Ku kira penipuan, ternyata beneran semurah itu! 😱💸

Awalnya skeptis, masak iya cuma 200 ribuan bisa keliling Pacitan seharian? Ternyata beneran dong! Dari Solo tinggal duduk manis di Toyota Hiace yang super nyaman (ada karaoke & neon lights-nya!), kita langsung dibawa ke "Raja Ampat"-nya Jawa Timur.

Destinasi yang kita datangi:

📍 Pantai Watu Karung – Pasirnya putih banget, bisa liat orang surfing juga!

📍 Kali Cokel – Susur sungai pakai perahu, vibes-nya tropis banget.

📍 Pantai Kasap – Ini dia spot ikonik yang mirip banget sama Wayag di Raja Ampat.

Cuma bayar 280k udah all-in: transport, tiket masuk, makan, snack, sampai dokumentasi foto & video yang kece parah. Gak perlu ribet nyetir atau mikirin rute!

Next trip mereka ada ke Bromo cuma 600k aja kolaborasi bareng Wardah! Buruan tag temen kamu yang butuh healing low budget tapi kualitas VIP! 🏝️✨

@jejakembunofficial

#Pacitan #VisitPacitan #PantaiKasap #OpenTripPacitan #LiburanMurah

5/10 Diedit ke

... Baca selengkapnyaJujur, sebelum ikut open trip Pacitan ini aku sempat kepo dulu soal susur Sungai Cokel, soalnya di Twitter sempat rame orang cerita pengalaman jalan-jalan ke sungai yang salah rute, nyasar, atau malah zonk. Makanya pas lihat ada paket OPEN TRIP PACITAN 280k/pax dengan rute Pantai Watu Karung - Sungai Maron/Cokel - Pantai Kasap - Pusat Oleh-Oleh, aku langsung cek detailnya satu-satu. Pengalaman susur sungai Cokel menurutku jadi highlight banget. Dari meeting point di Solo, Sukoharjo, atau Sepanjang, kita naik Hiace yang udah nyaman, ada karaoke dan neon lights, jadi perjalanan nggak kerasa lama. Sampai di Kali Cokel, kita diarahkan sama guide lokal yang udah paham banget jalur sungai, jadi nggak ada drama "ukhti salah jalan" atau nyasar di tengah hutan. Semua peserta dikasih briefing singkat soal jalur, life jacket, dan cara duduk aman di perahu. Vibes di Sungai Cokel benar-benar tropis. Air sungainya tenang, di kiri kanan ada tebing dan pepohonan hijau, rasanya kayak bukan di Jawa Timur. Guide-nya juga rajin jelasin spot-spot bagus buat foto dan video, jadi kalau kamu tipe yang suka dokumentasi buat di-upload ke medsos, di sini beneran banyak angle kece. Bahkan di brosur mereka tertulis "is reliling" dan "magical", dan setelah ngerasain sendiri aku setuju, sunset area di sekitar Cokel memang cakep banget. Buat yang khawatir soal keamanan susur sungai, dari pengalamanku semua cukup terorganisir. Perahu nggak diisi penuh sesak, ada jeda antar rombongan, dan cuaca juga dipantau. Kalau debit air lagi nggak aman, biasanya jadwal susur sungai disesuaikan. Jadi tips dari aku: sebelum berangkat, jangan ragu tanya ke admin tour travel soal kondisi terbaru sungai, kuota yang tersisa, dan fasilitas life jacket. Di poster mereka bahkan ada tulisan "Note: Kuota sisa 8", jadi kalau kamu dapat info kuota, itu tanda kalau mereka beneran batasi peserta demi kenyamanan. Selain Cokel, itinerary lain juga bikin trip berasa lengkap. Di Pantai Watu Karung, hamparan pasir putih plus orang-orang surfing bikin suasana serasa di spot pantai luar negeri. Aku sempat makan ikan bakar dengan kelapa muda di pinggir pantai, harganya masih masuk akal dan rasanya enak banget setelah capek main pasir. Lanjut ke Pantai Kasap, kita diajak naik ke bagian puncak buat lihat pemandangan yang sering dibilang mirip Raja Ampat. Dari atas, gugusan batu dan laut biru kelihatan magical, cocok banget buat kamu yang suka hunting sunset dan foto siluet. Pulangnya, rombongan diajak mampir ke pusat oleh-oleh khas Pacitan, dari tahu tuna sampai camilan lain, jadi bisa bawa buah tangan. Kalau kamu terbiasa baca thread Twitter soal trip gagal, nyasar, atau paket nggak sesuai janji, pengalaman open trip ini bisa jadi pembanding real. Dari harga 280k/pax yang all in sampai fasilitas transport dan dokumentasi, menurutku worth it buat yang cari healing low budget tapi tetap aman dan terarah. Pentingnya sih pilih tour travel yang jelas, ada jadwal seperti "03 Mei 2026" dan detail fasilitas, bukan cuma promosi abu-abu. Jadi kalau kamu lagi browsing info susur Sungai Cokel dan masih ragu karena banyak cerita simpang siur di medsos, pengalamanku ini bisa jadi referensi tambahan. Cross-check dulu nama tour travel, itinerary lengkap, dan testimoni peserta sebelumnya, lalu baru putuskan. Selama kamu nggak asal ikut dan tetap aware sama info resmi, susur sungai Cokel bisa jadi salah satu trip terbaikmu di Pacitan.