"Mbak MRT!" teriak seorang pria menyentakku.

"Eh, Mas-mas yang tadi, ya."

Dia tersenyum lebar. "Ketemu lagi kita. Tadi saya mikir, kalau sampai 3 kali ketemu sama Mbak lagi, kita harus kenalan."

"Dunia sempit, ya, Mas. Saya Ayusha."

"Saya Adiguna. Panggil aja Adi atau Adiguna, hm Adi aja, deh."

Aku terkekeh. "Oke, Mas Adi. Salam kenal."

Dia mengangguk seraya tersenyum.

"Aduh, pengennya ngobrol, tapi saya harus buru-buru, nih. Pesawat saya sebentar lagi."

"Oh, iya, iya, Mas Adi, silakan. Semoga selamat sampai tujuan."

Dia melambaikan tangan, lalu berjalan pelan. Setelah beberapa langkah, dia berbalik.

"Ayusha, kalau sekali lagi kita ketemu, saya akan tanya nomor hp kamu! Dah..." katanya dengan senyuman terpatri di wajahnya.

Aku membalas dengan senyum tipis. Kata-katanya manis dan hangat, sehangat teh chamomile yang diberikannya. Namun, hatiku masih meringis kesak itan lantaran baru putus cinta yang statusnya masih menggantung.

Harapanku, kata-kata manis dari orang asing yang baru kukenal secara acak hari ini, kudengar dari mulut Mas Erwin. Namun, pria itu memilih bungkam.

Hari berganti. Tak terasa sudah satu minggu berlalu. Sore ini, aku janjian dengan Mas Erwin.

Mas Erwin menyerahkan ponselnya.

"Apa ini, Mas?"

"Lihat aja. Itu kamu, kan?"

Aku melihat dengan seksama. Kuperbesar foto. Iya, memang itu aku sedang berdiri sambil tersenyum. Latar belakang fotonya terlihat familiar.

"Ini alasan kamu minta putus? Restu dari Mama cuma alasan, kan?"

"Maksud, Mas Erwin apa, sih?"

"Lihat aja fotonya! Kamu senyum-senyum sama cowok lain. Gimana aku nggak meradang?"

"Bandara?" tanyaku memastikan.

"Ya Allah, Mas. Itu aku ketawa sama orang yang gak dikenal. Baru ketemu hari itu. Beneran gak kenal." kataku dengan yakin.

Mas Erwin bergeming.

"Aku nggak tahu harus gimana, Sha. Mungkin, restu dari Mama jadi menunjukkan segalanya. Bahwa kamu mungkin bukan orangnya..."

"Tunggu, tunggu, Mas. Aku sama sekali nggak selingkuh, ya. Aku minta putus karena Mama kamu whatsapp aku. Terang-terangan nggak mau aku jadi mantu beliau. Kalau sudah begitu, aku bisa apa, Mas?"

"Cari cowok lain mungkin, Sha." katanya sambil mengendikkan bahu dengan ekspresi mencibirku.

"Mas! Teganya kamu nuduh aku yang engga-engga. Kita udah kenal hampir 8 tahun, loh. Mas tahu aku kayak gimana."

"Tahu. Kamu ambisius. Eg ois. Terlalu gengsi. Tapi, juga realistis. Karena ngga dapat restu dari Mama, kamu mundur karena kamu ngga mau menghabiskan energi untuk berjuang sama aku lagi."

"Mas..."

"Dari awal, kamu ngga pernah kasih aku kesempatan untuk bantu kamu. Bukan karena ngga mau nyusahin, tapi lebih ke kamu ngga percaya aku. Kamu maunya berjuang sendiri. Kamu gengsi untuk bilang kalau kamu ngga punya uanng sepeser pun buat makan dulu. Selalu aku yang harus putar otak untuk bantu kamu, ngertiin rasa gengsi kamu. Sekarang, giliran aku minta kamu ngertiin aku dan Mama, kamu malah mundur."

Air mata yang sedari tadi mengembun di sepasang mataku, akhirnya luruh. Lelaki di depanku ini sukses mengulitiku.

"Aku speechless, Mas. Percuma aku jelasin karena kamu pasti nggak mau dengar. Rasa simpati, toleransi, pengertian, dan sabar di antara kita kayaknya udah habis jadi yang tersisa tinggal rasa kesal dan saling menyalahkan. Udah paling bener, kita jalan masing-masing, Mas."

Aku menghela napas sambil menunduk.

"Eh, Mbak MRT di sini juga? Ayusha? Kita ketemu lagi, kan, benar kata saya, udah 4 kali, loh."

Aku dan Mas Erwin serempak menoleh ke arah suara laki-laki di depan kami.

Teh chamomile!! Iya, laki-laki yang baru kukenal di Singapura yang mentraktirku secangkir teh hangat. Dia yang dicurigai Mas Erwin adalah seling kuhanku. Oh my goodness, kenapa dari sekian hari, dia harus muncul di sini, pada waktu aku sedang dalam mode serius dengan Erwin? Yang tertuduh pula.

Mas Erwin berdiri dari duduknya. Wajahnya merah. Sejurus kemudian, sebuah tin ju melayang di pipi si teh chamomile yang aku lupa namanya.

Bukk!!!

"Mas!!!"

Judul: Diting galkan Calon Suami, Dinikahi CEO Kaya

Penulis: gigha1989

#Gigha1989

#KBM

#Novel

1/22 Diedit ke

Posting terkait

3D STICKERSDECO with Mbak Rempi
Stickers pertama yang buat aku masuk ke dunia tempel menempel #MyJourney #3DStickers #DecoStickers
Mbakrempiarchive ✨🌷

Mbakrempiarchive ✨🌷

1 suka

makeup ala mbak Andriana Lima😱👀
gimana guyss, udah cocok belum jadi mbak Andriana nih🤭🤭, apa cocoknya jadi aku aja nih ahaha, dengan versi lokal yakann #DapurLemon8 #BudeLemon8 #adrianalima #makeuptutorial #gampangbanget
Senj4n1✰ ☼ ⋒

Senj4n1✰ ☼ ⋒

3 suka

Mbak Santi, sosok legendaris di USM Gedung lama
Kalau kamu pernah sering berada di area PKM gedung lama saat malam, mungkin kamu pernah dengar nama ini. “Mbak Santi.” --- Cerita tentang sosok itu sudah lama beredar di kalangan mahasiswa lama. Biasanya muncul saat obrolan tengah malam, terutama dari mereka yang pernah lembur kegiata
Kennam

Kennam

8 suka

Seorang pria tersenyum lebar menghadap kamera, mengenakan kaus hitam polos, dengan sepeda terlihat samar di latar belakang.
Seorang pria tersenyum sambil menutupi sebagian mulutnya dengan tangan, mengenakan kaus berwarna cokelat gelap.
Seorang pria tersenyum cerah sambil menyentuh rambutnya, mengenakan kaus hitam bertekstur, dengan tirai gelap di latar belakang.
gift buat mbak mbak
#liuxiaoxu #fyp #fyppppppppppppppppppppppp #fypシ #fypage
Liu Xiao xu

Liu Xiao xu

13 suka

Gambar menampilkan batu nisan Namiyah binti Ibrahim Assegaf dan Ibrahim Assegaf, dengan bunga di atasnya. Di sampingnya, wajah seorang wanita yang tampak sedih dan menangis, kemungkinan Najwa Shihab, disertai pesan mengharukan tentang kehilangan suami dan anak perempuannya yang dimakamkan bersama.
turut berduka cita untuk mbak nana dan keluarga.
Di Tempatkan Satu Liang Lahat, Najwa Shihab Tulis Pesan Mengharukan Untuk Alm Suami Dan Anaknya 😔🥀 #najwashihab #ApaKabarDunia #Lemon8Club
mama Azzam

mama Azzam

13 suka

Tiga orang berpose di depan dinding putih, terdiri dari seorang pria di tengah dengan hoodie merah dan dua wanita di sampingnya mengenakan kostum tari tradisional Indonesia berwarna hitam, emas, dan merah, lengkap dengan riasan dan hiasan kepala. Tulisan 'mbak mbak idola' terlihat di gambar.
mbak mbak idola
pemburu hiburan dan seni

pemburu hiburan dan seni

2 suka

DAILY MBAK MBAK JAWA DENGAN PLAYLIST JAWANYA ITU
#RealitaDewasa #MyJourney #vlogmyday #vlog #vlogdaily
ningrum

ningrum

2 suka

Foto ai nya cantik banget, mbak² jawa 🥰😍
전한니

전한니

4 suka

Seorang wanita berhijab biru dan baju biru muda sedang bekerja di depan komputer di sebuah toko grosir yang penuh dengan rak-rak berisi berbagai produk kemasan.
layanin consumers dg senyuman jg y mbak
kindykul

kindykul

1 suka

Sebuah buku berjudul 'Curhat Bareng Mbak Zulia' karya Zulia Ilmawati, S.Psi, dari penerbit Al Azhar Freshzone, diletakkan di atas rumput sintetis hijau. Sampul buku menampilkan seorang wanita berhijab dan kacamata yang tersenyum.
Curhat Bareng Mbak Zulia
Curhat Bareng Mbak Zulia ISBN : 978-602-7986-27-5 Penulis : Zulia Ilmawati, S.Psi Cover : soft cover Isi : 248 halaman Ukuran : 13,5x20,5 cm Penerbit : Al Azhar Freshzone Berat : 220 g Harga : 43k "Mbak, teman-teman saya yang perempuan sudah mulai banyak yang mengenakan jilbab. Da
Pustaka Syabab

Pustaka Syabab

3 suka

respect buat mbaknya👏👏👏
Agoenk Widodo

Agoenk Widodo

1 suka

Kios Klopo Mbak En🏝
#RamadhanGuide #MomenBerharga #MauTanya #fypシ #tuban
BAKUL KLOPO MBAK EN

BAKUL KLOPO MBAK EN

2 suka

Pesona cinlok mas mbak SPPG MBG
Relawan Cantik dan Ganteng Relawan MBG di SPPG Bojongsoang Cijagra 🇮🇩 Capek tapi tetap senyum ❤️ Semoga selalu sehat & dilancarkan 🙏 🎥 Credit: @SPPG Bojongsoang Cijagra #MBG #RelawanMBG #FYP #ViralTerbaru
@MBGVibesIndonesia

@MBGVibesIndonesia

3 suka

semoga husnul khotimah ya mbak
erna0705

erna0705

3 suka

Lihat lainnya