5thn Di Kebun Singkong
*5thn di Kebun D8ngkong*
Ini kisah nyata tentang Bu Mia :
Baru tiga bulan Bu Mia (30) ngajar di kampus mentereng itu, hidupnya langsung berubah jadi mimpi buruk gara-gara Pak Zakir (58), sang rektor. Awalnya cuma minta tolong bikin rekening baru buat "pengalihan dana yayasan". Sialnya, buku tabungan dan ATM dipegang Pak Zakir, tapi rekeningnya atas nama Bu Mia.
Lama-lama permintaannya makin kebablasan sampai Bu Mia hamil. Panik dan takut istri tahu, reputasi dan jabatan hancur, Pak Zakir kalap. Apalagi pas Bu Mia ngancam bakal bongkar korupsi dana yayasan sekaligus kehamilannya.
Malam itu, Bu Mia dienyapkan. Jasadnya dikubur di tanah belakang kampus—lahan luas yang kemudian hari dipakai warga buat nanam singkong, termasuk Pak Wito, petugas kebersihan kampus.
Kampus gempar karena Bu Mia tiba-tiba dikabarkan resign dan pulang kampung buat merawat orang tua sakit. Kasus itu adem ayem.
Sampai akhirnya, 5btahun kemudian Pak Wito mulai sering diganggu mimpi yg sama tiap malam.
Dalam mimpinya, Pak Wito didatangi perempuan cantik berwajah pucat yang mirip banget sama Bu Mia. Perempuan itu minta satu hal: "Pak Wito... tolong gali lebih dalam di samping pintu gudang."
Mimpi itu datang tiap malam bikin Pak Wito gak bisa tidur. Karena penasaran campur ngeri, akhirnya pagi-pagi buta dia nekat bawa cangkul ke belakang gudang. Pas tanahnya dicangkul lebih dalam dari biasanya, bau busuk samar-samar muncul langsung ke hidung.
Jantung Pak Wito copot. Di bawah tumpukan akar singkong, tersingkap kerangka manusia lengkap dengan sisa baju yang masih dikenakan Bu Mia.
Polisi langsung turun tangan. Gak butuh waktu lama buat menyeret Pak Zakir ke meja hijau. Sang rektor tua itu akhirnya dijebloskan ke penjara.
Tapi ada yang aneh sama kejiwaannya; tiap malam di balik jeruji besi, Pak Zakir cuma bisa duduk meringkuk sambil ketakutan dan terus bergumam lirih:
"Tulang... tulangku... jangan ambil..."
#kontenhoror #pengabdihoror #5thndikebunsingkong #cerpenhoror #bismilllahfyp




































alur cerita sebetulnya seru tapi kurang mencekam penulisannya.langsung selesai.❤️❤️