Tumbal Calon Pengantin
*Tumbal Calon Pengantin*
Desa Sukamaju itu surga. Tanahnya subur, panen padi tak pernah gagal, dan buah-buahan selalu ranum. Tapi, di balik indahnya desa, ada rahasia busuk yang dijaga rapat. Tiap dua tahun, harus ada "jatah" agar tanah tetap memberi berkah.
Jaka, pemuda paling ganteng di desa, adalah "pencari" jatah itu. Kuliah di Surabaya bikin Jaka makin necis, kulitnya putih bersih, gayanya modis. Di medsos, dia idola banyak cewek. Orang desa percaya, Jaka punya insting buat memilih tumbal yang "pantas".
Minggu ini, Jaka pulang membawa Ratih, pacar cantiknya. Ratih manis sekali, apalagi saat didandani kebaya putih layaknya pengantin oleh warga desa. Dia tak curiga sedikitpun; dia pikir ini perayaan tunangan.
Malam itu, di dekat sumur tua belakang desa, suasana mencekam. Tujuh bapak-bapak tua berjubah gelap sudah memutari sumur, merapalkan mantra rendah yang bikin bulu kuduk berdiri. Penduduk lain berdiri khidmat, menunggu "pengantin" tiba.
Ratih tersenyum lebar saat Jaka menggandeng tangannya menuju bibir sumur.
"Tutup matamu, Ratih. Ada kejutan," bisik Jaka lembut.
Ratih patuh. Detik berikutnya, Jaka mendorong pelan. Tubuh gadis itu meluncur mulus ke dalam sumur tua yang dalam. Tak ada teriakan, hanya suara deburan air dingin yang menyambut. Para tetua mengangguk puas. Desa akan makmur lagi.
Besok paginya, kehidupan kembali normal seolah tak terjadi apa-apa. Jaka duduk santai di teras, membuka ponselnya. Dia mengganti foto profil Instagram-nya. Bukan lagi foto Ratih yang cantik, melainkan foto dirinya. Single. Siap mendekati gadis lain yang baru saja dia follow dari Surabaya.
Ternyata Target berikutnya sudah menunggu...
#ceritahoror #kontenhoror #pecintahoror #tumbalcalonpengantin #kisahtengahmalam
















































