Replying to @Meca Mobil Dilansir dari radio andika - Daihatsu Espass warna merah terbakar di SPBU Desa Duren Kecamatan Talun Kabupaten Blitar siang tadi. Pengemudi bernama MIFTAH, warga Selorejo Blitar mengalami luka bakar di tangan, kaki dan dahi.
Awalnya pemilik mobil mengisi pertalite. Saat pengisian belum selesai, MIFTAH menyalakan mobil. Tiba-tiba terdengar suara ledakan dari bawah mobil dan muncul percikan api. Diduga terjadi korsleting listrik. Melihat insiden tersebut, 3 karyawan SPBU sigap mendorong dan menjauhkan mobil ke luar area SPBU. Sementara pengemudi keluar dari dalam mobil. Petugas SPBU lalu memadamkan api menggunakan APAR, namun api tidak juga padam hingga mobil damkar tiba di lokasi.
Kata Kapolsek Talun Polres Blitar IPTU INDRAYANA, satu korban yang mengalami luka bakar, dibawa ke RS Medika Kanigoro untuk mendapatkan perawatan medis
video kirimane rzals
Insiden kebakaran mobil yang terjadi di SPBU Desa Duren, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar ini menjadi peringatan penting bagi para pengendara dan petugas SPBU mengenai risiko keamanan saat pengisian bahan bakar. Dalam kejadian tersebut, mobil Daihatsu Espass warna merah terbakar saat pemiliknya sedang mengisi pertalite. Korban, Miftah, sempat menyalakan mesin mobil ketika pengisian bahan bakar belum selesai, yang menyebabkan suara ledakan dan percikan api dari bawah mobil. Diduga kuat penyebabnya adalah korsleting listrik yang terjadi pada sistem kelistrikan mobil. Kasus ini menggarisbawahi pentingnya mematuhi prosedur keselamatan saat mengisi bahan bakar, seperti memastikan mesin kendaraan dalam kondisi mati dan tidak menyalakannya sampai pengisian selesai. Selain itu, APAR (Alat Pemadam Api Ringan) yang tersedia di SPBU perlu selalu siap dan dapat digunakan secara cepat untuk meredam api agar tidak menyebar lebih luas. Respons cepat dari tiga karyawan SPBU yang mendorong kendaraan ke luar area pengisian untuk mengurangi risiko serta upaya pemadaman awal oleh petugas setempat juga sangat krusial dalam mencegah kerugian lebih besar. Namun, kebakaran tetap tidak bisa padam tanpa bantuan mobil pemadam kebakaran. Korban luka bakar di tangan, kaki, dan dahi langsung dilarikan ke RS Medika Kanigoro untuk mendapatkan perawatan intensif. Kejadian ini juga menjadi pengingat untuk selalu memeriksa kondisi kelistrikan kendaraan secara berkala dan menghindari modifikasi listrik yang tidak standar guna mencegah potensi korsleting. Kepolisian dan pihak SPBU diharapkan dapat meningkatkan edukasi dan penegakan protokol keselamatan di fasilitas bahan bakar demi mencegah kasus serupa di masa mendatang. Kesadaran dan kehati-hatian para pengguna kendaraan serta kesiapsiagaan petugas sangat penting agar SPBU tetap menjadi tempat yang aman bagi masyarakat.

























