... Baca selengkapnyaAku pertama kali bikin bunga pompom ini karena bosan lihat meja tamu kosong dan pengen dekor yang murah tapi tetap estetik. Akhirnya coba pakai benang yang ada di rumah, karton bekas, sama kantong kresek buat ngebentuk batangnya.
Cara bikin pompomnya: gulung benang di selembar karton kecil (lebar kartonnya bebas, makin lebar makin besar pompommya). Gulung lumayan banyak biar bunganya kelihatan penuh. Setelah itu ikat bagian tengah gulungan benang pakai benang lain sampai kencang. Lalu gunting kedua sisi gulungan, kibas-kibas pompomnya dan rapikan bentuknya pakai gunting sampai bulat rapi, mirip bunga pom.
Supaya mirip bunga asli, aku pakai batang dari kawat atau stik bambu yang dibungkus kantong kresek hijau atau kertas krep hijau. Tinggal tempel pompom di ujung batang pakai lem tembak. Kalau mau lebih mirip lagi, bisa tambah daun dari kertas hijau dan ditempel di batangnya.
Yang seru, bunga pompom ini bisa kamu kreasikan jadi kolase pom pom. Misalnya:
- Disusun di pot hitam biar kontras sama warna merah muda, ungu, merah, dan putih.
- Dibikin rangkaian lalu dimasukkan ke bingkai putih sebagai hiasan dinding, mirip wall art.
- Digabung sama tanaman hijau asli atau artificial, jadi seolah-olah bunganya tumbuh dari pot yang sama.
Aku sendiri suka main kombinasi warna, misalnya satu pot isi pompom merah muda dan putih, pot lain isi merah dan ungu. Kalau dijajar di rak putih kelihatan hidup banget dan nge-refresh suasana ruang tamu.
Buat kamu yang cari cara membuat bunga pom atau bunga pompom yang gampang, ini cocok banget buat pemula. Bahannya murah, bisa pakai benang sisa rajut, dan bisa jadi ide kado handmade juga. Tinggal atur banyaknya batang bunga, bentuk kolase pom pom di pot atau bingkai, dan sesuaikan dengan tema warna ruangan kamu. Yang penting sabar pas motong dan ngerapihin pompom biar bulat dan rapi.