QS. Ali Imran : 133-134
Sheikh Obaida Mufaq
Aku pribadi termasuk yang sering banget keingat ayat ini: "وَسَارِعُوا إِلَى مَغْفِرَةٍ مِّن رَّبِّكُمْ" – "Dan bersegeralah kamu mencari ampunan dari Tuhanmu". Dulu, kalau habis berbuat salah, aku suka menunda taubat, nunggu hati tenang dulu. Tapi setelah paham makna Ali Imran ayat 133-134, aku jadi belajar untuk langsung istighfar dan memperbaiki diri saat itu juga. Ayat ini juga menyebut tentang surga yang luasnya seluas langit dan bumi, "وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ". Kebayang nggak, Allah sudah siapkan surga seluas itu untuk orang-orang yang bertakwa. Buatku, ini jadi motivasi saat lagi futur. Rasanya kayak diingetin: selama kita masih mau kembali, masih ada harapan besar. Di ayat 134 dijelaskan ciri orang bertakwa itu apa saja: mereka berinfak di saat lapang maupun sempit ("الَّذِينَ يُنفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ"). Aku coba terapkan sederhana, misalnya tetap sedekah meski cuma seribu dua ribu ketika dompet lagi tipis. Ternyata efeknya ke hati kerasa banget, ada rasa tenang dan yakin bahwa rezeki itu dari Allah, bukan cuma dari gaji. Bagian yang paling menampar aku adalah "وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ" – menahan amarah dan memaafkan manusia. Jujur, menahan emosi itu susah. Kadang pengin banget balas chat dengan kata-kata yang nggak enak. Tapi setiap ingat ayat ini, aku coba tarik napas, diem dulu, dan nggak langsung respon. Rasanya berat di awal, tapi setelahnya lega karena nggak jadi meledak. Tentang memaafkan, dulu aku tipe yang gampang menyimpan kesalahan orang. Sekarang pelan-pelan belajar memaafkan sambil ingat bahwa aku juga sering salah sama Allah dan sangat berharap Allah memaafkanku. Kalimat terakhir di ayat ini, "وَاللهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ" – Allah mencintai orang yang berbuat kebaikan. Buatku ini seperti hadiah. Menahan marah, memaafkan, dan berinfak itu nggak mudah, tapi semua itu jalan untuk mendapatkan cinta Allah. Buat yang mencari Ali Imran 133-134 dan artinya, aku biasanya baca ayat ini setelah salat, sambil merenungi: sudah seberapa cepat aku bersegera menuju ampunan Allah? Sudah sejauh apa aku mencoba jadi orang yang "muhsin" dalam keluarga, kerjaan, dan pergaulan? Pelan-pelan saja, tapi yang penting terus berproses. Kalau teman-teman mau, bisa mulai dengan menghafal latin dan artinya, lalu amalkan sedikit demi sedikit. Nggak harus langsung sempurna, yang penting ada usaha mendekat ke Allah lewat ayat ini. Semoga kita termasuk orang yang disiapkan surga oleh-Nya dan dicintai karena kebaikan yang kita upayakan setiap hari.





















































Lihat komentar lainnya