Siapa sih yang ngga ngiler kalau lihat jajan pasar yang warna wani,dan tentunya unik-unik bentuknya.
di Kartiko Jajan Pasar banyak banget pilihan jajan pasar yang bisa kamu jumpai, bahkan ada juga jajan pasar yang udah jarang kita lihat seperti yang aku makan yaitu Petulo.
... Baca selengkapnyaKalau kamu lagi cari tempat jajan pasar di Surabaya yang bener-bener niat konsepnya, Kartiko Jajan Pasar Heritage di Darmo Permai ini wajib banget masuk wishlist. Lokasinya di Jl. Raya Darmo Permai 1 no.45-47, gampang ditemukan karena ada papan nama besar bertuliskan Kartiko Jajan Pasar Traditional Heritage Culinary. Dari luar aja udah kelihatan vibe tradisionalnya, bangunannya bergaya klasik dengan sentuhan modern, dan biasanya depan tokonya ada beberapa mobil terparkir karena memang cukup ramai.
Begitu masuk, suasananya langsung berasa "jajan tradisional naik kelas". Indoor area-nya pakai dinding kayu, meja bundar kecil, kursi yang nyaman, plus dekorasi tradisional yang bikin betah nongkrong. Kalau pengin yang lebih santai, ada outdoor area dengan meja-kursi kayu, lampion warna-warni, dan cahaya matahari yang masuk cantik banget buat foto. Nggak heran banyak orang cari gambar Kartiko Heritage buat referensi, karena spotnya memang instagramable.
Soal pilihan jajan, di rak display-nya beneran "Surga Buat Pecinta Jajan Pasar". Kamu bisa nemu macam-macam jajanan tradisional yang mungkin udah jarang kelihatan di pasar biasa. Contohnya petulo, serabi santan, lumpia goreng isi rebung, sampai kue basah warna-warni lainnya. Harganya mulai sekitar Rp 11.000/pcs, menurutku masih oke buat ukuran toko heritage di area Darmo. Petulo yang aku coba harganya Rp 12.000/pack isi 2, sedangkan serabi santan Rp 11.000/pcs. Keduanya bisa disajikan hangat atau dingin, tinggal request sama mbaknya.
Lumpia goreng isi rebung di sini juga cukup jadi favorit. Satu pcs sekitar Rp 16.000, disajikan dengan saus, daun bawang, dan cabai. Rasanya gurih, rebungnya nggak bau, kulitnya renyah. Kalau dikasih rating pribadi, aku bisa kasih 4/5 untuk lumpianya. Untuk petulo dan serabi santan, rasanya lebih ke arah manis santan yang lembut, mungkin buat beberapa orang terasa agak biasa, jadi aku kasih sekitar 3/5, tapi tetap enak buat teman teh atau kopi.
Yang perlu kamu siapin cuma satu: sabar. Karena Kartiko Jajan Pasar ini hampir selalu rame. Di dalam toko, orang-orang sibuk pilih jajan dari etalase, kadang sampai harus antri. Tapi menurutku itu bagian dari pengalamannya; seru aja lihat banyak pilihan jajanan tradisional yang ditata rapi. Kalau kamu tipe yang gampang kalap, saran aku sih mending datang dengan budget tertentu biar nggak kebablasan.
Buat Gen Z atau anak muda yang mungkin jarang ke pasar tradisional, Kartiko ini bisa jadi pintu masuk buat kenalan lagi sama jajanan jadul, tapi di tempat yang bersih dan nyaman. Cocok buat dibawa sebagai oleh-oleh, snack arisan, atau sekedar ngemil cantik bareng teman. Next time aku pengin cobain menu lain di Kartiko Heritage dan eksplor lebih banyak lagi jajanan tradisional yang viral di Surabaya.