Geger! Potongan Tubuh Manusia Membusuk Ditemukan d
Jalur wisata Pacet – Cangar Mojokerto kembali menggemparkan publik. Warga dikejutkan dengan penemuan potongan tubuh manusia yang sudah membusuk di kawasan Desa Pacet Selatan, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (6/9/2025) siang.
Penemuan pertama berupa telapak kaki manusia yang diduga milik seorang perempuan. Potongan itu ditemukan seorang pencari rumput sekitar pukul 11.00 WIB.
“Ditemukan jam 11 siang sama pakde pas cari rumput. Kondisinya sudah membusuk, bentuknya telapak kaki manusia. Katanya perempuan,” ungkap Galang Prasetya (19), warga sekitar.
Tak berhenti di situ, aparat kepolisian bersama relawan dan warga yang melakukan penyisiran kembali menemukan bagian tubuh lain sekitar 100 meter dari lokasi awal.
Hingga sore hari, garis polisi sudah dipasang di sekitar area penemuan. Tim Inafis Polres Mojokerto masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengidentifikasi korban dan mencari tahu penyebab tubuh terpotong.
Pantauan di lokasi, ratusan warga berkerumun di jalur Pacet – Cangar karena penasaran dengan peristiwa mengerikan tersebut. Aparat terus melakukan pencarian, khawatir masih ada potongan tubuh lain yang tercecer di kawasan tersebut.
Peristiwa ini pun memunculkan dugaan kuat dari masyarakat bahwa korban adalah hasil mutilasi. Namun, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait identitas korban maupun motif di balik kejadian tragis ini.
Kasus penemuan potongan tubuh manusia ini membuat jalur wisata Pacet – Cangar mendadak mencekam dan menjadi perhatian publik.
Penemuan potongan tubuh manusia yang membusuk di area wisata Pacet – Cangar memicu keprihatinan dan perhatian besar dari warga sekitar serta pihak berwajib. Penemuan pertama berupa telapak kaki perempuan yang diduga korban mutilasi, ditemukan oleh seorang pencari rumput, memperlihatkan betapa seriusnya kondisi tersebut. Berita ini menyebar luas dan membuat jalur wisata yang biasa ramai mendadak mencekam. Menurut informasi setempat, Tim Inafis Polres Mojokerto bersama relawan dan masyarakat telah melakukan penyisiran berkepanjangan untuk memastikan tidak ada potongan tubuh lain yang tersebar di wilayah tersebut. Pengamanan dan pemasangan garis polisi juga dilakukan untuk menjaga agar tidak banyak orang mendekat, demi keamanan dan kelancaran proses identifikasi. Kasus penemuan potongan tubuh manusia memang sering kali memunculkan spekulasi, terutama dugaan kuat adanya kasus mutilasi yang mengerikan. Meski penyebab dan motif kejadian masih belum jelas, pihak kepolisian berjanji akan mengungkap fakta sejelas-jelasnya guna memberikan kepastian bagi masyarakat dan keluarga korban. Masyarakat setempat sangat berharap aparat keamanan dapat segera menangkap pelaku dan memberikan rasa aman kembali, terutama bagi destinasi wisata Pacet – Cangar yang sebelumnya terkenal dengan pemandangan alamnya yang asri dan tempat rekreasi yang populer. Penanganan kasus ini juga diharapkan menjadi perhatian serius pemerintah agar kejadian serupa tidak terjadi di masa depan. Selain itu, keberadaan potongan tubuh manusia yang sudah membusuk serta ceceran daging yang ditemukan di jurang sekitar area tersebut menjadi bukti penting yang akan dianalisis lebih lanjut oleh tim Forensik. Investigasi mendalam ini akan membantu pihak berwajib mengungkap motif di balik pemotongan tubuh hingga kondisi jenazah yang sudah membusuk. Bagi masyarakat sekitar dan wisatawan, peristiwa ini menjadi pengingat bahwa keamanan di kawasan wisata perlu diperkuat, termasuk pengawasan rutin dan kehadiran petugas keamanan. Sementara itu, warga diajak tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari kepolisian untuk menghindari kesimpulan yang menyesatkan. Dengan kolaborasi antara aparat, relawan, dan masyarakat, diharapkan situasi di jalur wisata ini bisa segera membaik dan kasus potongan tubuh ini terungkap kebenarannya secara tuntas.

























































