... Baca selengkapnyaSejujurnya, aku dulu termasuk tim yang suka kebablasan kalau makan. Merasa “masih lapar”, padahal sebenarnya cuma pengin ngemil. Setelah coba atur makan teratur porsi kecil sehat, yang paling membantu justru metode pakai tangan ini. Simpel, bisa dipakai di rumah, warteg, bahkan saat makan di kondangan.
Pertama, untuk protein hewani (ayam, ikan, telur, udang, daging), patokannya 1 telapak tangan tanpa jari. Jadi kalau kamu mau makan ayam, cukup sebesar telapak tanganmu. Ini bisa bentuknya satu potong dada ayam, dua potong paha kecil, atau beberapa potong fillet ikan. Kalau lagi di luar dan susah ukur pakai timbangan, aku biasanya tempelin aja potongan ayam itu ke telapak tangan, kira-kira cukup atau kebanyakan. Untuk kamu yang lagi diet tinggi protein, bisa 1–2 telapak tangan, tapi tetap disesuaikan kebutuhan ya.
Kedua, serat dari sayur dan buah. Porsinya 1 genggam tangan mengepal. Bayangin kamu ambil kangkung, brokoli, wortel, atau campuran sayur lain sebanyak satu kepalan tangan. Kalau aku, setiap makan utama minimal ada 1 genggam sayur. Kadang kalau lagi pengin makan lebih banyak tapi takut kalori naik, aku tambahin sayur sampai 2 genggam supaya tetap kenyang tanpa berlebihan kalori.
Ketiga, karbohidrat seperti nasi, kentang, ubi, atau mie. Porsinya sebesar 1 tangan menangkup. Jadi dua telapak tangan dibentuk seperti mangkuk kecil, nah sebanyak itu kira-kira porsi karbo yang ideal sekali makan. Waktu aku coba makan teratur porsi kecil sehat, aku mulai dengan mengurangi nasi dari penuh piring jadi cuma setangkup tangan. Ternyata tetap kenyang asal ada cukup protein dan sayur.
Keempat, lemak sehat seperti alpukat, minyak zaitun, mentega, atau kacang-kacangan. Porsinya cukup seujung jempol sampai sejempol. Misalnya mentega buat olesan roti, atau minyak zaitun buat salad, aku biasakan nggak lebih dari ukuran jempol sendiri. Lemak memang penting buat hormon dan kenyang lebih lama, tapi kalau kebanyakan juga bikin kalori harian cepat naik.
Tips prakteknya: aku biasa makan 3 kali sehari + 1–2 snack kecil. Tiap makan utama pakai pola: 1 telapak tangan protein, 1 genggam sayur, 1 tangan menangkup karbo, dan 1 jempol lemak. Kalau lagi diet defisit kalori, aku kurangi dikit karbo (setengah menangkup tangan) tapi tetap jaga protein dan serat supaya nggak gampang lapar.
Kalau kamu penasaran cara mengukur ayam dengan jari tangan, pakai aja patokan telapak tadi. Untuk ayam fillet, 1 telapak tangan kira-kira setara 80–100 gram tergantung ketebalan. Jadi kalau kamu butuh sekitar 100 gram ayam per makan, cukup ambil yang ukurannya nutup telapak tanganmu. Nggak perlu timbangan, cukup pakai tangan sendiri yang selalu ikut ke mana-mana.
Metode ini nggak kaku, tetap bisa disesuaikan sama tinggi badan, aktivitas, dan tujuan (diet, maintain, atau naik berat). Tapi buat kamu yang mau mulai makan teratur porsi kecil sehat tanpa ribet hitung kalori, cara pakai tangan ini beneran ngebantu banget menurut pengalamanku.