Culture shock "Tempat Mengajar Baru"

Mau sedikit cerita atau boleh juga dibilang "Curhat" hehehe. Aku pindah mengajar di Kota baru tepatnya di luar pulau dari kampung halamanku. Aku benar-benar kaget dengan suana lingkungan di sekolah terutama atmosfer antar guru. Aku jelaskan dulu ya di sekolahku yg lama setiap kelas itu hanya ada 1 kelas dan di sekolah yang baru kelas-kelasnya bisa ada 4/5 rombel misalnya (1a,b,c,d). Jadi di sekolah yg baru guru-guru punya koneksi lebih dengan teman sesama rombelnya. Di awal kedatangan wajar-wajar saja itu terjadi, tetapi makin ke sini-sini ternyata kok semakin berbeda. Bukan hanya lebih akrab dengan teman-teman se-rombelnya tapi punya grup-grup tersendiri yg istilahnya dekat-dekat begitu. Jadi kita punya grup besar semua guru di sekolah dan grup guru rombel yang membahas masalah sekolah ternyata ada lagi grup lain lagi (my be buat curhat dll). Aku yg orang baru jadi merasa kaya aneh di sekolah baru, ada guru yg bahkan terkesan judes/ cuek kalau kita tanya. Gongnya adalah perayaan lebaran kemarin, biasanya ditempat lamaku itu selalu ada halal bi halal diundang untuk silaturahmi semua guru dan staff ya bahkan suami dan anak cucu ikut juga biar semuanya akrab dan saling mengenal, jadi baik guru junior-senior, tua-muda ngobrol sama-sama jadi seperti keluarga (Biasanya kegiatan ini diadakan di tempat Kepsek), Di sini sama sekali tidak ada halal bi halal kaya gitu, yup cuma jalan ke rumah guru-guru biasa dan itupun kaya yang "Grup" ini ke sini, "Grup" itu jalan sendiri-sendiri. Setelah aku tanya-tanya teman kuliahku yg juga sama-sama mengajar di kota ini tapi beda sekolah dan sudah bertahun-tahun mengajar di sini. Dia bilang di sini memang gitu katanya, punya blok-blok sendiri dan terkadang seperti saling sikut antar guru itu wajar. Adakah yg mengalami pengalaman serupa??

Nb: foto hanya pemanis ya

#cultureshock #PengalamanKu #tempatkerja

3/29 Diedit ke

... Baca selengkapnyaMenghadapi culture shock ketika pindah mengajar di tempat baru memang bisa sangat menantang, terutama jika perbedaan budaya dan suasana kerja cukup signifikan. Dari pengalaman pribadi saya, ketika pertama kali masuk di sekolah baru dengan banyak rombongan kelas, saya juga merasa agak canggung dan sulit beradaptasi terutama soal hubungan antar guru yang tampak terbagi dalam beberapa grup berbeda. Hal ini sebenarnya hal yang wajar terjadi ketika komunitas baru memiliki dinamika sosial yang sudah terbangun sejak lama. Salah satu kunci untuk melewati situasi ini adalah dengan mencoba berinisiatif untuk berkomunikasi dan ikut berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan kecil yang diadakan, meskipun mungkin terasa kurang nyaman di awal. Misalnya, selama Ramadan atau perayaan lain, cobalah untuk turut hadir walau hanya sebagai pengamat, supaya perlahan bisa lebih mengenal karakter rekan kerja dan memahami budaya mereka. Selain itu, jangan ragu untuk menunjukkan sisi positif dan niat baik dalam berinteraksi, seperti mengajak ngobrol santai dengan teman satu rombel atau lintas rombel, sehingga hubungan yang terjalin bisa lebih natural tanpa tekanan. Memahami bahwa setiap tempat kerja memiliki "blok" atau komunitas yang berbeda, dan kita sebagai orang baru perlu waktu untuk menemukan posisi dalam komunitas tersebut juga penting. Pengalaman ini mengajarkan saya bahwa membangun koneksi sosial di tempat baru tidak harus langsung dekat dengan semua orang, cukup mulai dari kelompok kecil yang ada di sekitar kita. Proses ini kadang memerlukan kesabaran dan ketulusan agar suasana kerja menjadi lebih nyaman dan produktif. Jadi, bagi yang mengalami hal serupa, tidak perlu merasa sendiri. Seringkali, pengalaman culture shock di tempat mengajar baru adalah bagian dari proses pembelajaran yang membuat kita lebih kuat dan bijak dalam menjalin hubungan profesional dan personal di lingkungan kerja baru.

1 komentar

Gambar Lemon8_ID
Lemon8_ID

🍋 Welcome to Lemon8! 🍋 Seneng banget lihat kamu posting! 🎉 Dapatkan tips agar konten kamu makin populer dengan follow @Lemon8Indonesia! Yuk posting lebih banyak konten lainnya! 🤩

Posting terkait

Quran tidak mengajarkan kita mencela
dekati ALLAH SWT
Pesona Islam

Pesona Islam

21 suka

Infografis berjudul "10 Tips Mengajarkan Anak Mandiri Sejak Usia Dini" menampilkan enam tips pertama, termasuk memberi kesempatan melakukan hal sendiri, menyesuaikan tugas dengan usia, dan memberikan pilihan. Terdapat ilustrasi anak membaca, bermain, dan memegang balok.
Tips Mengajarkan Anak Mandiri Sejak Kecil
Hi bunda bunda lemonades Jangan bosen" ya klo aku share tips" parenting gini heheh Aku sering lihat anak jaman sekarang udah remaja masih belum mandiri Dari hal-hal kecil aja deh kek misal ambil makan sendiri Karena dari kecil apa" dibantu orang tua yg mana sebenarnya itu bikin anak
Zaharakhabibah

Zaharakhabibah

23 suka

Caraku mengajarkan anak agar mencintai sholat
Bismillah... #RamadhanGuide kembali lagi, bestie🍋..sholat adalah ibadah paling penting dan paling utama untuk orang islam.Tapi kadang begitu berat dilakukan, padahal cuma 5-10 menit saja udah kelar. 💠Maka dari itu mengajarkan sholat harus sedini mungkin, agar terbiasa, tidak berat dirasa dan ti
Bunda Rina

Bunda Rina

10 suka

#RealitaDewasa 5 Film ini Ngajarin Aku Adulting🫶
Pernah ga diposisi lagi kebingungan dan hampa dengan hidup umur 20an? Yes, aku pernah di posisi ini. Kali ini aku bakal bagi pengalaman arti kehidupan dari menonton 5 film ini. Swipe left untuk intip film apa yang menarik untuk bekal life lessonmu. Sebelum kalian tonton ini, ada beberapa unsur yang
Kiffa Adams

Kiffa Adams

27 suka

Dunia Affiliate Menjadi Tempatku Menaruh Harapan Baru
Jangan lupa bantu share dan juga kepoin akun tiktok nya @Izdihaar_shp #MyJourney #CariDuit
Mom 2 girl🧚🏻‍♀️

Mom 2 girl🧚🏻‍♀️

0 suka

Allah mengajarkan ini
Kadang kita terlalu berharap pada manusia, sampai lupa bahwa tempat bersandar terbaik hanya kepada Allah. 🤍 Wasfa S
Wasfa S

Wasfa S

2 suka

Sebuah spidol hitam tergeletak di atas buku catatan bergaris, dengan teks "Ketika mengajar kelas rendah PERALIHAN DARI TK KE SD Rasanya nano-nano" di atasnya.
Beberapa siswa SD berseragam biru sedang bermain di kelas, dengan teks "Masih suka bermain Seperti anak TK Belum sadar kalau sudah SD" yang menggambarkan perilaku mereka.
Siswa-siswa berseragam biru terlihat bermain dan bergurau di dalam kelas, dengan teks "SERASA MASIH TK Di kelas masih suka bergurau" yang menyoroti suasana kelas.
Ketika mengajar kelas rendah
Hai Lemoner's 🍋 Bagaimana kabar kalian hari ini? Semoga kita semua selalu diberi kesehatan. Hari ini saya mendapatkan kesempatan mengajar di kelas rendah yaitu kelas 1 SD. Wah.... kebayangkan gimana keseruannya nanti. Kelas 1 adalah kelas peralihan dari TK ke SD. Rasanya mengajar kelas
Ananda Siratul Aini

Ananda Siratul Aini

7 suka

2025 mengajarkanku tentang sabar dan ikhlas.2026,
#Hello2026 #lemon8 #PengalamanKu #Reflek
Bunda cahaya80@

Bunda cahaya80@

7 suka

ketika kamu disuruh ngajarin atasan yg udh senior2
ini bukan kali pertama disuruh ngerjain hal2 yg diluar jobdesk. but its okay selagi masih masuk akal kerjaan nya. kali ini aku dikasih tugas biat ngajar atasan2 aku ttng matematika dasar yg jelas2 bukan basic aku. tp ngajar emang basic aku jd fine2 aja, lagian yang diajarin hitungan dasar jd masih
Umii Asyfii

Umii Asyfii

3 suka

Ngajar dan milih selesaiin kuliah
Dulu awal kuliah seneng bngt langsung dapet tempat ngajar , tapi nyatanya data yang masuk malah bikin aku gak bisa ikut PPG Prajabatan dan berakhir nunggu PPG dalam jabatan yang gak tau kapan terealisasi ini! ada yang sama gak ??? #Seandainya #Seandainya
Putri R.A

Putri R.A

4 suka

Gambar menampilkan siluet seseorang berpayung di jalanan basah, dengan teks "IPK TINGGI, TAPI BINGUNG KERJA?" dan "Skill Ini Lebih Penting dari IPK", menyiratkan pentingnya skill dibanding IPK.
Gambar siluet orang berpayung di jalanan basah, dengan teks "SEKOLAH NGAJARIN NILAI, TAPI DUNIA KERJA BUTUH LEBIH DARI SEKADAR ANGKA.", menekankan kebutuhan dunia kerja yang lebih dari sekadar nilai akademis.
Gambar siluet orang berpayung di jalanan basah, menampilkan teks "SKILL YANG SERING DIREMEHIN: ADAPTASI & KOMUNIKASI", menyoroti pentingnya kemampuan beradaptasi dan berkomunikasi dalam dunia kerja.
Sekolah nggak ngajarin ini,tapi hidup menuntutnya.
#GoodBye2025 #TipsLemon8 #ViralTerbaru #SetujuGak #BudeLemon8
yohanesnvl06

yohanesnvl06

0 suka

Dewasa mengajar saya keperluan vs kehendak 🌟
#RealitiDewasa "Masa kecil kita fikir orang dewasa ada semua jawapan. Bila dah dewasa, rupanya semua orang tengah cuba bertahan." 🥺✨ Dulu bila nampak benda yang cantik, terus rasa nak beli. Bila dah dewasa, baru faham tak semua yang kita nak, kita perlu miliki. 💸 Kehendak = buat kit
Mim (م)

Mim (م)

2 suka

Islam Mengajarkan Adab dalam Menjaga Rambut
Islam adalah agama yang sempurna. Bukan hanya mengatur urusan ibadah, tetapi juga membimbing umatnya dalam menjaga adab dan penampilan. Bahkan dalam merawat rambut, Islam memberi tuntunan agar seorang muslimah tetap terjaga kehormatannya. Memotong, mewarnai, hingga menata rambut diperbolehkan selam
FITRIAWATI

FITRIAWATI

12 suka

Gambar menunjukkan sesajen tradisional Bali dengan bunga, anyaman daun kelapa, dan foto seorang wanita tua, melambangkan upacara duka cita. Terdapat tulisan 'Belajar Ikhlas Lewat Kehilangan'.
Sebuah menara kremasi tradisional Bali (bade) di tepi pantai dengan pohon kelapa. Teks di atasnya berbicara tentang sulitnya kehilangan dan pentingnya menerima serta berdamai dengan keadaan.
Sekelompok orang, beberapa mengenakan pakaian adat Bali, sedang memegang sesajen dalam sebuah upacara. Teks menjelaskan bahwa upacara telah selesai dan doa untuk ketenangan almarhum.
Kehilangan Nggak Mudah Tapi Mengajarkan Banyak Hal
Kemarin aku kehilangan anggota keluargaku lagi, yaitu nenek (ibu bapaku). Awalnya aku nggak kepikiran mau nge-post ini, tapi karena di Lemon8 tempatnya hangat dan terbuka, aku pengen sedikit cerita tentang apa yang aku rasain. Dari kejadian ini, aku belajar satu hal penting — ikhlas. Ternyata
Oydwis🌷

Oydwis🌷

43 suka

Lihat lainnya