Setelah 20 tahun dimadu, istriku menggugat cerai, aku pikir selama ini dia baik-baik saja, tapi ternyata...

Part acak

"Abi kenapa? Kok kelihatannya lelah sekali? Ada masalah di Cirebon? Cerita sama aku, Bi. Jangan dipendam sendirian. Siapa tahu aku bisa bantu menenangkan."

Arfan menghela napas berat. Ia akhirnya menceritakan semuanya. Tentang permintaan cerai Aisyah, tentang amplop coklat itu, tentang kemar ahan yang selama ini terpendam di balik senyum istrinya.

Di balik sifat liciknya, Nadia menampilkan akting terbaiknya. Matanya berkaca-kaca, menunjukkan ekspresi simpati dan kesedihan yang mendalam. "Ya Allah, Bi… Astaghfirullah. Tega sekali Mbak Aisyah. Kenapa dia melakukan ini di saat kita sudah tua? Seharusnya ini waktunya kita menikma ti hidup tenang dan damai."

"Abi juga tidak mengerti, Nadia. Abi pikir dia sudah ikhlas selama ini," keluh Arfan, suaranya parau.

"Mungkin dia hanya sedang em osi, Bi," bujuk Nadia, suaranya dibuat selembut mungkin. "Begini saja, biar nanti aku yang bicara baik-baik sama Mbak Aisyah. Aku akan memohon padanya, bersujud di kakinya kalau perlu. Aku akan memintanya untuk mencabut gugatan itu demi kebaikan kita semua. Aku rela dimadu selamanya, asalkan rum ah tangga Abi tetap utuh."

Arfan menggeleng lemah. "Tidak mungkin, Nadia. Kamu tahu sendiri Aisyah. Dia sangat keras kepala. Kalau sudah memutuskan sesuatu, tidak akan ada yang bisa mengubahnya."

Nadia tersenyum tipis, sebuah senyum yang tidak dilihat Arfan. Ia mendekatkan dirinya, berbisik dengan nada manja yang menghibur. "Alhamdulillah ya, Bi. Untung istri Abi yang ini tidak keras kepala. Aku kan penurut, apa kata Abi, aku selalu ikut. Sudah, Abi jangan pusing lagi. Di sini, Abi bisa istirahat dengan tenang." Ia menyandarkan kepalanya di bahu Arfan, memberikan penghiburan palsu yang justru semakin menegaskan kemenangan semuanya.

Sementara itu, di Cirebon, ru mah Aisyah tidak lagi sunyi. Satu per satu, putri-putrinya datang.

Aisyah tidak banyak bicara. Ia hanya memeluk putri-putrinya satu per satu, menyalurkan kekuatan dalam diam. Lalu, ia meletakkan buku harian bersampul batik itu di tengah-tengah mereka. "Bacalah," hanya itu yang ia katakan sebelum undur diri ke dapur, memberi mereka ruang.

Mereka membacanya bergantian, dengan suara keras agar Azizah bisa ikut mendengar.

Buku harian itu telah berbicara lebih banyak dari yang bisa Aisyah katakan. Setelah halaman terakhir dibaca, keheningan menyelimuti ruangan, hanya dipe cah oleh isak tangis mereka.

"Pengecut! Dia pengecut!" desis Azalia, memu kul sofa dengan kepalan tangannya. "Dia membiarkan Umi menderita sendirian selama ini demi citranya yang sempurna!"

"Jadi Abi yang kita kenal… Abi yang selalu kita banggakan… itu bohong?" suara Annisa terdengar seperti an ak kecil yang kehilangan dunianya.

"Bukan bohong, Nisa," sahut Azizah dari layar ponsel, wajahnya basah oleh air mata. "Lebih buruk dari itu. Dia membangun citra kesempurnaannya di atas puing-puing hati Umi."

"Sudah," kata Alifa, mencoba tegar meski air matanya terus mengalir. "Yang paling penting sekarang Umi. Bukan Abi. Kita harus kuat untuk Umi."

Ending di KBMApp

Judul : Demi A nak-a nak, Umi Rela Dimadu

Penulis : Yasmine Bening

#YasmineBening

#Novel

#KBM

1/27 Diedit ke

... Baca selengkapnyaMenghadapi kenyataan bahwa istri menggugat cerai setelah lama hidup dalam poligami memang sangat berat. Dari pengalaman pribadi dan cerita-cerita yang pernah saya dengar, tidak mudah bagi seorang suami dan istri untuk menjalin hubungan poligami yang harmonis jika komunikasi dan kejujuran tidak terjaga dengan baik. Dalam kisah ini, terlihat bahwa ada ketegangan yang tidak terselesaikan selama bertahun-tahun, yang akhirnya meledak menjadi gugatan cerai. Rasa lelah, kepahitan, dan pengkhianatan menjadi tema utama, terlebih ketika sikap salah satu istri yang licik berhasil memanipulasi situasi. Hal ini menunjukkan bahwa poligami bukan sekadar soal berbagi pasangan, tapi bagaimana setiap pihak dapat memahami dan menghargai perasaan satu sama lain. Selain itu, dukungan anak-anak kepada sang ibu sangat penting. Anak-anak yang membaca buku harian sang ibu seolah membuka mata mereka terhadap penderitaan yang selama ini tersembunyi. Ini mengajarkan kita bahwa komunikasi dalam keluarga, termasuk antar generasi, sangat vital untuk menjaga keutuhan dan kebahagiaan rumah tangga. Jika Anda atau orang terdekat sedang berada dalam situasi serupa, penting untuk mencari bantuan dan berbicara secara terbuka. Konseling keluarga atau pendampingan profesional bisa sangat bermanfaat untuk menyelesaikan konflik yang ada. Saya berharap kisah ini dapat menjadi pembelajaran penting bahwa dalam hidup berumah tangga, apapun bentuknya, kejujuran, empati, dan komunikasi merupakan kunci utama untuk mengatasi masalah yang muncul. Jangan biarkan rasa sakit menjadi rahasia yang memisahkan, tapi jadikan itu sebagai kekuatan untuk memperbaiki dan menjaga hubungan.

Posting terkait

Pasangan suami istri memegang hasil USG dan alat tes kehamilan positif, dengan judul "Promil ku Berhasil Setelah penantian 2 Tahun" dan foto wanita berhijab di sudut kanan bawah.
Pasangan suami istri di latar belakang, dengan teks "Jaga Makan" yang berisi saran untuk mengurangi gula, tepung, dan jajan, serta memperbanyak protein dan sayur.
Pasangan suami istri di latar belakang, dengan teks "Jaga Tidur" yang berisi saran untuk tidur cukup, tidak begadang, dan bangun pagi.
Promil ku Berhasil Setelah penantian 2 Tahun
Perjalanan 2 tahun penuh doa, usaha, dan harapan akhirnya terjawab! ❤️ Dari yang dulu cuma bercanda, ‘Kapan ya jadi tim begadang lagi?’, dan sekarang beneran jadi tim begadang lagi🤭. Ternyata semua butuh waktu dan kesabaran, tapi hasilnya manis banget! Untuk yang masih berjuang, jangan pernah menye
Skmwti250

Skmwti250

90 suka

Gambar menunjukkan tes kehamilan positif dengan dua garis, dipegang oleh tangan, dengan pasangan pria dan wanita di latar belakang. Teks di atasnya bertuliskan "No.3 sering dilupakan yang IRT 31 th lakukan ketika tau HAMIL".
Gambar menampilkan layar mesin USG yang menunjukkan hasil pemindaian janin. Teks di atasnya berbunyi "1. PERIKSA KE DOKTER OBGYN ATAU BIDAN" dan menjelaskan pentingnya pemeriksaan untuk validasi kehamilan.
Gambar menunjukkan ikon tiga aplikasi pelacak kehamilan: Pregnancy+, Diary Bunda, dan Flo. Teks di atasnya bertuliskan "2. DOWNLOAD APLIKASI KEHAMILAN" untuk memantau perkembangan janin.
Lakukan ini setelah positif hamil
Hi #lemon8irt Umur berapa bertanya kali hamil moms? Kalau aku pertama kali #CeritaDiBalikUsia hamil umur 25 th kalau gak salah. Kedua kali diumur 31 tahun. Dan ini adalah hal yang aku lakukan setelah tau kalau aku hamil. 1. Periksa ke obgyn atau bidan. Setelah positif hamil pakai Te
Lina

Lina

80 suka

Gambar ini menampilkan telinga seseorang yang mengenakan anting stud kecil berwarna bening. Terdapat teks 'PAKAI ANTING LAGI' dan '20 tahun Buntet', menunjukkan pengalaman memakai anting kembali setelah lubang telinga tertutup selama dua dekade.
Tindik anting setelah 20 tahun
Jadi Lemoners aku memutuskan buat pakai anting lagi setelah kemarin hampir 20 tahun telingaku buntet gara-gara aku males pake anting, kalian pernah ngalamin juga ndak sampe telinganya buntet? #Lemon8Festival #ceritaIRT #2025LebihKuat #HarusGimana #RateKehidupanKu
Shin Da Ru

Shin Da Ru

10 suka

Lihat lainnya