... Baca selengkapnyaKarena banyak yang penasaran sama brem warna warni, aku mau cerita sedikit lebih lengkap tentang camilan jadul satu ini versi pengalamanku sendiri.
Pertama kali lihat brem warna warni, aku langsung kepincut sama tampilannya. Biasanya brem identik dengan warna putih pucat atau kuning muda, tapi yang ini dikasih topping meses cokelat, meses warna-warni, dan parutan putih di atasnya. Dibungkus plastik bening, terus diikat pita kuning, jadi kelihatan manis banget kalau ditata di keranjang anyaman. Di fotoku malah ada tulisan kecil "BRUNCH TIME!" karena menurutku brem ini cocok banget jadi teman nyemil di jam santai.
Dari segi rasa, brem warna warni tetap punya karakter khas: manis, agak ada sensasi dingin di mulut, dan cepat lumer begitu kena lidah. Bedanya, topping meses cokelat dan warna-warni bikin sensasi makannya jadi lebih seru. Kalau kamu suka yang manis banget, pasti bakal cocok. Buat yang nggak terlalu suka manis, bisa makan sedikit-sedikit karena teksturnya ringan.
Tips dari aku kalau kamu mau beli atau sajikan brem warna warni:
1. Pilih brem yang kelihatan kering sempurna, bukan yang lembap atau lengket di plastik, supaya teksturnya tetap renyah-lumer.
2. Simpan di tempat yang sejuk dan kering, jangan kena panas langsung, karena brem gampang hancur dan topping meses bisa meleleh.
3. Kalau mau dijadikan hampers atau snack untuk acara, susun brem di keranjang anyaman atau piring rotan biar nuansa tradisionalnya lebih kerasa.
Menurutku, brem warna warni ini enak dijadikan:
- Teman teh atau kopi di pagi atau sore hari.
- Camilan saat brunch bareng teman.
- Oleh-oleh manis yang beda dari biasanya karena tampilannya lebih modern.
Aku pribadi suka banget ide mengemas brem jadul jadi lebih kekinian kayak gini. Rasanya tetap mengingatkan ke camilan masa kecil, tapi tampilannya lebih Instagramable. Kalau kamu juga punya rekomendasi brem warna warni favorit, boleh banget share versimu. Siapa tahu nanti aku cobain dan bandingin rasa serta tampilannya lagi di postingan berikutnya.