... Baca selengkapnyaWaktu pertama kali belajar kosakata alat tulis dalam bahasa Mandarin, aku juga bingung harus mulai dari mana. Ternyata, kalau dikelompokkan dan dikaitkan dengan benda yang sering kita pakai sehari-hari, hafalannya jadi jauh lebih gampang.
Beberapa kosakata dasar alat tulis yang biasanya paling sering muncul:
- Pensil dalam bahasa Mandarin biasanya digunakan di kelas, jadi aku suka bayangin meja sekolah saat menghafalnya.
- Pulpen dalam bahasa Mandarin aku kaitkan dengan tanda tangan atau nulis jurnal harian.
- Spidol dalam bahasa Mandarin aku ingat lewat papan tulis putih di kelas atau whiteboard di kamar belajar.
- Penghapus dalam bahasa Mandarin aku hubungkan dengan momen salah nulis karakter dan harus dihapus berkali-kali.
- Penggaris dalam bahasa Mandarin aku bayangkan saat menggambar garis lurus atau belajar matematika.
- Kertas dalam bahasa Mandarin aku kaitkan dengan buku catatan, sticky notes, atau kertas ujian.
Biar hafal lebih cepat, aku biasanya bikin kategori kecil, misalnya "alat tulis buat menulis", "alat tulis buat menggambar", dan "alat penunjang":
- Buat menulis: pensil, pulpen, pensil mekanik, spidol warna.
- Buat menggambar: spidol warna, stabilo, penggaris.
- Penunjang: penghapus, selotip, stapler, paperclip, kertas.
Cara belajarku biasanya seperti ini:
1. Tulis daftar alat tulis dalam bahasa Indonesia dulu (pensil, penggaris, pulpen, spidol, penghapus, kertas, dan lain-lain).
2. Cari dan tulis kosakata bahasa Mandarin plus pinyinnya di sampingnya.
3. Baca keras-keras sambil lihat bendanya beneran. Misalnya pegang penggaris sambil sebut bahasa Mandarinnya.
4. Ulangi tiap hari 5–10 menit, tapi fokus ke beberapa kata dulu, jangan semuanya sekaligus.
Kalau kamu suka tantangan, kamu juga bisa main tebak-tebakan sendiri. Lihat satu benda, misalnya penggaris atau pulpen, lalu coba sebut bahasa Mandarinnya tanpa lihat catatan. Kalau lupa, catat lagi di kertas kecil dan tempel di meja belajar. Cara ini juga bisa dipakai buat kata-kata lain seperti spidol, penghapus, sampai kertas.
Satu tips lagi: gabungkan belajar kosakata dengan aktivitas yang kamu suka. Misalnya kalau kamu hobi journaling atau bikin catatan aesthetic, tulis judul halamannya pakai bahasa Mandarin. Tulis nama alat tulis yang kamu pakai hari itu dalam bahasa Mandarin juga. Lama-lama, kata seperti pensil, penggaris, pulpen, spidol, penghapus, dan kertas dalam bahasa Mandarin bakal terasa alami dan nggak perlu dihafal keras-keras lagi.
Kalau kamu tertarik, kamu juga bisa lanjut ke tema lain seperti peralatan dapur dalam bahasa Mandarin setelah alat tulis sudah lumayan hafal. Dengan cara ini, kosakata kamu berkembang pelan tapi pasti dan tetap terasa fun.