Punya teman narsis?
it’s okay to have boundaries to keep your sanity ✌️
Jujur, aku dulu juga bingung banget: NPD itu apa sih? Awalnya aku cuma ngerasa punya teman yang semuanya harus tentang dia. Ceritanya selalu tentang pencapaian mereka, masalah mereka, dan kalau nggak dapat perhatian dari aku, langsung ngambek dan drama biar orang lain tahu what is happening with them. Setelah baca-baca, aku baru tahu ada istilah Narcissistic Personality Disorder (NPD). Secara sederhana, NPD itu gangguan kepribadian di mana seseorang punya rasa penting yang berlebihan, haus validasi, dan susah berempati sama orang lain. Tapi di balik keliatan kuat, percaya diri, dan bahkan dominan, sebenarnya mereka tuh rapuh dan nggak tahu cara merasa berharga selain dari validasi dan perhatian orang lain. Punya hubungan istimewa atau dekat dengan orang seperti ini rasanya campur aduk. Di satu sisi, kita sayang dan pengin ngerti mereka. Di sisi lain, kadang capek karena setiap obrolan balik lagi ke mereka. Aku pernah ada di fase di mana kalau nggak cepat balas chat, langsung dipelintir jadi "kamu udah berubah" atau "kamu nggak peduli aku lagi". Di situ aku sadar, kalau aku terus-terusan mengiyakan, kewarasanku sendiri yang jadi korban. Yang akhirnya membantu aku adalah belajar bikin batasan yang sehat. Misalnya: - Nentuin kapan aku bisa dan nggak bisa respon cerita atau curhat mereka. - Nggak selalu mengiyakan kalau mereka minta perhatian berlebihan, terutama di jam aku butuh istirahat. - Berani bilang, "Aku sayang sama kamu, tapi sekarang aku lagi butuh waktu buat diri sendiri." Tanpa drama. Aku juga pelan-pelan belajar untuk nggak mengambil peran sebagai "penyelamat" tiap kali mereka drama. Dulu, setiap mereka bikin keributan biar orang tahu masalahnya, aku langsung panik dan merasa harus selalu ada. Sekarang, aku lebih bisa mengamati dan milih mana yang memang perlu ditanggapi, mana yang sebenarnya hanya bentuk pencarian perhatian. Kalau kamu punya hubungan istimewa dengan orang yang diduga punya NPD, menurutku beberapa hal ini penting: - Pahami dulu: NPD itu apa, supaya kamu nggak cuma nyebut orang "narsis" tanpa konteks. - Terima bahwa kamu nggak bisa "menyembuhkan" mereka sendirian. Kamu bisa mendukung, tapi bukan pengganti terapi profesional. - Jaga batasan: bukan berarti kamu jahat, tapi kamu juga berhak merasa aman dan tenang. Pada akhirnya, maybe the best that we can do ya it’s oke, kita pahami mereka, kita ngerti apa yang mereka rasakan, tapi tetap ingat kalau kesehatan mental kita sendiri juga penting. Punya teman yang selalu butuh perhatian itu bisa banget bikin lelah, dan nggak apa-apa kok kalau kamu mulai belajar bilang "cukup" dan ngasih ruang buat diri sendiri.


















