... Baca selengkapnyaPertama kali dengar istilah sate jando, aku juga sempat bingung: sate jando itu apa, ya? Ternyata jando adalah bagian lemak atau puting sapi yang teksturnya unik, agak kenyal tapi empuk kalau dibakar dengan benar. Buat yang suka sate sapi, sate jando ini bisa jadi pengalaman baru karena beda banget sama sate daging biasa.
Di Bandung, salah satu yang paling terkenal itu sate jando Gasibu, dekat belakang Gedung Sate. Biasanya buka dari pagi, jadi memang banyak orang yang sengaja sarapan sate jando. Seporsinya biasanya isi campuran jando dan daging sapi, disiram saus kacang kental yang gurih manis, plus lontong yang dipotong-potong dan disajikan di atas daun pisang. Kalau kamu pernah lihat gambar sate sandal jepit yang bentuknya pipih dan agak lebar, kira-kira mirip seperti itu, cuma ini versi sapi dan disate.
Pengalamanku sendiri, makan sate jando enak itu kuncinya di bakaran dan bumbunya. Jando yang dibakar sampai agak gosong dikit di pinggir bikin wangi smokey-nya keluar, tapi bagian dalamnya masih juicy. Satu tusuk biasanya campuran lemak, sedikit bagian daging, dan bumbu marinasi yang bikin nggak enek walau banyak lemak. Kalau bumbu kacangnya kental, gurih, dan sedikit pedas, rasanya makin balance sama lontong.
Buat yang penasaran, sate jando adalah hidangan sate berbahan utama jando sapi, bukan sate baut atau istilah aneh lainnya yang sering nyasar di pencarian. Walaupun sering disebut mirip sate sandal jepit karena bentuknya yang memanjang dan agak gepeng, sebenarnya ini tetap sate sapi biasa yang diolah kreatif. Kadang penjual juga suka plating lucu, semacam sate tumpah di piring besar dengan saus kacang melimpah, jadi kelihatan menggiurkan banget kalau difoto.
Tips pribadi kalau mau cobain sate jando Gasibu Bandung atau di belakang Gedung Sate:
1. Datang agak pagi biar nggak kehabisan, karena pas jam sarapan biasanya rame.
2. Kalau kamu baru pertama kali, bisa pesan mix: setengah jando, setengah daging sapi, jadi bisa bandingin teksturnya.
3. Minta level pedas bumbu disesuaikan selera, beberapa penjual bisa tambah sambal atau cabai ulek terpisah.
4. Jangan lupa foto dulu: sajian di atas daun pisang dengan lontong dan saus kacang kental itu fotogenic banget buat konten makan virtual atau food photography.
Menurutku, sate jando cocok buat kamu yang suka eksplor jajanan tradisional dan kuliner Bandung murah tapi unik. Rasanya bikin nagih, apalagi kalau dimakan hangat-hangat sambil lihat suasana sekitar Gedung Sate. Kalau kamu punya rekomendasi penjual sate jando lain yang enak, boleh banget dishare, biar makin banyak referensi tempat buat kita cobain bareng.