... Baca selengkapnyaAku tuh termasuk tim wajib punya stok chili oil di rumah. Awalnya suka bingung bedain bubuk chili oil, komposisinya apa aja, dan gimana biar pas banget kalau dipakai untuk dimsum. Setelah beberapa kali trial error, akhirnya nemu racikan yang cocok di lidah dan gampang banget diikutin.
Pertama soal bubuk chili oil. Aku biasanya pakai kombinasi serpihan cabai (chili flakes) dan bubuk cabai halus. Serpihan cabai bikin tampilan chili oil jadi lebih cantik dan bertekstur, sedangkan bubuk cabai bikin warna merahnya lebih pekat dan rasa pedasnya lebih nendang. Kalau kamu nggak kuat pedas banget, bisa pakai cabai kering yang jenisnya lebih mild atau campur sedikit cabai bubuk lokal yang warnanya merah tapi nggak terlalu pedas.
Untuk komposisi chili oil versiku kurang lebih begini (silakan sesuaikan selera): bawang putih cincang banyak (ini kunci wangi), ebi cincang atau dihaluskan, serpihan cabai, bubuk cabai, garam, kaldu bubuk, dan sedikit penyedap kalau suka. Minyaknya pakai minyak sayur agak banyak, karena ini memang mau dijadiin stok. Kadang aku tambahin sedikit minyak wijen di akhir biar ada aroma khas ala resto, tapi jangan terlalu banyak supaya nggak nutup rasa bawang putihnya.
Cara masaknya: aku selalu pakai api kecil banget. Bawang putih cincang ditumis dulu sampai harum dan mulai kekuningan, jangan nunggu cokelat tua karena gampang banget gosong dan nanti pahit. Setelah itu masukin ebi, tumis lagi sampai wangi dan agak kecoklatan. Kuncinya rajin diaduk biar bawang dan ebi matangnya rata, tapi tetap crunchy.
Nah, untuk cabainya, aku biasanya taruh serpihan dan bubuk cabai di mangkuk tahan panas dulu. Minyak panas beserta bawang putih dan ebi yang sudah matang baru aku tuang pelan-pelan ke mangkuk cabai sambil diaduk. Cara ini bikin cabai nggak kebakar langsung di wajan, jadi warnanya tetap merah cantik dan rasanya nggak pahit. Setelah itu baru bumbuin dengan garam, kaldu bubuk, dan kalau mau sedikit gula biar rasanya lebih balance.
Chili oil ini paling sering aku pakai untuk dimsum. Cara makannya simpel: tuang chili oil ke piring kecil, boleh campur sedikit kecap asin dan jeruk nipis kalau suka ada asamnya. Cocok banget buat cocol siomay, hakau, ataupun pangsit kukus. Selain dimsum, aku sering pakai buat mi jebew, mi goreng, sampai cocolan untuk wonton goreng. Satu sendok chili oil bisa langsung bikin makanan biasa jadi berasa ala resto.
Untuk penyimpanan, pastikan chili oil benar-benar sudah dingin sebelum dimasukkan ke toples kaca yang bersih dan kering. Pastikan semua bahan terendam minyak supaya awet dan nggak cepet berjamur. Biasanya aku simpan di suhu ruang kalau cepat habis, atau masuk kulkas kalau bikin banyak. Selama minyaknya masih wangi dan nggak berubah rasa, chili oil aman dipakai.
Kalau kamu lagi cari referensi bubuk chili oil yang pas, coba kombinasikan bubuk cabai lokal dan chili flakes impor, lalu adjust komposisi sesuai selera pedasmu. Intinya, chili oil untuk dimsum itu nggak harus ribet, yang penting wangi bawang, gurih ebi, dan pedasnya seimbang. Setelah sekali berhasil, kamu bakal ketagihan bikin stok chili oil sendiri di rumah.