RS Mardi Waluyo Blitar untuk dilakukan visum.
#blitar #kotablitar #pasarlegi
Pasar Legi di Kota Blitar bukan hanya menjadi pusat aktivitas perdagangan, tapi juga tempat berkumpulnya berbagai lapisan masyarakat, termasuk warga lanjut usia seperti korban yang saya ceritakan. Saya pribadi sering berkunjung ke Pasar Legi dan memperhatikan sejumlah lansia yang hidup sederhana dan kadang mengharapkan belas kasihan pengunjung pasar sebagai penghasilan harian mereka. Kejadian meninggalnya pria tersebut mengingatkan saya tentang pentingnya perhatian sosial kepada para lansia yang kurang beruntung. Situasi di sekitar kios Pasar Legi juga sangat ramah dan pedagang pun cepat tanggap saat menemui kondisi tidak biasa, seperti yang terjadi pada saat ditemukan korban. Ambulans PMI yang datang dengan cepat menunjukkan adanya koordinasi yang baik antar pihak terkait untuk menangani situasi darurat. Hal-hal ini memperlihatkan bahwa masyarakat sekitar Pasar Legi memiliki rasa kepedulian tinggi, meskipun mereka juga menghadapi berbagai tantangan ekonomi dan sosial. Semoga kejadian ini membuka perhatian lebih kepada para lansia dan mendorong program yang proaktif dalam membantu mereka yang membutuhkan di Kota Blitar.
























































