Bab 2

Di sela istirahat makan siang, saat Naina sedang memeriksa sampel kain untuk koleksi musim depan, ponselnya bergetar.

[Kunci motor di mana? Yang biasanya di laci dapur.]

Naina membaca pesan itu dua kali.

[Di gantungan dekat kulkas.]

Tiga detik kemudian: [Ok.]

Bukan makasih. Bukan sorry ganggu. Hanya ok.

Naina meletakkan ponselnya menghadap bawah.

Di seberang mejanya, Dita asisten desainernya melirik dengan ekspresi yang berusaha datar. Tapi Naina tahu. Beberapa orang di kantornya sudah cukup lama bersamanya untuk merasakan hal-hal yang tidak pernah ia ceritakan.

"Lanjut ya, Dit. Tadi kita sampai mana?"

***

"Halo, Pa."

"Naina." Suara ayahnya dalam, tenang, dengan nada yang selalu berhasil membuat Naina merasa seperti an ak kecil yang aman. "Kamu baik-baik saja?"

"Baik, Pa."

"Rama?"

Satu kata. Tapi beratnya terasa menghan tam da da Naina tepat di tengah.

"Baik juga, Pa."

"Kamu nggak usah bohongin Papa, Na."

Naina menggigit bibir bawahnya. Tangannya mencengkeram setir lebih erat.

"Papa, aku lelah. Tapi aku baik-baik saja."

"Lelah itu tidak sama dengan baik-baik saja."

"Kamu boleh pulang kapan saja, Na," kata ayahnya akhirnya. Pelan, tapi jelas. "Rum ah Papa selalu terbuka."

Tenggorokan Naina terasa sesak.

"Iya, Pa. Aku tahu."

***

"Rama." Naina meletakkan sendoknya. "Kita bisa ngobrol?"

Rama mengangkat mata. "Tentang apa?"

"Tentang kita." Naina menatapnya langsung. "Tentang bagaimana rasanya ting gal serum ah tapi aku merasa hidup sendiri."

Sesuatu bergeser di wajah Rama. Bukan kaget lebih seperti seseorang yang sudah menduga percakapan ini akan datang tapi berharap tidak datang malam ini.

"Naina?"

"Aku tidak minta banyak, Rama." Suaranya tetap tenang. Tidak tinggi, tidak gemetar. Naina berbicara dengan cara yang sama seperti ia memimpin rapat terukur, jelas, tidak memberi ruang untuk disalahartikan.

"Aku hanya ingin tahu apakah kita baik-baik saja. Apakah kamu masih mau menjalani pernikahan ini."

Rama meletakkan ponselnya.

"Kenapa tiba-tiba nanya begitu?"

"Tidak tiba-tiba." Naina menggeleng pelan.

"Ini sudah lama, Rama. Kamu tahu itu."

Lelaki itu bersandar ke kursinya. Menyilangkan tangan di da da. Ada jeda yang panjang terlalu panjang untuk sebuah jawaban yang seharusnya sederhana jika memang ia peduli.

"Aku capek kerja, Naina. Aku nggak selalu punya energi untuk ...."

"Untuk apa?" potong Naina.

"Untuk bicara sama istrinya? Lima menit, Rama. Aku hanya minta lima menit."

Rahang Rama mengeras.

"Kamu selalu dramatis."

Tiga kata itu jatuh di atas meja makan seperti batu.

Selalu dramatis.

Naina menatap suaminya. Lelaki yang tidak pernah menye ntuhnya, tidak pernah menafkahinya, tidak pernah benar-benar melihat dia dalam tiga tahun menyebutnya dramatis karena meminta lima menit perhatian.

Ia tidak membalas.

Tidak karena tidak punya kata-kata. Tapi karena tiba-tiba ia sadar tidak ada gunanya.

Naina berdiri, mengambil piringnya ke dapur, dan mencucinya sendiri dalam diam. Dari ruang makan, ia mendengar suara notifikasi ponsel Rama berbunyi, lalu suara ketikan cepat, bersemangat.

Seperti orang yang baru saja terbebas dari percakapan yang mengganggu.

Naina mengeringkan tangannya dengan lap dapur. Berdiri sebentar di depan wastafel, memandangi air yang mengalir ke saluran pembuangan.

Selalu dramatis.

Ia mengingat kata-kata ayahnya tadi di telepon.

"Lelah itu tidak sama dengan baik-baik saja."

Malam ini, untuk pertama kalinya, Naina tidak mencoba meyakinkan dirinya sendiri bahwa semuanya masih bisa membaik. Malam ini ia hanya berdiri di dapur ru mah yang ia bayar sendiri, di samping piring yang ia cuci sendiri, dan mengakui dalam hati kecilnya yang paling jujur

Ia sudah lelah berpura-pura.

Dan kelelahan itu, pelan tapi pasti, sedang menggerogoti satu-satunya alasan yang tersisa untuk ia bertahan.

Bersambung...

Judul : Istri Yang Tak Pernah Kau Nafkahi

Penulis; Sitti Istiqomah

#KBM

#Novel

22 jam yang laluDiedit ke

... Baca selengkapnyaPengalaman seperti yang dialami Naina tentu tidak asing bagi banyak wanita yang menjalani pernikahan tanpa keberadaan suami yang benar-benar hadir secara emosional dan fisik. Saya pernah mendengar cerita dari beberapa teman yang merasa seperti ‘hantu’ dalam rumah tangganya sendiri—hadir secara fisik tetapi tidak pernah mendapatkan perhatian dan pengakuan dari pasangannya. Perasaan menjadi "istri di atas kertas" yang digambarkan dalam cerita ini benar-benar menusuk hati. Ketika suami tidak menafkahi, tidak memberikan sentuhan kasih sayang, dan menolak berkomunikasi secara terbuka, beban itu bukan hanya soal materi, tetapi soal dihargai sebagai manusia dan pasangan hidup. Saya pribadi pernah merasakan bagaimana rasa lelah tanpa henti itu dapat menggerogoti semangat hidup dan mengaburkan harapan akan perubahan. Hal penting yang saya pelajari adalah membuka komunikasi yang jujur dan tidak menekan. Meminta lima menit perhatian pun sudah merupakan sebuah usaha besar bagi pasangan yang sudah sangat lelah atau terjebak dalam rutinitas. Namun, respons yang dingin dan menyudutkan, seperti menyebut pasangan "dramatis," hanya menambah luka. Pesan dari ayah Naina, "lelah itu tidak sama dengan baik-baik saja," sangatlah tepat. Karena seringkali kita memaksakan diri agar terlihat baik-baik saja di luar, padahal dalam hati sudah hancur. Ini adalah pengingat bagi siapa saja untuk tidak mengabaikan sinyal kelelahan emosional istri atau pasangan. Melawan kelelahan itu dengan dukungan, perhatian, dan komunikasi terbuka adalah salah satu cara memperbaiki hubungan yang rapuh. Akhirnya, cerita Naina juga mengingatkan kita bahwa penting untuk menjaga batas kesabaran pribadi dan tidak terus-terusan bertahan dalam hubungan yang hanya menyisakan kelelahan dan kesepian. Mendapatkan dukungan dari keluarga, teman, atau bahkan profesional bisa menjadi jalan keluar untuk menemukan kebahagiaan dan pemulihan diri. Semoga kisah ini bisa menjadi inspirasi bagi banyak wanita untuk berbicara dan meminta perhatian yang mereka layak dapatkan.

Posting terkait

Shalom, Selamat Beristirahat. .
#FirstPostOnLemon8 #motivasikristen #doamalam #doatidur #yesus
FIRMAN TUHAN MENGINSPIRASI ✝️

FIRMAN TUHAN MENGINSPIRASI ✝️

26 suka

Seorang wanita berhijab hitam berjalan di taman dengan botol minum kuning, diiringi teks "Pembelajaran Mahal 2026: Gak Semua Hal Harus Dikejar Di Januari!!" dan "Hello 2026", mencerminkan awal tahun yang penuh pelajaran.
Mesin jahit dengan tumpukan kain merah marun di atas meja dekat jendela, disertai teks "Walaupun January aku tidak seindah yang aku targetkan, awal tahun ini mungkin jadi pembelajaran buat aku lagi", menggambarkan refleksi awal tahun.
Seseorang memegang reflektor fotografi perak, dengan teks "Januari ini aku banyak burn out ngonten dan capek sendiri" dan "burn out ngonten itu berhenti jalan sebentar, bukan berhenti total", menunjukkan pengalaman kelelahan dalam membuat konten.
Istirahat Ngonten Juga Proses Ngonten✨💗‼️
Hai Lemonade🌷 🌿Mungkin mulai besok aku bakal take rest panjang dulu dalam dunia perkontenan ini. Aku bakal ngatur hidup aku lebih teratur lagi dan lebih bijak lagi✨ 💗Kalau capek ya istirahat bukan malah memaksakan diri✨ aduh, bad habit aku ini emg jadi bom waktu bgt sih😭 🌸Selain aku kenal
Pah 🎀 🦢𐙚˚.ᡣ𐭩

Pah 🎀 🦢𐙚˚.ᡣ𐭩

25 suka

Gambar ilustrasi seorang wanita kartun dengan judul 'Kenapa rambut bisa rontok' dan '5 penyebab yang sering diabaikan'. Wanita itu membuat tanda damai dengan tangan kanannya, dikelilingi bintang-bintang.
Ilustrasi wanita kartun dengan poin pertama 'Stres & kurang tidur'. Teks menjelaskan bahwa rambut rontok akibat stres baru terlihat 2-3 bulan kemudian.
Ilustrasi wanita kartun dengan poin kedua 'Kulit kepala nggak sehat'. Dijelaskan bahwa ketombe, minyak berlebih, dan pori tersumbat menyebabkan akar rambut mudah lepas.
Mungkin ini penyebab rambut kamu rontok parah!
Hi! 🙋🏻‍♀️ Aku Ana. Kali ini aku mau bahas tentang rambut rontok. Lemoners, tau nggak kalau rambut rontok kadang datang tanpa tanda… Ternyata penyebabnya beragam lho.. bisa dari stres, hormon, sampai scalp atau kulit kepala yang nggak sehat. Kalau kasusku makin parah setelah melahirkan, rambut
Ana's Story

Ana's Story

1 suka

Selflove Diary 1: Saya Layak Istirahat dan Santai✨
Kita sering merasa tertekan dan lelah saat belajar atau bekerja 😓. Tapi, begitu kita memutuskan untuk beristirahat, rasa bersalah sering muncul 😔. Padahal, ini justru menghalangi kita untuk mendapatkan istirahat yang maksimal, dan jika dibiarkan terus-menerus, bisa merusak tubuh dan jiwa kita 💥. Ma
Liiiily🌹

Liiiily🌹

9 suka

WAKTU ISTIRAHATKU BUKAN BERARTI BERHENTI BERKARYA
Kadang ide terbaik justru muncul pas lagi rebahan sambil scroll HP 😌 Bukan males, cuma recharge sambil cari inspirasi. Aku percaya, kreator itu gak harus sibuk tiap detik — yang penting tetap peka sama ide kecil yang muncul di sela-sela istirahat. Karena dari momen santai kayak gini, banyak ba
Fajrin Sagara

Fajrin Sagara

3 suka

Tiga kerajinan bunga dari kawat bulu berwarna biru, kuning, dan ungu diletakkan di meja kerja. Sebuah tangan memegang kerajinan bunga biru, dengan latar belakang laptop dan keyboard kantor.
kegiatan di sela jam istirahat di kantor
#Dekorasirumah #ViralTerbaru #LifeBingo #TanpaEdit bukan makan gaji buta ya...ini kegiatan di sela jam istirahat,karena aku memang dari dulu suka mengikuti hal yg baru,dan itu adalah sebuah hobby ku. ada ga sih yg sama seperti aku?
mom.zulma

mom.zulma

3 suka

istirahat dulu yak
hidup segebak gedebuk ini ternyata melelahkan juga.. istirahat dulu ah. #LifeBingo #RealitaDiRumah #CurcolanIRT #CeweBanget #fyplemon8
Mona Rosdiana

Mona Rosdiana

3 suka

Yang Terajut di Sela Deadline 💼🧶
​Banyak yang tanya, "Kok sempat sih ngerajut di kantor?". Jawabannya simpel: Justru karena di kantor, aku butuh @isiyangdirajut buat tetep tenang. ✨ ​Nggak perlu waktu lama, cukup 15 menit pas jam istirahat, lumayan banget dapet beberapa baris tentakel. Merajut itu cara aku 'kabur'
simplyfisti

simplyfisti

1 suka

Kolase empat foto yang menampilkan seorang wanita berhijab dan bayi, dengan teks utama 'Posisi tidur yang benar & tips istirahat Pasca Operasi Caesar Ala akuu:)'. Foto-foto menunjukkan interaksi dengan bayi dan bayi yang sedang tidur.
Seorang wanita berhijab dengan teks 'Ada 3 posisi tidur yang benar Pasca Operasi Caesar'. Tiga kotak teks menjelaskan posisi tidur telentang, telentang tidak rata, dan miring, beserta manfaatnya untuk pemulihan pasca operasi caesar.
Seorang bayi tidur di kasur bayi dengan teks 'Tips ala aku untuk istirahat Pasca Operasi Caesar'. Daftar poin-poin tips diberikan, termasuk bergantian jaga malam, menghindari ponsel, menciptakan lingkungan santai, dan menggunakan bantal kehamilan.
Posisi tidur & tips istirahat pasca lahiran SC
Jangan lupa follow aku yah bun 😊🙏 #SharingDongBund #HelloLemon8
⚝ 𝐴𝑛𝑖𝑡𝑎 ⚝

⚝ 𝐴𝑛𝑖𝑡𝑎 ⚝

4 suka

🌙 Cara Istirahat Yang Baik & Benar Saat Berpuasa
Assalamualaikum 👋 Sobat Lemonades kuuh 🍋 Puasa bukan hanya tentang menahan lapar dan haus saja, tapi juga: 💛 merawat tubuh dan pikiran, 💛 memberi waktu bagi tubuh dan pikiran untuk beristirahat. Istirahat yang benar = energi optimal sepanjang hari.🌙 Tubuh yang istirahat dengan baik ada
etiekurniasih

etiekurniasih

1 suka

Gambar sampul dengan judul 'Kenali Ciri-Ciri Tubuhmu meminta Istirahat' dan 'Beri jeda untuk istirahat..'. Menampilkan seorang wanita berhijab tersenyum dengan tangan menaungi mata, dikelilingi berbagai emoji ekspresi.
Ilustrasi kartun seorang gadis kecil cemberut dengan tangan bersedekap, menggambarkan ciri 'Mudah Marah/Tersinggung' karena menjadi sensitif dan cepat frustrasi pada hal-hal kecil.
Ilustrasi kartun seorang wanita dengan rambut merah memegang kepala, tampak lelah saat menulis. Menjelaskan ciri 'Sulit Fokus' dengan pikiran kabur dan sering lupa hal-hal kecil.
Beri jeda untuk istirahat.. ❤️
Kadang kita tidak menyadari bahwa tubuh kita juga butuh istirahat. Tubuh kita butuh jeda. 💔 Seringkali kita terlalu sibuk sehingga mengabaikan sinyal dari tubuh. Padahal, tubuh kita selalu memberi tahu saat ia benar-benar membutuhkan istirahat. Ciri-Ciri Fisik Ini adalah sinyal paling jelas ya
Nuari

Nuari

10 suka

Lihat lainnya