Biarpun #Halloween2024 sudah lewat, kali ini aku tetap mau share review novel yang menurut aku cukup megerikan. Penasaran? Langsung aja cek reviewnya dibawah 😁
Giselle membawa kita ke dunia balet yang indah, namun menyimpan banyak rahasia kelam. Lima belas tahun setelah tragedi yang menghantui Tokyo Grand Ballet, kisah ini mengungkapkan misteri di balik arwah Himemiya Mayumi yang kembali. 😱
Di balik pesona pertunjukan, ada drama dan iri hati. Dengan alur cerita yang maju-mundur, kita diajak menelusuri kisah hidup para balerina dan konflik yang mengubah segalanya. 💔
Cover-nya yang kece banget bikin penasaran, dan footnote-nya membantu kita memahami istilah balet yang mungkin asing. Giselle bukan hanya tentang tarian, tapi juga tentang sisi gelap manusia yang tak terhindarkan. #reviewjujur#reviewlemon8#ReviewJujur#reviewnovel
4/1 Diedit ke
... Baca selengkapnyaPertama kali lihat sampul novel Giselle karya Akiyoshi Rikako, aku langsung ke-trigger buat baca. Ilustrasi wanita berkerudung yang memegang bunga dengan nuansa gelap itu bikin vibes-nya horor elegan banget. Ditambah ada tulisan "Review Novel" dan "Worth the Hype", bikin aku makin penasaran apakah isi ceritanya beneran sekuat hype-nya.
Buat kamu yang lagi cari info soal Giselle novel sebelum beli, ini beberapa hal yang menurut aku penting. Setting ceritanya berada di dunia balet, jadi nuansanya anggun tapi ternyata penuh ambisi, iri hati, dan rahasia kelam. Buat yang belum terlalu paham istilah balet, jangan khawatir, karena ada footnote yang bantu banget. Justru ini salah satu poin plus, soalnya kita jadi ikut belajar sedikit-sedikit soal dunia balet tanpa terasa digurui.
Soal alur, novel Giselle pakai gaya maju-mundur. Di awal mungkin sedikit bikin bingung karena kita dipindah-pindah antara masa lalu dan masa kini, apalagi dengan banyaknya karakter balerina. Tapi pelan-pelan, kepingan misteri tragedi di Tokyo Grand Ballet mulai nyatu. Buat kamu yang suka tipe cerita misteri psikologis, bukan sekadar jumpscare horor, Giselle ini cukup nagih.
Hal yang paling berkesan buat aku adalah bagaimana penulis menggambarkan sisi gelap manusia: obsesi terhadap kesempurnaan, tekanan jadi yang terbaik, sampai rasa bersalah yang menghantui. Arwah Himemiya Mayumi di sini bukan cuma elemen seram, tapi juga simbol dari masa lalu yang nggak pernah benar-benar selesai. Jadi kalau kamu cari novel yang ada arwah tapi tetap punya konflik emosional yang kuat, Giselle bisa jadi pilihan.
Dari segi pacing, beberapa bagian terasa agak lambat, terutama saat penjelasan soal latar balet dan hubungan antar karakter. Tapi di sisi lain, bagian-bagian itu justru bikin kita lebih kebayang suasana teater, ruang latihan, dan kerasnya kehidupan para penari. Menurutku ini yang bikin Giselle beda dari novel misteri biasa, karena setting baletnya benar-benar dimanfaatkan, bukan cuma tempelan.
Kalau ditanya apakah novel Giselle worth the hype, menurut aku iya, terutama buat kamu yang: suka misteri psikologis, penasaran sama dunia balet, dan senang dengan tema arwah dan kutukan yang nggak lebay. Ini bukan tipe bacaan yang super ringan, tapi justru enak dinikmati pelan-pelan sambil menebak siapa yang sebenarnya bersalah dalam tragedi itu.
Buat yang baru mau mulai baca karya Akiyoshi Rikako, Giselle bisa jadi pintu masuk yang menarik. Setelah tamat, aku pribadi jadi pengin cari novel lain dari penulis yang sama, karena cara dia menggabungkan drama manusia dan unsur horor halusnya terasa khas dan berkesan.
Bukunya Akiyoshi Rikako emang seru-seru sih 👍