Aku lagi berandai-andai.. #Seandainya tabungan udah mencapai 100jt (aminin aja dulu) menurut kalian mending buat DP rumah atau beli mobil dulu yak? saat ini aku lagi tinggal bareng mertua, anakku udah 2..
aku mau tau dong dari sudut pandang kalian lebih baik yg mana dulu yg di prioritasin..
... Baca selengkapnyaAku tuh mulai serius mikirin soal tabungan 100jt ini sejak anak kedua lahir. Rasanya kebutuhan makin banyak, tapi keinginan juga makin banyak. Di satu sisi pengen banget punya rumah sendiri, di sisi lain pengen punya mobil biar aktivitas sama anak-anak lebih aman dan nyaman.
Kalau dipikir realistis, buat aku pribadi DP rumah itu investasi jangka panjang banget. Rumah bisa naik harga, bisa jadi aset, dan yang paling kerasa adalah rasa bebas ketika nggak numpang lagi di rumah mertua atau orang tua. Ada ruang buat ngatur aturan rumah sendiri, kamar anak bisa diset sesuai kebutuhan, dan privasi sama pasangan juga lebih terjaga. Apalagi kalau sekarang masih sanggup nyicil, mungkin mending dimulai sedini mungkin sebelum biaya rumah makin naik.
Tapi aku juga nggak bisa menutup mata, punya mobil, apalagi kalau keluarga udah 4 orang, itu kerasa banget manfaatnya. Anak-anak kalau diajak keluar nggak kepanasan dan kehujanan, belanja bulanan jadi lebih gampang, dan kalau ada keadaan darurat bisa langsung berangkat tanpa nunggu kendaraan online. Cuma yang perlu diingat, setelah beli mobil, pengeluaran nggak berhenti di situ. Ada biaya pajak, bensin, servis berkala, dan kalau mobilnya kredit, ya cicilan tiap bulan juga harus kuat.
Makanya sekarang aku coba breakdown kebutuhan dulu. Kalau kondisi tinggal sama mertua masih nyaman, hubungan baik, dan nggak ada drama berarti, mungkin aku akan lebih condong pakai 100jt itu sebagai DP rumah. Walaupun nantinya harus hidup lebih sederhana karena ada cicilan KPR, tapi aku ngerasa itu sepadan sama rasa tenang punya tempat tinggal sendiri. Sambil jalan, baru pelan-pelan nabung lagi buat kendaraan.
Sebaliknya, kalau rumah mertua sudah terasa sumpek, sering konflik, atau anak-anak sudah butuh ruang gerak lebih luas, rumah jadi terasa jauh lebih prioritas dibanding mobil. Mobil masih bisa disiasati dengan sewa, pakai transportasi umum, atau ojol. Sementara kenyamanan tinggal sehari-hari itu ngaruh ke mental dan hubungan dalam keluarga kecil kita.
Aku juga belajar bikin simulasi kasar. Misalnya, kalau 100jt dipakai DP rumah tipe kecil di pinggir kota, kira-kira cicilan per bulan berapa dan masih sanggup nggak kalau dibandingkan penghasilan? Lalu kalau 100jt dipakai beli mobil bekas yang layak pakai, setelah itu tiap bulan kira-kira keluar berapa buat bensin dan perawatan. Dari situ kerasa mana yang lebih berat dan mana yang lebih bisa di-handle sekarang.
Intinya, nggak ada jawaban yang 100% benar atau salah, karena tiap keluarga kondisinya beda. Cuma dari sudut pandang aku sebagai ibu dengan dua anak dan masih tinggal bareng mertua, punya rumah sendiri dengan DP dari tabungan 100jt itu kelihatannya lebih urgent, sedangkan mobil bisa menyusul setelah kondisi keuangan agak lega. Tapi kalau kamu sering bepergian jauh, pekerjaan butuh mobil, atau orang tua sakit dan perlu sering kontrol, mobil bisa jadi prioritas dulu.
Kalau kamu di posisi yang mirip, mungkin bisa mulai dengan jujur nanya ke diri sendiri: apa sih yang paling bikin kamu nggak tenang sekarang? Tinggal numpang atau mobilitas yang ribet? Jawaban dari situ bisa bantu nentuin, 100jt ini mending lari ke DP rumah atau beli mobil dulu.
aku pilih beli rumah,kalau mobil mah gampang,masih ada grab..😂😂😂