#Seandainya saja aku lebih berhemat, rajin menabung, tidak boros dari usia remaja, mungkin diusiaku yang sudah 30th+ ini, aku bisa membeli mobil pribadi meskipun bekas.
Ini salah 1 penyesalanku ketika masih bekerja dan masih single. Tidak berpikir panjang, lebih suka menghabiskan uang untuk belanja pakaian, hijab terbaru, dan jalan-jalan.
Seandainya waktu bisa diulang, aku ingin lebih menjadi orang yang memperhitungkan financial freedom dari usia muda. Bisa membeli sesuatu yang bermanfaat, investasi sejak lama, dan punya tabungan pribadi.
Untuk gen Z, atau siapapun perempuan yang masih lajang, dan punya penghasilan, please rajin menabung dan gunakan gaji/uang kalian dengan benar ya!
... Baca selengkapnyaJujur, dulu aku sama sekali nggak kepikiran soal nilai uang dan kurs mata uang. Pokoknya tiap gajian, yang penting belanja. Padahal sekarang aku baru sadar, kalau dari dulu aku rajin menabung Rupiah di bank, mungkin posisinya udah jauh lebih enak.
Misalnya, banyak orang suka tanya, "250.000 dolar berapa rupiah?" Sebenarnya pertanyaan kayak gitu bikin kita kebayang betapa besarnya nilai uang kalau dikonversi ke Rupiah. Tapi pelan-pelan aku belajar kalau nggak perlu langsung mikir angka besar, yang penting konsisten menabung dari nominal kecil. Di gambar yang aku unggah ada tumpukan uang Rp 5.000, Rp 20.000, Rp 50.000, sampai Rp 100.000. Dulu buatku itu cuma "uang jajan" yang habis begitu aja, sekarang aku ngelihatnya sebagai peluang tabungan dan investasi.
Soal menabung di bank Indonesia, aku sempat bingung mau mulai dari mana. Akhirnya aku pilih cara paling simpel: buka rekening khusus tabungan, pisahkan dari rekening buat kebutuhan harian. Setiap kali gajian, aku langsung auto-transfer persentase tertentu, misalnya 20–30% dari gaji, ke rekening tabungan itu. Rasanya kayak "memaksa diri" buat menabung, karena kalau uangnya masih ngumpul di satu rekening, godaan belanja itu gede banget.
Aku juga bikin ilustrasi kecil di buku catatan: gambar mobil bekas yang aku pengen, lalu di bawahnya aku tulis target tabungan Rupiah per bulan. Kelihatannya kekanak-kanakan, tapi visualisasi kayak gini bantu banget buat inget tujuan. Setiap kali liat tumpukan uang kertas di dompet atau rekening, aku coba bayangin, "Kalau aku tahan nggak jajan, uang ini nambahin langkah buat punya mobil sendiri." Jadi makin semangat menahan diri.
Buat kamu yang masih remaja atau gen Z, apalagi yang baru mulai kerja, coba deh mulai dari hal sederhana:
1. Biasakan nabung uang kecil, kayak Rp 5.000 atau Rp 20.000 tiap hari. Jangan diremehkan, karena kalau konsisten setahun aja nominalnya bisa kerasa banget.
2. Simpan tabungan di bank, bukan cuma di celengan. Nabung di bank Indonesia bikin kamu lebih mudah ngatur arus uang, bisa cek mutasi, dan punya histori finansial yang rapi.
3. Bikin ilustrasi atau catatan finansial freedom versi kamu: entah itu pengen punya mobil, rumah, atau dana darurat. Tulis target dalam Rupiah, lalu pecah jadi target bulanan.
Sekarang setiap kali aku lihat kurs dolar ke rupiah, aku jadikan pengingat kalau nilai uang itu bisa berkembang kalau kita disiplin. Memang aku nggak bisa mengulang masa remaja, tapi aku bisa mulai dari hari ini. Semoga curcol dan pengalaman aku soal menabung Rupiah dan kelola gaji ini bisa jadi pengingat buat kamu supaya nggak punya penyesalan yang sama di usia 30+ nanti.
jngn kn buat ditabung makan ja pas²an🥺