Bab 1

"Angkat kaki sekarang juga, ru mah ini sudah resmi jadi milikku!"

"Apa maksudmu, Ramdan? Ini malam takbiran," lirihku. Suaraku tercekat di tenggorokan yang tiba-tiba kering.

"Tidak ada lebaran di ru mah ini untukmu! Mas Sholeh sudah memberikan ru mah ini padaku secara resmi. Ini suratnya!" Ramdan mengibaskan selembar kertas di depan wajahku.

"Dedi, tolong Ibu, Nak. Pamanmu sudah gi la," ucapku dengan sisa tenaga.

Dedi tidak bergerak. Dia justru membuang muka, menghindari tatapanku.

Sementara istrinya, Siska, melangkah maju sambil melipat tangan di da da.

Senyum meremehkan terukir jelas di wajahnya yang dipoles riasan tebal.

"Ibu jangan drama. Dedi sudah tahu soal ini. Lagipula, Ibu sudah tua, buat apa ting gal di ru mah sebesar ini sendirian? Hanya akan jadi beban kami untuk mengurusnya," sahut Siska ketus.

Dedi terdiam. Siska menarik lengan suaminya dengan kas ar. "Ayo cepat, Mas! Jangan lama-lama. Aku malu kalau dilihat tetangga lama-lama mengurusi orang tua keras kepala ini."

"Lihat baik-baik tanda tangan di surat ini, Suci! Mas Sholeh sendiri yang menandatanganinya sebelum mampus!" teriak Ramdan.

Aku memandang tanda tangan di kertas itu. Mataku yang kabur karena air mata mencoba fokus. Ada yang aneh. Garisnya terlalu kaku, tidak seperti goresan tangan suamiku yang selalu tegas di setiap lekukannya.

"Kau memalsukannya, Ramdan. Mas Sholeh tidak mungkin melakukan ini padaku," bisikku sambil mencoba mengambil foto itu dari lantai.

"Lapor saja ke polisi kalau mampu! Bayar pengacara pakai apa? Pakai ketupat basi ini?" Ramdan menginjak pinggiran foto itu hingga bingkainya patah total.

Pria itu kemudian mencengkeram lenganku, menyeretku paksa menuju pintu depan. Siska dan Dedi mengikuti di belakang, membawa koperku seolah-olah aku adalah tamu yang tak diinginkan di ru mahku sendiri.

Hujan rintik mulai turun, membasahi bumi yang tengah merayakan kemenangan. Di depan pagar, beberapa tetangga mulai keluar karena mendengar keributan. Mereka berbisik-bisik, menunjuk ke arahku yang terseret keluar.

"Bapak, Ibu semua! Lihat ini!" teriak Ramdan pada tetangga. "Kakak ipar saya ini ternyata sudah lama tidak waras. Dia mencoba menguasai harta keluarga secara ileg al. Terpaksa saya amankan!"

Ramdan mengayunkan tangannya, melempar koper tuaku ke aspal yang basah. Aku terdorong hingga jatuh terduduk di atas dinginnya jalanan. Mukena ku yang putih kini kotor terkena cipratan lumpur.

Dedi masuk ke dalam mobil Avanza putih milik almarhum Suamiku. Dia menyalakan mesin, lampu sorotnya menyilaukan mataku yang sembab. Tanpa kata pamit, dia memacu mobil itu pergi, mening galkan ibunya yang merayap di tanah.

"Pulanglah ke lubang mana pun asal jangan di sini!" Ramdan meludah ke arah jalanan, lalu membanting pagar besi ru mah itu dengan keras. Gedub rak!

Aku sendirian di bawah guyuran hujan. Suara takbir "Allahu Akbar" terasa mencekat ulu hati. Aku berdiri perlahan, mengabaikan pe rih di lututku yang lecet. Aku tidak menangis lagi. Air mata sudah tidak cukup untuk membayar penghinaan ini.

Tanganku merogoh saku daster yang tersembunyi di balik mukena kotor. Aku meraba sebuah ponsel lama yang layarnya sudah retak, namun masih menyala. Di dalamnya tersimpan satu nomor rahasia yang tidak pernah diketahui oleh Dedi, apalagi Ramdan.

"Sholeh, singa-singamu akan pulang," gumamku dingin.

Saat aku hendak melangkah menjauh, sebuah deru mesin mobil mewah terdengar dari ujung gang. Suaranya berat dan berwibawa, memecah kesunyian malam lebaran yang kelam. Sebuah mobil hitam panjang dengan pelat nomor yang tak biasa perlahan melambat tepat di depanku.

Cahaya lampu mobil itu menerangi mukenaku yang berlumuran lumpur. Pintu mobil terbuka, dan sebuah sepatu bot hitam yang mengilap menyentuh aspal. Aku tahu, detik ini juga, neraka baru saja berpindah alamat ke ru mah almarhum suamiku.

🌷🌷🌷

Judul : Lebaran Terakhir di ru mah Ibu

Karya : Vina Ivantina

Baca selengkapnya di KBM App

#VinaIvantina

#LebaranTerakhirdiRumahIbu

#KBM

#Novel

3/23 Diedit ke

... Baca selengkapnyaPengalaman seperti yang dialami Bu Suci dalam cerita ini sungguh memilukan dan membuka wawasan saya tentang pentingnya perlindungan hak-hak orang tua dalam keluarga. Saya pernah membaca beberapa kasus serupa di mana anggota keluarga tua justru diperlakukan tidak adil, bahkan diusir dari rumah yang selama ini menjadi tempat mereka bernaung. Konflik yang terjadi di malam takbiran, saat seharusnya keluarga bersatu merayakan kemenangan, malah menimbulkan luka dan air mata. Hal ini mengingatkan saya betapa kompleksnya hubungan keluarga dan betapa seringnya harta menjadi sumber perselisihan yang tajam. Apalagi, dalam cerita ini ada indikasi pemalsuan surat warisan, yang menunjukkan bahwa konflik bukan hanya masalah emosional, tetapi juga hukum. Ini menggarisbawahi pentingnya memastikan dokumen resmi dan wasiat dikelola dengan benar serta dilindungi secara hukum agar tidak disalahgunakan. Saya juga merasa terkesan dengan karakter Bu Suci yang tetap tegar meskipun menghadapi penolakan dan penghinaan, serta bagaimana ia menyimpan nomor rahasia sebagai harapan terakhir untuk mendapatkan bantuan. Kadang dalam kehidupan nyata, memiliki satu dukungan rahasia atau bantuan dari luar keluarga bisa sangat berarti untuk mengatasi konflik internal yang pelik. Melalui kisah ini, saya belajar bahwa menjaga komunikasi keluarga dan memiliki bukti sah yang jelas tentang hak atas harta bisa menghindarkan kita dari kerugian serius. Sedangkan dari sisi emosional, penting untuk tetap kuat dan mencari bantuan saat menghadapi tekanan dan ketidakadilan, agar kisah tragis seperti ini tidak semakin sering terjadi di masyarakat kita.

1 komentar

Gambar Bunda Rina
Bunda Rina

jadi penasaan,cerita selanjutnya🥰

Posting terkait

Seorang wanita berbaring di lantai dengan kaki diangkat lurus menempel ke dinding, menunjukkan pose 'kaki di tembok'. Teks pada gambar bertuliskan 'Manfaat Angkat Kaki Ke tembok Rutinkan 10-15 menit dan Rasakan Khasiatnya yg Gak Main2'.
Manfaat Angkat Kaki ke tembok
Pernah merasa kaki pegal, bengkak, atau badan terasa lelah setelah seharian beraktivitas? Ada satu gerakan santai yang ternyata punya segudang manfaat: berbaring dengan kaki diangkat menempel di dinding (dalam yoga disebut Viparita Karani). Gerakan ini sangat mudah dilakukan: -Cari dinding ya
Agnes_Eshal

Agnes_Eshal

22 suka

Seorang wanita menangis terikat tali, sementara wanita tua di kiri 'memerah' koin emas dan gadis muda di kanan menuangkan koin perak. Seorang pria tua berdiri di belakang, mengawasi, menggambarkan eksploitasi.
BAB 1
"Kapan Airin pernah nggak nurutin kata ayah? Kapan Airin pernah nolak permintaan ibu?" Aku terisak dilantai, suaraku pecah diantara tangis , dan untuk pertama kalinya aku tidak mencoba untuk menenangkannya, aku biarkan semua keluar, semua sakit, semua kecewa, dan semua rasa tidak adil ya
SENPAI_19 ♈

SENPAI_19 ♈

2 suka

Tips Kaki Ramping
🎀youtube,tiktok,fb: Patricia Sya #legshape #workoutdirumah #beautytips #GoodBye2025 #TipsLemon8
Patricia Sya

Patricia Sya

747 suka

Bab 1
Desa Waringin di lereng Gunung Lawu kembali diguncang kabar duka. Endah, perempuan muda yang lama merantau ke Jakarta, kini pulang dalam keadaan meninggal dunia. Usianya baru menginjak tiga puluh tahun, tetapi penyakit misterius telah merenggut nyawanya. Mbah Surip, seperti biasa, diminta unt
Citra Ayu Bening

Citra Ayu Bening

0 suka

Gambar menunjukkan sepasang kaki mengenakan kaus kaki jari yang diangkat dan disandarkan pada sandaran kepala tempat tidur berwarna krem. Teks overlay bertanya, "iRT 30TH HERAN Kok Masih Ada Yang Percaya Mitos Angkat Kaki Setelah HB Bisa Cepat Hamil?", membahas mitos kehamilan.
Emang bener angkat Kaki bisa cepat hamil?
Assalamualaikum Hai Lemonades 🍋 Aku mau cerita #TentangKehidupan setelah menikah. Jadi, setelah hb dengan paksu, aku coba angkat Kaki ke atas. Terus paksu nanya: " Yang, kok angkat kaki ke atas?" Aku jawab : "kata kak **** ( kakak ipar) kalo angkat Kaki habis hb bisa cepat hami
Siti Maghfirah

Siti Maghfirah

4 suka

Halaman judul latihan kompetensi IPAS Kelas 6 Bab 1 tentang bagaimana tubuh bergerak, menampilkan ilustrasi seorang dokter memegang rontgen tangan dan peralatan laboratorium.
Lembar kerja 'RANGKA MANUSIA' untuk siswa Kelas 6, meminta untuk menghubungkan bagian-bagian rangka manusia yang ditandai dengan nama tulang yang sesuai dari daftar di samping.
Lembar kerja kosong yang menampilkan diagram rangka manusia dengan panah menunjuk ke berbagai tulang, meminta siswa untuk mengisi nama-nama bagian tulang tersebut.
LATIHAN IPAS BAB 1 - KELAS 6
Silahkan save aja yang mau pakai atau ATM untuk latihan anaknya di rumah 🥰 atau untuk LKPD atau asesmen untuk muridnya. #ipas #kelas6 #sekolahdasar #latihansoal #guru
mrs.haninurlita

mrs.haninurlita

3 suka

Tampilan aplikasi membaca buku dengan sampul novel berjudul 'PEREMPUAN NARAPIDANA' karya Weni Ginting, menunjukkan rating, jumlah dilihat, subscriber, bab, serta tombol 'Lanjut Baca', 'Subscribe', dan 'Fanboard'.
Teks 'BAB 1' yang menceritakan Naima menunggu suaminya, Agam, yang sering lembur hingga larut malam, membuatnya merasa curiga dan bertanya-tanya.
Teks yang melanjutkan cerita Naima memeriksa anak-anaknya dan Bu Ratna yang tertidur, serta kehamilannya yang ketiga kali ini berjenis kelamin perempuan.
BAB 1, BAGIAN 1
Selengkapnya baca di KBM app yaa
Weni Ginting

Weni Ginting

0 suka

Gambar sampul dengan judul 'Sembelit 3 Hari Langsung Lancar Minum Ini Sebelum Tidur' menampilkan area wastafel modern dan seorang wanita berhijab. Ini adalah panduan untuk IRT 30+ dari @eiko_journey.
Menjelaskan manfaat air putih hangat untuk melembutkan feses dan air lemon hangat untuk menstimulasi usus, disajikan dengan latar belakang wastafel modern.
Menampilkan resep Chia Seed Water untuk melancarkan pencernaan dan manfaat teh herbal (chamomile, peppermint) untuk usus dan tidur, dengan latar belakang wastafel modern.
5 Minuman Meredakan Sembelit IRT 30+
#PendapatKu Sembelit atau sulit buang air besar (BAB) atau frekuensi BAB lebih jarang dari biasanya, bikin perut ga nyaman. Jika sembelitmu sering terjadi, pastikan: 1. Perbanyak air putih (2-2,5 liter/hari) 2. Konsumsi sayur dan buah berserat setiap hari seperti pepaya, pir, apel, bayam d
Eiko Journey

Eiko Journey

54 suka

Gambar menampilkan seorang pria tua berjanggut, seorang wanita muda di latar depan, dan wanita muda lain di latar belakang. Teks di atasnya menjelaskan nasib Denia yang dibully kakaknya, Tasya, dan disalahkan ayahnya, Pak Ridwan, yang menganggap kelahirannya membawa sial.
BAB 1
"Bu sepatuku mana?"tanya Denia sambil mengelilingi depan dapur. Bu Tinuk yang sedang memasak lalu datang menghampirinya. Wanita jelita alias jelang lima puluh tahun itu memandang ke anak keduanya. Ia pun berkata,"Tempat sepatu, kan, di rak, Nia. Coba cari situ!" "Nggak ada
Citra Ayu Bening

Citra Ayu Bening

2 suka

Kaki langsing dan lurus seperti dalam komik 💬💨 Siapa yang suka membaca komik? ☝️☝️ Dalam komik, biasanya semua figure wanita mempunyai kaki yang langsing, lurus dan ideal 🤩✨ Jadi begini caranya! 👇👇 1️⃣ Regangkan bahagian hadapan paha 30 saat / 3 set 2️⃣Angkat paha 20x / 2 set 3️
aby

aby

384 suka

Imej menunjukkan tajuk "6 KEBAIKAN SENAMAN ANGKAT KAKI KE DINDING Dah 2026 Baru Tahu" dengan ilustrasi seseorang berbaring mengangkat kaki ke dinding, menggalakkan pengguna untuk meleret.
Imej menyenaraikan dua kebaikan senaman angkat kaki ke dinding: melancarkan peredaran darah dan membantu tidur lebih lena, disertakan ilustrasi posisi senaman tersebut.
Imej menerangkan kebaikan ketiga dan keempat senaman angkat kaki ke dinding: mengurangkan bengkak kaki dan urat timbul, serta melegakan stres dan menenangkan fikiran, dengan ilustrasi yang sama.
6 Sebab kenapa kena buat senaman nie setiap hari ✅
Assalamualaikum Korang, Helloo Lemonies 🍋🍋 Dah #Hello2026 , masih ramai yang tak tahu yang mana senaman qngkat kaki ke dinding (dalam yoga dipanggil Legs Up the Wall / Viparita Karani) ialah amalan paling mudah tapi sebenarnya sangat banyak kebaikannya, terutamanya jika diamalkan pada waktu mal
ieda juhri 🖤✨️

ieda juhri 🖤✨️

1605 suka

Sampul lembar kerja peserta didik IPAS Bab 1 berjudul 'Mengenal Diriku', menampilkan ilustrasi anak laki-laki tersenyum di tengah peralatan laboratorium dan gambar kelas, dengan tulisan 'LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK IPAS BAB 1 MENGENAL DIRIKU'.
Lembar kerja 'Diri Sendiri' meminta siswa menuliskan nama anggota tubuh pada kolom kosong yang menunjuk ke bagian tubuh anak laki-laki, dengan daftar kata bantu seperti Telinga, Lutut, Tangan, Hidung, Rambut, Mulut, Mata, Kaki, Jari.
Lembar kerja 'Diri Sendiri' meminta siswa menarik garis untuk mencocokkan gambar anggota tubuh (seperti tangan, rambut, hidung, lidah, mulut) dengan nama-nama anggota tubuh yang sesuai (Pipi, Leher, Lidah, Kulit, Hidung, Gigi, Telinga, Mata, Rambut, Jari Kaki).
LKPD IPAS KELAS BAB 1 (Mengenal Diriku)
👦👧 Lembar Kerja Peserta Didik – IPAS Kelas 1 📖 Bab 1: Mengenal Diriku 📝 Detail Lembar Kerja: ✅ Format: PDF ✅Ukuran : A4 (21 x 29,7 cm) ✅ Full Color dengan desain ceria ✅ Berisi 6 halaman aktivitas mengenal diri sendiri Cocok untuk anak kelas 1 SD agar lebih mudah memahami siapa dirinya
Nashaacraft

Nashaacraft

5 suka

Lihat lainnya