Jangan lupa maafkan diri sendiri 🍃
jika harimu tidak baik-baik saja, tetaplah berbuat baik dengan versi terbaik dirimu. trimakasih 👋🏼
Mengalami hari yang buruk memang tidak mudah, tetapi pengalaman saya menunjukkan bahwa memaafkan diri sendiri adalah langkah awal untuk bangkit dan melanjutkan kebaikan. Pernah suatu waktu saya merasa gagal dalam pekerjaan dan hubungan, namun mengizinkan diri saya untuk memaafkan kesalahan membantu saya fokus pada langkah positif berikutnya. Selain itu, ajaran Ustadz Irfan Rizki Haas yang mengatakan bahwa saat kita tolong-menolong orang lain, sesungguhnya kita sedang membahagiakan diri sendiri, sangat menginspirasi saya. Misalnya, ketika saya membantu teman yang membutuhkan, saya merasakan damai dan bahagia yang sulit dijelaskan, seolah-olah energi positif itu kembali kepada saya di waktu yang tepat. Hal ini membuktikan pentingnya tetap berbuat baik meskipun hari kita tidak sempurna. Dengan cara ini, kita tidak hanya menyebarkan kebaikan, tetapi juga membangun kekuatan mental dan spiritual dalam diri sendiri. Jadi, jangan bosan berbuat baik, karena menurut Ustadz Irfan Rizki Haas, orang yang bahagia dengan membuat orang lain bahagia akan diberikan kebahagiaan oleh Allah secara khusus. Praktik sederhana seperti memaafkan diri saat melakukan kesalahan kecil, tetap menolong sesama walaupun sedang lelah, dan menjaga sikap positif membawa dampak besar bagi kesejahteraan batin. Saya pribadi merasakan perubahan signifikan dalam hidup setelah menerapkan prinsip-prinsip ini, yang membuat saya lebih kuat menghadapi tantangan kehidupan. Semoga pengalaman ini bisa menginspirasi para pembaca untuk terus berbuat baik dan memaafkan diri dalam setiap keadaan.









