Setelah berjuang untuk lolos test bahasa Belanda, ngurus dokumen visa yang panjang, sampe dapet waktu 3 bulan harus meninggalkan Indonesia.
Akhirnya sampai juga, negara yang sangat familiar sejak kecil. Orang-orang Belanda yang ada dibuku sejarah SD dulu, aku yang dulu sempet gapernah mau kesini, di umur 25 tahun malah pindah kesini. Banyak yang harus dimulai dari 0, nyari temen baru, adaptasi dengan cuaca, harga, pekerjaan.
Sebelum ada trend kabur aja dulu, Lorian kecil saat usianya masih belia emang sudah kepikiran buat kabur dari Indonesia😆🙏🏻 Kalo kalian bisa pindah, pengen pindah ke negara mana?
Tinggal di negara baru tentu memicu banyak pergolakan batin. Saat pertama kali sampai, aku merasa takut dan sepi, terutama karena harus meninggalkan Indonesia selama tiga bulan dan merasakan keberadaan paspor hijau yang membatasi durasiku di sana. Aku ingat betul perasaan khawatir kalau visa-ku tidak diperpanjang, dan terpaksa harus pulang sebelum rencana. Namun, motivasi mengejar bucket list dan keinginan kuat untuk mengenal budaya baru membuatku terus melangkah maju. Dalam perjalanan ini, aku juga belajar betapa pentingnya kesabaran dan fleksibilitas. Cuaca yang berbeda, budaya yang asing, dan kemacetan mencari kerja membuatku harus ekstra sabar. Setiap tantangan itu aku pandang sebagai proses belajar hidup yang memperkaya. Kalau kamu pernah merasa ingin kabur atau pindah ke tempat baru, aku ingin bilang, jangan takut untuk memulai dari nol. Pengalaman ini mengajarkan aku untuk lebih mandiri dan introspektif. Jadi, jika kamu sedang mempertimbangkan perubahan besar dalam hidup, jangan ragu. Mulailah langkahmu dan ikuti perjalananmu dengan penuh rasa syukur dan tekad.



























































kakak cerita awalnya bisa pindah ke belanda ,sekolah kah?