Review varshow GBRB✨
Hari ini aku mau review variety show favoritku yang kedua, yaitu GBRB: Reap What You Sow atau yang biasa aku sebut “Joy Pops, Laugh Pops”. Sejujurnya, alasan utama aku mulai menonton acara ini tentu saja karena cast-nya yang benar-benar isi wishlist aktor favoritku semua. Ada Kim Woo-bin, D.O., dan Lee Kwang-soo. Kombinasi mereka saja sudah cukup bikin aku penasaran, apalagi mereka memang bersahabat di kehidupan nyata jadi chemistry-nya terasa natural banget, bukan sekadar demi kamera.
Dari episode pertama saja aku langsung merasa, “wah ini bakal seru banget.” Bahkan saat mereka masih meeting untuk menentukan negara tujuan pun suasananya sudah kacau lucu. Kwang Soo sebagai hyung paling heboh terus mengeluarkan ide-ide random, sementara Woo Bin dan DO kerjaannya membantah terus. Lucunya lagi, mereka tuh seperti adik-adik yang sebenarnya malas tapi tetap akhirnya nurut juga sama hyung-nya. Interaksi mereka benar-benar terasa seperti melihat kumpulan sahabat lama yang sedang liburan bareng, bukan artis yang sedang syuting acara.
Pas mereka akhirnya sampai di Mexico, aku langsung jatuh cinta sama vibes acaranya. Serius, visual dan suasananya berhasil bikin aku merasa seperti benar-benar ikut jalan-jalan ke sana. Mulai dari jalanan kota, makanan khasnya, musik latar yang terasa hangat, sampai warna-warna khas Mexico yang cerah itu benar-benar terasa menembus layar kaca. Aku bahkan sering lupa kalau sebenarnya cuma lagi rebahan di rumah sambil nonton di HP. Dulu acara ini tayang tiap hari Minggu di Viu, dan rasanya seperti punya agenda healing mingguan sendiri. Setelah capek sekolah atau aktivitas seharian, aku tinggal buka acara ini dan langsung merasa mood-ku membaik.
Yang paling aku suka tentu saja tingkah mereka yang tidak pernah akur. Kwang Soo benar-benar seperti hyung yang cerewet dan suka menggerutu sendiri setiap ada hal yang tidak sesuai rencananya. Kadang dia sudah capek mengatur semuanya, tapi adik-adiknya malah makin susah diatur. Lalu ada DO yang kelihatannya kalem, tapi sebenarnya paling sering diam-diam membangkang. Aku ngakak banget setiap dia mulai obsessed sama taco dan makanan-makanan di sana, sampai rasanya hidupnya cuma berputar di sekitar makanan enak. Sementara itu Woo Bin benar-benar jadi penengah paling sabar di antara mereka. Kadang aku sampai mikir, “capek banget ya jadi Woo Bin,” karena dia harus menghadapi dua orang keras kepala sekaligus.
Selain lucu, acara ini juga punya suasana yang hangat banget. Mereka tidak hanya bercanda terus, tapi juga terlihat benar-benar menikmati waktu bersama. Ada banyak momen kecil yang sederhana tapi justru terasa nyaman ditonton, seperti saat mereka makan bersama, ngobrol santai di penginapan, atau sekadar saling mengejek tanpa ada yang baper. Hal-hal seperti itu justru bikin aku merasa dekat dengan acaranya. Rasanya seperti ikut nongkrong bareng teman-teman sendiri.
Menurutku, kekuatan terbesar GBRB: Joy Pops Laugh Pops adalah suasananya yang healing. Acara ini tidak terlalu penuh permainan heboh atau drama berlebihan, tapi justru itu yang bikin nyaman. Kita bisa menikmati perjalanan mereka sambil tertawa pelan tanpa sadar. Kadang aku menonton sambil makan, sambil rebahan sebelum tidur, dan tiba-tiba satu episode selesai tanpa terasa.
Variety show ini juga membuatku sadar kalau traveling bukan cuma soal tempat indah, tapi juga soal siapa yang menemani perjalanan itu. Karena walaupun pemandangan Mexico sudah keren banget, yang paling membuat acara ini hidup tetaplah interaksi mereka bertiga. Cara mereka saling mengganggu, saling membantu, sampai saling menyebalkan satu sama lain justru membuat semuanya terasa hangat dan menyenangkan.
Buatku pribadi, acara ini benar-benar jadi comfort show. Saat sedang lelah, suntuk, atau ingin mencari tontonan ringan yang bisa bikin hati terasa hangat, aku pasti kepikiran untuk menonton mereka lagi. Rasanya seperti diajak jalan-jalan virtual tanpa harus keluar rumah, tanpa capek, tapi tetap bisa ikut merasakan keseruan dan kebahagiaan mereka selama perjalanan.















