✨ Buku yang nggak cuma cerita, tapi juga “ngerangkul”
My Heart and Other Black Holes adalah salah satu novel yang menurutku cukup jujur dalam ngebahas mental health.
Aysel digambarkan sebagai remaja yang ngerasa terasing, malu sama masa lalu keluarganya, dan pelan-pelan tenggelam dalam pikirannya sendiri. Trus dia ketemu Roman, yang ternyata juga lagi berjuang.
💭 Yang bikin buku ini beda:
Nggak menghakimi perasaan karakter.
Nunjukin kalau struggle itu bisa berbeda-beda tiap orang.
Menekankan pentingnya punya seseorang untuk diajak bicara.
Yang aku suka, penulis nggak mencoba “memperbaiki” semuanya secara instan. Prosesnya tuh tetap terasa realistis: pelan, kadang maju, kadang mundur.
Dan metafora black hole di sini bener-bener kena: Perasaan berat itu nggak selalu hilang, tapi bisa berubah seiring waktu.
... Baca selengkapnyaSebagai seseorang yang pernah membaca My Heart and Other Black Holes, saya merasa novel ini memberikan pandangan yang sangat manusiawi tentang perjuangan mental health, khususnya bagi remaja. Tokoh Aysel, yang merasa terasing dan memendam rasa malu terhadap masa lalunya, sangat relatable bagi banyak pembaca yang pernah mengalami perasaan serupa. Satu hal yang paling saya apresiasi adalah bagaimana penulis, Jasmine Warga, menghindari pendekatan yang menghakimi atau memberikan solusi instan atas masalah yang dihadapi karakter-karakternya.
Dalam pengalaman saya, buku ini menjadi semacam pelukan hangat yang menyadarkan bahwa perasaan gelap dan berat, yang digambarkan dengan metafora black hole, memang tidak mudah diatasi dalam waktu singkat. Prosesnya berliku-liku—kadang maju, kadang mundur—dan inilah yang membuat cerita terasa sangat autentik dan menyentuh.
Selain itu, saya juga belajar pentingnya memiliki seseorang untuk diajak berbicara ketika menghadapi kesulitan mental. Aysel dan Roman menunjukkan bahwa berbagi beban pikiran bukan tanda kelemahan, melainkan langkah awal menuju kesembuhan. Pendekatan tanpa menghakimi kepada tiap karakter memberikan ruang bagi pembaca untuk merasa dimengerti dan tidak sendirian.
Kalau kamu mencari novel yang bukan hanya bercerita, tapi juga merangkul dan memberikan pemahaman baru tentang mental health, My Heart and Other Black Holes layak jadi pilihan. Dari pengalaman saya, membaca novel ini bisa membuka mata sekaligus hati, mengingatkan bahwa setiap orang punya perjuangan masing-masing yang tidak selalu tampak di permukaan.