Lemon8Komunitas gaya hidup

Send To

Line
Facebook
WhatsApp
Twitter
Salin tautan

Dapatkan pengalaman lebih lengkap di aplikasi

Temukan lebih banyak postingan, hashtag, dan fitur di aplikasi.

Buka Lemon8
Buka Lemon8
Buka Lemon8
Jangan sekarang
Jangan sekarang
Jangan sekarang
  • Kategori
    • Untuk Anda
    • Beauty
    • Skincare
    • Fashion
    • Travel
    • Food
    • Home
  • Versi aplikasi
  • Bantuan
  • Indonesia
    • Indonesia
    • 日本
    • ไทย
    • Việt Nam
    • Malaysia
    • Singapore
    • US
    • Australia
    • Canada
    • New Zealand
    • UK
Situs web resmiKebijakan privasiPersyaratan LayananCookies Policy
Tugas editor itu emang hanya memilih tulisan yang sudah aman, atau juga merawat gagasan yang masih punya kemungkinan? Kalau sebuah naskah dianggap relevan tapi kurang contoh, kenapa tidak diberi ruang revisi? Pernah mengalami hal serupa?
Flya An

Flya An

0 suka

CAN LITERATURE PRODUCE KNOWLEDGE? Not by giving us easy answers, but by changing the way we ask questions. Literature teaches us how truth, memory, power, and experience are formed. It is not just a story. It is an epistemological exercise. #literarycriticism #literature #englishliterat
Flya An

Flya An

0 suka

Sharing my first published journal article on George Orwell’s Burmese Days. This piece reads anti-racism not as a simple moral position, but as something more ambiguous inside colonial literature: can a text criticize racism while still preserving colonial power? #literarycriticism #englishli
Flya An

Flya An

0 suka

Theory should not be a decorative frame in literary criticism. It is not just a label we attach to a text to make our reading sound academic. Theory must work epistemologically: it shapes what becomes knowable in the text. It must also work axiologically: it helps us ask why that reading m
Flya An

Flya An

0 suka

Questioning everything is not the same as relativism. It does not mean that every interpretation is equally valid, or that truth no longer matters. For me, questioning is a form of intellectual responsibility. It asks us to examine why we use a concept, what a theory allows us to see, and wha
Flya An

Flya An

0 suka

Some teachers do not simply teach us theories. They reshape the way we think, question, read, and understand the world. For me, Prof. Faruk is one of those rare teachers. Long before I became his student, I had already admired him through his books, his ideas, and the stories I heard about hi
Flya An

Flya An

0 suka

Flya An

Flya An

0 suka

Masih melanjut obrolan drama publikasi kemaren ya….
Flya An

Flya An

0 suka

Kalau ditanya tulisanku yang itu sekarang gimana? Tulisan yang sama sudah mendapat review dari jurnal terindeks scopus dan dalam proses revisi. Mohon doanya yaaaaa #dramakehidupan
Flya An

Flya An

0 suka

Di Nalar Sastra, kali ini aku membahas Akhir Sang Gajah di Bukit Kupu-Kupu karya Sasti Gotama. Yang menarik buatku, kumpulan cerpen ini tidak cuma bercerita tentang luka, tapi juga menunjukkan bagaimana luka bekerja di dalam ingatan, tubuh, dan cara seseorang memahami hidupnya. Tiap cerita seperti
Flya An

Flya An

0 suka

Masalah dalam kritik sastra kadang bukan langsung ada di analisisnya, tetapi sudah muncul dari dasar berpikirnya. Masih ada yang mencampur karya sastra sebagai objek, unsur intrinsik dan ekstrinsik sebagai bagian pembahasan, lalu teori justru dianggap sebagai unsur ekstrinsik karya. Padahal teori b
Flya An

Flya An

0 suka

NALAR SASTRA Faulkner membuktikan bahwa narasi tidak harus rapi untuk terasa kuat. Dalam The Sound and the Fury, waktu pecah, ingatan menyusup, dan kesadaran manusia terasa rapuh. Justru lewat kekacauan itu, kita diajak melihat bahwa manusia tidak pernah benar-benar berdiri sendiri. Kita dibentu
Flya An

Flya An

0 suka

Ada fase hidup di mana tidak ada tombol “mulai lagi”. Yang ada hanya hari demi hari yang harus dijalani, meski tubuh dan pikiran belum siap. Kehilangan orang yang kita sayang bukan cuma soal ditinggal, tapi tentang kebingungan: harus menekan apa untuk bisa berjalan lagi. #kehilangan #belajar
Flya An

Flya An

0 suka

Berbicara mengenai orang bodoh dan kebodohan melalui kacamata seorang sejarawan ekonomi #bookreview #reviewbuku
Flya An

Flya An

0 suka

We need to start from ourselves in order to stop bullying… people need to adopt this humble perspective of life #stopbullying🛑✋ #bullyingawareness
Flya An

Flya An

0 suka

Me winning 2nd place for Sayembara Kritik Film Dewan Kesenian Jakarta!!!!
Flya An

Flya An

0 suka

The #novel that I would read in any life. Hey its been a long time! #bookreview #lifeofpi
Flya An

Flya An

1 suka

The #novel that I would read in any life. Hey its been a long time! #bookreview #lifeofpi
Flya An

Flya An

0 suka

This year I swear it would be buried in action. This year I swear it would be buried in words….. I am so proud of myself dapat memenangkan sayembara paling bergengsi di Indonesia #dewankesenianjakarta #kritikfilm #kritiksastra
Flya An

Flya An

1 suka

Rethinking Pleasure
We throw around “hedonism” as if it’s just another luxury hashtag—branded goods, shiny feeds, weekend escapes. But philosophy once had a deeper plan for pleasure. From Socrates’ clarity, Cyrenaic intensity, and Epicurean calm, to Stoic virtue and spiritual joy, “pleasure” was once the art of al
Flya An

Flya An

0 suka

Lihat lainnya
Flya An
0Mengikuti
924Pengikut
9Suka dan simpan

Flya An