Petaka Desa Terpencil
"Petaka Desa Terpencil"
Kabut di Desa Karang Sewu tidak pernah benar-benar hilang; ia hanya berpindah tempat, menempel di dedaunan dan kulit manusia seperti keringat dingin. Pak Aris, seorang pejabat baru dari kota, baru menyadari itu saat ia menginjakkan kaki di perbatasan desa. Jalanan tanah liat di sana begitu becek, seolah-olah bumi baru saja memuntahkan sesuatu dari perutnya.
Desa itu sunyi. Terlalu sunyi untuk ukuran pemukiman. Tidak ada suara ayam berkokok, bahkan di siang bolong. Yang ada hanyalah tatapan para warga—para pria tua dengan kepala tertunduk dan wanita-wanita dengan kain jarik kusam—yang mengawasi setiap langkah Pak Aris dengan mata yang tidak berkedip.
"Selamat datang, Pak Aris," sapa Pak Kades dengan senyum yang tidak sampai ke matanya. Wajahnya keras, penuh guratan masa lalu yang pahit.
"Tanah kami subur karena kami tahu cara memberi makan bumi."
Pak Aris tidak mengerti maksudnya sampai malam tiba. Saat ia mencoba menyalakan lampu senter di kamarnya, ia mendengar suara gaduh dari bawah lantai kayu rumahnya. Suara dentuman pelan, seperti ribuan jari kuku yang mencoba mencakar ke atas.
Ia mengintip lewat celah lantai. Di bawah sana, bukan tanah yang ia lihat, melainkan tumpukan logam-logam tua, perhiasan yang menghitam, dan... sesuatu yang tampak seperti tulang belulang yang tersusun rapi membentuk pola lingkaran.
Tiba-tiba, lampu senternya mati. Di kegelapan total, ia mendengar bisikan dari balik dinding kamarnya, suara dari seluruh warga desa yang kini berdiri mengepung rumahnya.
"Tanah ini haus, Pak Aris. Sudah tujuh tahun kami tidak memanen... darah."
Pak Aris sadar, dia bukan diutus ke sini untuk membangun desa. Dia diutus untuk menjadi sesaji agar tanah yang mandul itu bisa kembali melahirkan panen yang melimpah. Dan pintu kamarnya, perlahan, mulai terbuka.
Saat itu sudah tak nampak apa-apa lagi. Hanya suara Pak Aris yg menjerit memecah kegelapan malam...
#ceritahoror #kontenhoror #pecintahoror #petakadesaterpencil #kisahtengahmalam



















































