Gigi bungsu udah tumbuh lama, sering sakit kepala juga, apalagi giginya kena gusi jd bengkak, dulu dicek dokter umum emng harus dicabut.
Hari ini aku cek ke puskesmas ke dokter gigi langsung, cerita deh keluhannya.
kata dokternya posisi giginya bagus mungkin lg tumbuh lagi jd kena gusi. coba 3bln kedepan gimana. giginya punya ruang buat tumbuh bagus tapi kalo kena gusi gini ya harus dicabut.
aku ceritain pernah cek ke dokter juga, kalo gitu berarti udah lama.
Dokternya bilang gk usah takut cabut gigi sakitnya bentar abis itu gk bakalan sakit lagi.
Aku punya 2 gigi bungsu harus dicabut, tapi takut banget🥺
kata dokternya. dulu kalo cabut gigi bisa sekalian 2 tp sekarang harus satu satu. kalo sekalian kan sekalian sakit tp sembuh2 bareng
... Baca selengkapnyaJujur, sebelum ke puskesmas aku sempat googling terus soal gigi geraham bawah apakah boleh dicabut dan apakah gigi belakang boleh dicabut. Jawabannya bikin campur aduk, ada yang bilang aman, ada yang cerita horror. Makanya pas dokter gigi bilang gigi bungsu dan geraham belakangku harus dicabut, aku langsung makin takut.
Dari penjelasan dokter, sebenarnya gigi geraham bawah dan gigi belakang boleh dicabut kalau memang sudah mengganggu, misalnya sering bikin sakit kepala, kena gusi sampai bengkak, atau tumbuh miring. Katanya, selama ditangani dokter gigi dan ada rongga yang cukup, prosedurnya aman. Dokter juga jelasin soal bius lokal, jadi waktu cabut gigi yang kerasa cuma tekanan, bukan rasa sakit seperti yang kubayangin selama ini.
Aku sempat nanya ke dokter, habis cabut gigi belakang itu gimana setelahnya? Ternyata perawatan setelah cabut gigi lumayan simpel tapi harus disiplin: beberapa jam pertama nggak boleh kumur keras, nggak boleh makan yang panas atau keras, dan harus jaga supaya darahnya bisa beku dengan baik. Kalau nurut sama anjuran dokter, katanya recovery-nya lebih cepat dan risiko komplikasi kecil.
Bagian yang bikin aku beneran dilema adalah keputusan harus cabut satu-satu. Dulu, kata dokter, boleh cabut dua gigi sekaligus, tapi sekarang dianjurkan satu per satu supaya lebih aman, terutama kalau posisi gigi bungsu dekat syaraf. Di satu sisi aku mikir, kalau langsung dua sekalian sakitnya, sekalian sembuh. Di sisi lain, aku takut banget sampai kebayang prosesnya tiap malam.
Yang agak bikin tenang, dokter gigi di puskesmas nggak nakutin sama sekali. Beliau bilang, "sakitnya bentar, habis itu nggak bakal sakit lagi". Dokter juga jelasin kalau selama ini sakit kepala dan bengkak gusiku kemungkinan besar memang dari gigi bungsu yang lagi tumbuh dan kena gusi. Jadi daripada terus-terusan minum obat pereda nyeri, solusi jangka panjangnya ya dicabut.
Kalau kamu lagi cari info gigi geraham bawah apakah boleh dicabut atau apakah gigi belakang boleh dicabut, saran dari aku: lebih baik periksa langsung ke dokter gigi daripada cuma baca pengalaman orang di internet. Setiap orang kondisi giginya beda. Ada yang gigi bungsunya punya ruang buat tumbuh bagus, ada yang harus dioperasi kecil karena posisinya miring.
Sekarang aku masih proses mengumpulkan keberanian. Setidaknya setelah "abis cek gigi bungsu HARUS dicabut" dan denger penjelasan dokter secara jelas, ketakutanku pelan-pelan berkurang. Kalau nanti jadi cabut, aku pengen banget tulis lagi pengalaman lengkapnya biar bisa bantu orang lain yang sama-sama takut duduk di kursi dokter gigi.
kalau gak cabut kak, tumbuhnya pas aku kuliah sakit bangatt