Siapa suka kecombrang #berkebun #kebun #kebunrumah #garden #gardening #berkebundirumahaja #growyourownfood #kebunpekarangan
Jujur, pertama kali kenal kecombrang aku cuma tahu ini bunga wangi yang sering dipakai di sambal. Setelah sering berkebun dan ngobrol sama tetangga, baru paham kalau kecombrang ini ternyata banyak banget sebutan lokalnya: ada yang bilang pohon burus, ada yang kenal sebagai honje, tapi intinya sama-sama merujuk ke tanaman dengan bunga merah muda yang cantik dan super wangi itu. Buat yang masih bingung, apa itu kecombrang? Kecombrang adalah tanaman rempah yang bagian bunganya biasa dipakai sebagai bumbu masak. Di beberapa daerah disebut tanaman burus. Yang dipakai bukan cuma bunganya, tapi juga batang muda dan kadang daunnya. Bahasa Indonesia kecombrang sendiri tetap kecombrang, tapi nama lokalnya beda-beda tergantung daerah. Kalau kamu penasaran cara menanam kecombrang, menurut pengalamanku ini termasuk tanaman yang lumayan kuat. Cocok ditanam di kebun pekarangan atau kebun rumah. Aku biasanya tanam di tanah yang agak lembap, kena sinar matahari pagi, dan dikasih jarak karena pohon burus ini bisa tumbuh rimbun. Tinggal rajin siram saja, terutama saat awal-awal tanam. Kalau sudah besar, dia cenderung tahan banting dan nggak rewel. Manfaat kecombrang juga lumayan beragam. Selain buat penyedap masakan karena aromanya yang khas, banyak yang percaya kecombrang punya manfaat untuk pencernaan dan bikin nafsu makan naik karena wanginya menggugah selera. Di rumah, aku sering pakai bunga kecombrang sebagai bahan utama sambal, tumisan, atau dicampur di sup ikan. Bunga kecombrang yang dipotong tipis-tipis terus dicampur dengan daun jeruk itu wangi banget dan bikin masakan jadi terasa segar. Daun kecombrang untuk apa? Kalau di kebunku, daun kadang dipakai buat tambahan aroma di kuah atau pepes, walaupun memang yang paling populer tetap bunganya. Daunnya nggak sewangi bunganya, tapi tetap memberi sentuhan aroma khas kalau dimasak bersama bahan lain. Kalau kamu baru mau coba, saran dari aku: mulai dari masakan sederhana seperti sambal kecombrang atau tumis sederhana. Cukup iris tipis bunga kecombrang, tumis bareng bawang, cabai, dan daun jeruk. Dari situ kamu bisa eksplor sendiri kira-kira perpaduan bumbu apa yang paling pas di lidah. Menurutku sih, kecombrang ini termasuk bahan yang "love or hate"—ada yang suka banget, ada yang kurang cocok—jadi nggak apa-apa kalau butuh waktu buat terbiasa dengan aromanya. Kalau kamu punya cara favorit mengolah kecombrang atau pengalaman menanam tanaman burus di rumah, boleh banget share juga. Biasanya ide-ide dari sesama penghobi kebun dan masak itu justru yang paling kepakai di dapur sehari-hari.









































Lihat komentar lainnya