... Baca selengkapnyaAku pribadi cukup picky soal garam beryodium kemasan, apalagi buat dipakai sehari-hari di dapur. Makanya pas nemu garam beryodium kasar merek Nemo dengan kemasan biru ini, aku tertarik karena ukuran dan bentuk kemasannya cukup lengkap. Ada yang kecil 100–150 gram, sampai yang besar 1 kg dan 10 kg, jadi tinggal disesuaikan kebutuhan.
Buat yang belum terlalu paham, garam beryodium adalah garam yang sudah ditambah yodium, yang penting banget untuk mencegah gangguan kelenjar tiroid dan kekurangan yodium. Biasanya disebut juga garam meja beryodium karena memang dipakai harian buat masak dan sebagai pelengkap makanan. Kalau dibandingkan dengan garam yang tidak beryodium, aku pribadi lebih tenang pakai garam beriodium untuk keluarga, apalagi kalau ada anak kecil di rumah.
Untuk kemasan, garam kemasan kecil kayak 100–150 gram ini enak banget kalau kamu tinggal sendiri atau baru belajar masak. Satu bungkus bisa awet beberapa minggu, dan nggak makan tempat di rak bumbu. Bentuknya garam kasar beryodium, jadi butirannya agak besar. Aku suka karena pas ditabur di gorengan atau ayam panggang, teksturnya masih kerasa dan bikin rasa lebih nendang. Kalau butuh garam halus kecil, biasanya aku tinggal blender sebentar atau tumbuk di ulekan.
Kemasan garam Nemo yang biru ini menurutku juga cocok buat warung makan atau usaha kecil. Kamu bisa stok garam besar 1 kg atau 10 kg, lalu pindahin ke wadah tertutup di dapur, tapi tetap sedia beberapa garam kemasan kecil di rak dekat kompor biar gampang dijangkau. Dari segi tampilan, kemasan biru dengan logo ikan kartun cukup mencolok, jadi gampang dikenali di rak toko.
Soal "merk garam yang tidak boleh dikonsumsi", sejauh pengalamanku, yang perlu diperhatikan itu lebih ke izin edar, tanggal kedaluwarsa, dan apakah garamnya beryodium atau tidak. Selama ada keterangan beriodium, ada label izin resmi, dan kemasan masih rapi (nggak bocor atau lembap), biasanya aman. Makanya kalau beli garam kemasan di Indonesia, aku selalu cek tulisan "garam beryodium" di bagian depan kemasan.
Kalau kamu sering masak di rumah, menurutku paling enak punya dua jenis stok: satu garam kasar beryodium kemasan besar untuk isi ulang, dan beberapa garam kemasan kecil yang disimpan di dekat kompor atau meja makan. Dengan cara ini, penggunaan lebih terkontrol, garam nggak cepat lembap, dan dapur kelihatan lebih rapi.
Intinya, garam beryodium kemasan biru seperti Nemo ini bisa jadi pilihan praktis buat kebutuhan dapur harian, baik untuk rumahan maupun usaha kecil. Tinggal pilih ukuran yang sesuai: garam ukuran kecil untuk dipakai langsung, dan kemasan besar untuk stok jangka panjang.